• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Internasional

India Tangkap Puluhan Muslim dalam Serangan Massal

MD Yasir

Jumat, 23 September 2022 20:56:20 WIB
Cetak
India Tangkap Puluhan Muslim dalam Serangan Massal

NEW DELHI, Beritaone.id - Badan Investigasi Nasional (NIA) dan Direktorat Penegakan (ED) India telah menangkap 45 orang yang terkait dengan organisasi Muslim dalam serangan anti-teror massal. Mereka melakukan operasi pencarian bersama di seluruh negeri terhadap Populer Front of India (PFI).

Pemerintah India menuduh front tersebut memiliki hubungan dengan organisasi teroris. Tuduhan tersebut telah dibantah oleh Front of India karena mereka menggambarkan dirinya sebagai gerakan pemberdayaan masyarakat yang terpinggirkan di India.

"NIA melakukan pencarian di 93 lokasi di 15 negara bagian India, yaitu Kerala, Tamil Nadu, Karnataka, Andhra Pradesh, Telengana, Uttar Pradesh, Rajasthan, Delhi, Assam, Madhya Pradesh, Maharashtra, Goa, Benggala Barat, Bihar, dan Manipur, " kata NIA dalam pernyataan, dikutip TRT World, Jumat (23/9/2022).

Penggeledahan dilakukan di rumah-rumah dan kantor para pemimpin dan anggota front sehubungan dengan lima kasus. Kasus-kasus tersebut diajukan mengikuti masukan dan bukti lanjutan bahwa para pemimpin dan kader PFI terlibat dalam pendanaan terorisme dan kegiatan teroris, mengorganisir kamp pelatihan untuk memberikan pelatihan bersenjata, dan meradikalisasi orang untuk bergabung dengan organisasi terlarang.

Tanggapan PFI

Sebelumnya, media lokal melaporkan lebih dari 100 pemimpin dan pejabat tinggi yang terkait dengan kelompok itu ditangkap selama penggerebekan nasional. Namun, menurut pernyataan resmi, 45 penangkapan telah dilakukan.

"Sebanyak 19 tersangka telah ditangkap dari Kerala, 11 telah ditangkap dari Tamil Nadu, 7 dari Karnataka, 4 dari Andhra Pradesh, 2 dari Rajasthan, masing-masing 1 dari UP dan Telangana," ujar NIA.

PFI mengutuk penggerebekan tersebut. Mereka menyebut tindakan itu sebagai penangkapan tidak adil dan sebuah pelecehan terhadap para pemimpin nasional dan negara bagian. Menurut mereka, tuduhan tak berdasar dan sensasionalisme dari NIA semata-mata ditujukan untuk menciptakan suasana teror. PFI akan tetap teguh dalam perjuangannya untuk mengembalikan nilai-nilai demokrasi dan semangat konstitusi negara.

Protes menentang penangkapan

Setelah aksi pada Kamis, anggota front melakukan protes di negara bagian selatan Tamil Nadu dan Karnataka. Jamaat-e-Islami Hind, sebuah organisasi Islam India, telah mengutuk serangan dan tindakan keras terhadap kepemimpinan dan kantor front.

“Jamaat-e-Islami Hind sangat prihatin dengan serangan NIA dan ED di kantor dan pemimpin PFI. Instansi seperti NIA dapat menyelidiki orang-orang yang memiliki bukti jelas, tetapi tindakan tersebut harus tampak tidak bias dan bebas dari motivasi politik” kata presiden Syed Sadatullah Husaini dalam sebuah pernyataan.

Penggerebekan juga telah dikutuk oleh Moideen Kutty Faizy, presiden Partai Sosial Demokrat India. “Penggerebekan nasional di kediaman para pemimpin adalah tanda afirmatif dari upaya untuk meredam suara-suara yang berbeda,” katanya.


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Internasional

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:27:33 WIB
Internasional

Sah, Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

Kamis, 08 Januari 2026 - 22:28:54 WIB
Internasional

130 Anak Sekolah Nigeria Dibebaskan setelah Sebulan Diculik

Senin, 22 Desember 2025 - 15:16:36 WIB
Internasional

Gibran Pamer QRIS hingga MBG di KTT G20 Afrika Selatan

Ahad, 23 November 2025 - 21:19:56 WIB
Internasional

Pemilu Berdarah di Tanzania Telan Korban Jiwa Hingga 700 Orang

Ahad, 02 November 2025 - 11:54:31 WIB
Internasional

Prabowo Tekankan Adaptasi dan Inovasi dalam Kemitraan ASEAN-Jepang

Ahad, 26 Oktober 2025 - 20:14:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 298 Kali
  • 02
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 201 Kali
  • 03
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 219 Kali
  • 04
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 268 Kali
  • 05
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 239 Kali
  • 06
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 491 Kali
  • 07
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 318 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id