• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Bank Dunia Pastikan Eropa Timur dan Asia Tengah Resesi Tahun Depan

MD Yasir

Rabu, 05 Oktober 2022 20:18:00 WIB
Cetak
Bank Dunia Pastikan Eropa Timur dan Asia Tengah Resesi Tahun Depan

JAKARTA, Beritaone.id - Bank Dunia (World Bank) menyatakan negara-negara di Eropa Timur dan Asia Tengah akan jatuh ke lubang resesi pada 2023 mendatang.
Resesi itu dipicu oleh pemutusan pasokan energi dari Rusia ke Uni Eropa. Bank Dunia memprediksi PDB kolektif di kawasan Eropa dan Asia Tengah bakal terkontraksi 0,2 persen pada akhir tahun ini. Lalu, kembali terkontraksi 0,3 persen pada 2023.

Dalam catatan terpisah tentang dampak krisis energi global, Bank Dunia mengatakan penghentian pasokan energi yang diperpanjang ke Uni Eropa dapat memicu resesi bagi negara-negara Eropa dan Asia Tengah.

Dampaknya akan lebih besar pada negara-negara yang lebih bergantung pada gas alam Rusia. Sementara, negara-negara yang memiliki akses ke pasokan gas alternatif atau lebih banyak produksi energi domestik tidak akan terlalu terdampak.

Pengelompokan regional Bank Dunia meliputi Albania, Armenia, Azerbaijan, Belarusia, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Georgia, dan Kazakhstan.

Selanjutnya, Kosovo, Kirgistan, Moldova, Montenegro, Makedonia Utara, Polandia, Rumania, Rusia, Serbia, Tajikistan, Turki, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan.

Di sisi lain, Wakil Presiden Bank Dunia untuk Eropa dan Asia Tengah Anna Bjerde memperkirakan ekonomi Ukraina menyusut 35 persen pada tahun ini.

Angka itu memang lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, namun ekonomi Ukraina tetap akan terpuruk karena kehancuran kapasitas produktif, kerusakan lahan pertanian, dan berkurangnya pasokan tenaga kerja.

"Ukraina masih membutuhkan dukungan keuangan yang sangat besar karena perang terus berkecamuk serta untuk proyek-proyek pemulihan dan rekonstruksi yang bisa dimulai dengan cepat," ungkap Bjerde seperti dikutip dari CNA, Rabu (5/10).

Menurutnya, pemulihan dan rekonstruksi Ukraina di seluruh sektor sosial, produktif, dan infrastruktur memerlukan dana setidaknya US$349 miliar. Itu berarti lebih dari 1,5 kali ukuran PDB pada 2021.

Bank Dunia juga menyatakan ekonomi Rusia diperkirakan terkontraksi 4,5 persen pada 2022. Lalu, ekonomi Rusia diperkirakan menyusut 3,6 persen pada 2023.

Sementara itu, ekonomi Turki diperkirakan tumbuh 4,7 persen pada 2022, meningkat dari perkiraan 2,3 persen pada Juni lalu. Sedangkan, pada 2023 ekonomi Turki diperkirakan hanya tumbuh 2,7 persen.

Bank Dunia menyatakan perekonomian di wilayah Eropa dan Asia Tengah masih dibayangi oleh ketidakpastian imbas perang yang berkepanjangan.

"Risiko tekanan keuangan juga tetap tinggi, mengingat tingkat utang dan inflasi yang tinggi," tulis Bank Dunia.


Sumber : Cnnindonesia.com /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:27:00 WIB
Ekonomi

HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37:59 WIB
Ekonomi

PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34:00 WIB
Ekonomi

Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15:00 WIB
Ekonomi

54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:53:05 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 305 Kali
  • 02
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 207 Kali
  • 03
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 229 Kali
  • 04
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 276 Kali
  • 05
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 248 Kali
  • 06
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 496 Kali
  • 07
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 327 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id