• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 04 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Pemerintahan

3.798 Orang di Pekanbaru Berisiko Stunting, Butuh Intervensi BAAS

MD Yasir

Kamis, 30 Juni 2022 08:51:30 WIB
Cetak
3.798 Orang di Pekanbaru Berisiko Stunting, Butuh Intervensi BAAS

PEKANBARU, Beritaone.id - Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru bahwa di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, Riau tercatat 3.798 orang dari keluarga berisiko stunting yang membutuhkan intervensi semua pihak agar anak mereka tidak menjadi keluarga berpotensi stunting.

"Anak yang berpotensi akan mengalami gangguan pertumbuhn fisik dan kognitifnya, dan kecerdasannya juga terganggu. Sebab stunting penyebabnya adalah kekurangan gizi disamping juga faktor infeksi penyakit, lingkungan dan pola pengasuhan," kata Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau Mardalena Wati Yulia di Pekanbaru, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Mardalena Wati Yulia bersamaan dengan dikukuhkannya Kepala staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting (Baas), berlangsung di Balai Desa Pondokrejo Tempek Sleman DI Yogyakarta Rabu (29/6) sore.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    

Pengukuhan Kasad tersebut sekaligus menjadi rangkaian acara Puncak peringatan Harganas ke-29, yang juga diikuti secara virtual oleh Kasrem 031 WB Kol Inf Habzen SIP MM, didampingi Kepala BKKBN Provinsi Riau Mardalena Wati Yulia dan Kepala Disdalduk Kota Pekanbaru Muhammad Amin di Kampung KB Meranti Jaya RW 03 Jln. Nelayan, Gg. Kesehatan Kelurahan Sri Meranti, Kec. Rumbai-Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Menurut Mardalena Wati Yulia, melalui gerakan Bass ini pihaknya mencoba menghimpun paket bantuan dengan dukungan dari mitra kerja, tokoh masyarakat, agama, perusahaan dan pribadi, untuk menyisihkan sebagian rezekinya membantu anak stunting.

Saat ini, baru 20 keluarga sasaran beresiko stunting yang diberikan paket bantuan berupa beras, gula dan minyak goreng itu. Kegiatan ini minimal bisa berlanjut selama tiga bulan, enam bulan hingga setahun agar anak bertambah berat badannya, dan ibu hamil tidak lagi kekurangan darah (anemia) mereka tidak menjadi keluarga berpotensi stunting.

"Program ini hendaknya bisa ditindak lanjuti oleh Kabupaten dan kota hingga ke lini desa, agar kasus stunting agar Riau bisa mencapai target penurunan stunting di tahun 2024 ditetapkan Presiden Jokowi sebesar 14 persen itu," katanya.

Kasrem 031 WB Kol Inf Habzen SIP MM mengatakan, program ini menjadi bagian dan tanggungjawab semua pihak dengan berkolaborasi mewujudkan masyarakat Indonesia sehat, sejahtera dan cerdas dengan harapan menjadi contoh negara lain.

"Mari kita perkuat kerjasama dan saling memberikan informasi apalagi dengan dikukuhkannya Kasad menjadi duta Bapak Asuh Anak Stunting, semua lini perlu bersinergi demi keutuhan NKRI," katanya.

Berdasarkan pendataan Diskes Pekanbaru hingga Juni 2022 tercatat jumlah balita stunting di Kota Pekanbaru sebanyak 36 anak usia 0-59 bulan sebanyak 132.657 orang.

Sedangkan jumlah keluarga beresiko stunting (berdasarkan pendataan keluarga tahun 2021) difokuskan tapisan ibu hamil, calon pengantin dan pasangan usia subur dan keluarga miliki anak usia 0-59 bulan secara keseluruhan di Pekanbaru tercatat 132.657 orang. Khusus di Kelurahan Meranti keluarga beresiko stunting tercatat sebanyak 3.798 orang.

Ketua RW 03 Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Reamor mengatakan, munculnya keluarga beresiko stunting di Kelurahan Sri Meranti lebih akibat faktor ekonomi sebagai dampak ditutupnya pabrik karet di kecamatan ini mulai tahun 2019.

"Kepala keluarga yang semula menjadi buruh pabrik karet kini banyak yang menganggur sehingga banyak anggota keluarga yang kekurangan gizi. Ada yang bekerja menjadi kuli bangunan namun itupun tidak tertolong karena mereka sepi job dampak COVID-19 juga," katanya.

Vivi (35), warga RT 04/RW 03 Kelurahan Sri Meranti (Kampung Nelayan), Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru menyatakan senang mendapat bantuan paket sembako dari program Baas itu.

"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan pemberian gizi anak agar tidak berpotensi stunting lagi. Apa daya untuk menambah gizi anak, karena suami hanya bekerja sebagai buruh bangunan itu," katanya.


Sumber : Antara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Pemerintahan

Pemerintahan Presiden Prabowo Bukan Reinkarnasi Orde Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:10:21 WIB
Pemerintahan

Sepanjang 2025, Pemerintah Prabowo Tarik Utang Baru Rp736,3 Triliun

Jumat, 09 Januari 2026 - 13:54:03 WIB
Pemerintahan

Prabowo Bersyukur Dikritik, Artinya Diselamatkan

Selasa, 06 Januari 2026 - 15:03:15 WIB
Pemerintahan

Besok Prabowo Gelar Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang

Senin, 05 Januari 2026 - 23:20:05 WIB
Pemerintahan

Pemerintah Tak Boleh Terjebak Birokrasi Kaku Saat Tangani Bencana Sumatera

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:17:06 WIB
Pemerintahan

Pejabat Harus Mencontoh Ma’ruf Amin, Mundur Tanpa Didesak

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:18:03 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 248 Kali
  • 02
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 447 Kali
  • 03
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 242 Kali
  • 04
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 336 Kali
  • 05
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 369 Kali
  • 06
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 356 Kali
  • 07
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 400 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id