• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Selasa, 07 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Hadapi Bonus Demografi 2030, Pengusaha Indonesia Harus Bertambah

MD Yasir

Sabtu, 22 Oktober 2022 20:52:30 WIB
Cetak
Hadapi Bonus Demografi 2030, Pengusaha Indonesia Harus Bertambah

PEKANBARU, Beritaone.id - Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI),  Bagas Adhadirgha mengatakan jumlah pengusaha di Indonesia harus bertambah hingga ideal di atas 10 persen untuk mendukung pemerintah dalam menghadapi bonus demografi tahun 2030-2040.

"Bonus demografi di Indonesia yang muncul pada tahun 2030-2040 ditandai jumlah penduduk usia produktif lebih tinggi dari pada penduduk usia non-produktif," kata Bagas Adhadirgha dalam rilisnya diterima, Sabtu.

Bagas Adhadirgha mengatakan itu sebagai konsep pemikiran yang disampaikan dalam debat kandidat dalam bursa pemilihan Ketua Umum BPP Hipmi 2022-2025 di Pekanbaru, jelang Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke XVII pada Desember 2022.

Debat visi dan misi kandidat Ketua Umum BPP Hipmi 2022-2025 putaran  pertama itu diikuti 3 calon ketua umum (Caketum) BPP HIPMI 2022-2025 yakni Bagas Adhadirgha (Sekretaris Jenderal BPP HIPMI), Akbar Hiimawan Buchari (Wakil Ketua Umum BPP HIPMI), dan  Anggawira (Ketua Umum Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI).

Menurut Bagas Adhadirgha, bonus demografi dikaitkan dengan munculnya suatu kesempatan yang disebut dengan jendela peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena bonus demografi dapat bermanfaat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadi instrumen baik dalam mengurangi tingkat kemiskinan.

Karenanya, katanya, bonus demografi yang dimanfaatkan dengan optimal akan mengurangi kemiskinan dengan signifikan. Namun demikian, melimpahnya penduduk bisa menciptakan kondisi yang buruk jika tidak dikelola dengan baik.

"Melimpahnya penduduk usia kerja yang tidak memiliki keahlian dan keterampilan dapat meningkatkan pengangguran, kriminalitas, kemiskinan, dan menghambat pertumbuhan ekonomi dan ini disebut bencana demografi," katanya.

Ia menyebutkan, bahwa bonus demografi yang akan meledak di tahun 2030 ditandai jumlah penduduk usia produktif akan mencapai pada angka 64 persen.

Bagas menyampaikan jika Indonesia tidak siap menghadapi Bonus Demografi ini akan menjadi sebuah Bencana Demografi. Di mana angka pengangguran intelektual akan semakin tinggi.

Ia mengatakan, pekerjaan rumah yang paling utama bersama dilakukan jika ingin Indonesia menjadi negara maju yaitu mengupayakan bertambahnya jumlah pengusaha di Indonesia hingga ideal di atas 10 persen itu.

"Pada kepengurusan Hipmi nanti dan jika terpilih menjadi ketua umum insyaAllah saya akan menciptakan 1 juta pengusaha baru selama 3 tahun ke depan," katanya.

Sebab, katanya, mengutip data Badan Pusat Statistik bahwa jumlah pengusaha terkini memang masih di kisaran angka 3,47 persen dari total populasi penduduk Indonesia dan perlu terus ditambah melalui konsep 5 C yakni collaborate (kolaborasi),  coaching (pembinaan), connectivity (konektivitas), capital (modal), conversion (konversi).

Ia menjelaskan, kolaborasi adalah saat ini HIPMI sudah menjadi bagian dari kolaborasi pengusaha muda seluruh Indonesia, penyediaan dan permintaan tercipta di HIPMI. Sedangkan dimaksud pembinaan adalah seorang pengusaha muda membutuhkan pembinaan untuk menjadi pengusaha besar awalnya usaha kecil meningkat jadi pengusaha menengah dan besar.

"Berkaitan dengan itu, saya memprogramkan 50 pengusaha HIPMI menjadi pengusaha besar di masa depan. Untuk konektivitas bergabung dalam HIPMI Net yakni salah satu bagian dari konektivitas karena pengusaha Hipmi membutuhkan tekhnologi untuk menyambungkan dari Sabang sampai Merauke melalui digitalisasi," katanya.

