• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 06 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Internasional

India Tangkap Puluhan Muslim dalam Serangan Massal

MD Yasir

Jumat, 23 September 2022 20:56:20 WIB
Cetak
India Tangkap Puluhan Muslim dalam Serangan Massal

NEW DELHI, Beritaone.id - Badan Investigasi Nasional (NIA) dan Direktorat Penegakan (ED) India telah menangkap 45 orang yang terkait dengan organisasi Muslim dalam serangan anti-teror massal. Mereka melakukan operasi pencarian bersama di seluruh negeri terhadap Populer Front of India (PFI).

Pemerintah India menuduh front tersebut memiliki hubungan dengan organisasi teroris. Tuduhan tersebut telah dibantah oleh Front of India karena mereka menggambarkan dirinya sebagai gerakan pemberdayaan masyarakat yang terpinggirkan di India.

"NIA melakukan pencarian di 93 lokasi di 15 negara bagian India, yaitu Kerala, Tamil Nadu, Karnataka, Andhra Pradesh, Telengana, Uttar Pradesh, Rajasthan, Delhi, Assam, Madhya Pradesh, Maharashtra, Goa, Benggala Barat, Bihar, dan Manipur, " kata NIA dalam pernyataan, dikutip TRT World, Jumat (23/9/2022).

Penggeledahan dilakukan di rumah-rumah dan kantor para pemimpin dan anggota front sehubungan dengan lima kasus. Kasus-kasus tersebut diajukan mengikuti masukan dan bukti lanjutan bahwa para pemimpin dan kader PFI terlibat dalam pendanaan terorisme dan kegiatan teroris, mengorganisir kamp pelatihan untuk memberikan pelatihan bersenjata, dan meradikalisasi orang untuk bergabung dengan organisasi terlarang.

Tanggapan PFI

Sebelumnya, media lokal melaporkan lebih dari 100 pemimpin dan pejabat tinggi yang terkait dengan kelompok itu ditangkap selama penggerebekan nasional. Namun, menurut pernyataan resmi, 45 penangkapan telah dilakukan.

"Sebanyak 19 tersangka telah ditangkap dari Kerala, 11 telah ditangkap dari Tamil Nadu, 7 dari Karnataka, 4 dari Andhra Pradesh, 2 dari Rajasthan, masing-masing 1 dari UP dan Telangana," ujar NIA.

PFI mengutuk penggerebekan tersebut. Mereka menyebut tindakan itu sebagai penangkapan tidak adil dan sebuah pelecehan terhadap para pemimpin nasional dan negara bagian. Menurut mereka, tuduhan tak berdasar dan sensasionalisme dari NIA semata-mata ditujukan untuk menciptakan suasana teror. PFI akan tetap teguh dalam perjuangannya untuk mengembalikan nilai-nilai demokrasi dan semangat konstitusi negara.

Protes menentang penangkapan

Setelah aksi pada Kamis, anggota front melakukan protes di negara bagian selatan Tamil Nadu dan Karnataka. Jamaat-e-Islami Hind, sebuah organisasi Islam India, telah mengutuk serangan dan tindakan keras terhadap kepemimpinan dan kantor front.

“Jamaat-e-Islami Hind sangat prihatin dengan serangan NIA dan ED di kantor dan pemimpin PFI. Instansi seperti NIA dapat menyelidiki orang-orang yang memiliki bukti jelas, tetapi tindakan tersebut harus tampak tidak bias dan bebas dari motivasi politik” kata presiden Syed Sadatullah Husaini dalam sebuah pernyataan.

Penggerebekan juga telah dikutuk oleh Moideen Kutty Faizy, presiden Partai Sosial Demokrat India. “Penggerebekan nasional di kediaman para pemimpin adalah tanda afirmatif dari upaya untuk meredam suara-suara yang berbeda,” katanya.


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Internasional

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:27:33 WIB
Internasional

Sah, Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

Kamis, 08 Januari 2026 - 22:28:54 WIB
Internasional

130 Anak Sekolah Nigeria Dibebaskan setelah Sebulan Diculik

Senin, 22 Desember 2025 - 15:16:36 WIB
Internasional

Gibran Pamer QRIS hingga MBG di KTT G20 Afrika Selatan

Ahad, 23 November 2025 - 21:19:56 WIB
Internasional

Pemilu Berdarah di Tanzania Telan Korban Jiwa Hingga 700 Orang

Ahad, 02 November 2025 - 11:54:31 WIB
Internasional

Prabowo Tekankan Adaptasi dan Inovasi dalam Kemitraan ASEAN-Jepang

Ahad, 26 Oktober 2025 - 20:14:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 216 Kali
  • 02
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 310 Kali
  • 03
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 280 Kali
  • 04
    19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
    Dibaca: 253 Kali
  • 05
    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
    Dibaca: 278 Kali
  • 06
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 335 Kali
  • 07
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 539 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id