Siapapun yang mampu menguasai digitalisasi, katanya, maka dia  akan menguasai dunia. Terkait permodalan yang sangat dibutuhkan pengusaha muda baru tentunya harus diberikan kemudahan untuk mengakses permodalan melalui lembaga keuangan resmi.

"Selain itu C kelima, adalah konversi adalah menggiatkan minimal 15 persen pengusaha muda Indonesia harus terlibat dalam kegiatan investasi di Indonesia.Mari jadikan HIPMI sebagai kendaraan ke depan untuk mendorong peningkatan kapabilitas pengusaha muda baru berdaulat di negeri sendiri," kata Bagas.

Konsep 5 C tersebut, menurut Bagas sebagai upaya mendorong pengusaha muda yang mandiri, modern dan bermanfaat.

Selain itu Akbar mengatakan, dirinya ingin melahirkan pengusaha muda yang mandiri, modern dan bermanfaat dan juga membawa misi apabila terpilih. Dan sangat fundamental diirinya ingin berbenah untuk bisa menyiapkan sekretariat permanen untuk BPP Hipmi ke depan.

"Selanjutnya kami ingin meningkatkan kualitas sistem pengkaderan di Hipmi yang kita tahu jenjang kader, jenjang karir yang berawal dari Hipmi PT dan lainnya sehingga bisa paripurna menjadi anggota, yang harus kita perkuat untuk menjadi sebuah sistem pengkaderan yang kuat. Selanjutnya kami ingin membuka akses permodalan melalui Bank Hipmi yang jika di kokaborasikan seluruh stake holder anggota HIPMI maka bisa di wujudkan di masa yang akan datang," katanya.

Dalam visinya, Akbar juga ingin menyempurnakan sistem IT yang telah di gagas oleh pendahulu HIPMI yakni Mardani Maming.

Sementara itu, calon lainnya yang tampil pada sesi yang sama yakni  Anggawira (Ketua Umum Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI) mengatakan, Hipmi harus tumbuh dan berkembang sekaligus relevan menjawab segala perkembangan jaman yang ada.

"Tantangannya adalah perubahan dari diri sendiri. 50 tahun HUPMI tentunya sudah menciptakan banyak pengusaha-pengusaha tangguh, banyak pemimpin-pemimpin yang tangguh, sebagai modal mewujudkan HIPMI sebagai ekosistem tumbuh bersama pengusaha muda dan pemimpin Indonesia," katanya.

Dalam visi dan misinya, Anggawira berniat memperbaiki dan memperbaharui penguatan kaderisasi, penguatan kelembagaan, dan tentunya juga berbagai program lainnya bagi pengusaha muda untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi pengusaha yang sehat yang berimplikasi untuk bangsa dan negara.

Panelis tokoh intelektual Riau yang menanggapi visi dan misi para calon Ketua Umum Hipmi digelar di Pekanbaru itu, adalah  Saidul Amin (Rektor Universitas Muhammadiyah Riau), Dr. Intsiawati Ayus, SH, MH (Politisi Daerah pernah menjabat sebagai anggota DPD RI mewakili Provinsi Riau), Abdul Wahid (politisi nasional menjabat sebagai anggota DPR RI).


Sumber : Antara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Senin, 19 Januari 2026 - 13:26:29 WIB
Ekonomi

Desain Kedaulatan Ekonomi Pancasila

Ahad, 11 Januari 2026 - 21:30:12 WIB
Ekonomi

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 - 21:39:46 WIB
Ekonomi

Ekonomi Terlihat Stabil Padahal Obesitas

Ahad, 28 Desember 2025 - 21:31:13 WIB
Ekonomi

Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:33:24 WIB
Ekonomi

Desentralisasi Demi Pemerataan Ekonomi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:10:28 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 205 Kali
  • 02
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 217 Kali
  • 03
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 252 Kali
  • 04
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 222 Kali
  • 05
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 340 Kali
  • 06
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 316 Kali
  • 07
    19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
    Dibaca: 276 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id