• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 19 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Pelaku Sawit Malaysia Disarankan Tak Tergantung Pekerja dari Indonesia dan Bangladesh

MD Yasir

Ahad, 19 Juni 2022 10:10:04 WIB
Cetak
Pelaku Sawit Malaysia Disarankan Tak Tergantung Pekerja dari Indonesia dan Bangladesh

KUALALUMPUR, Beritaone.id - Para pelaku sawit di Malaysia, sebagaimana dimuat InfoSAWIT edisi Jumat (17/6/2022), mengalami tekanan karena belum masuknya pekerja migran dari Indonesia dan Bangladesh, yang bisa dipekerjakan  di berbagai perkebunan sawit di Malaysia.

Nah, menanggapi hal itu, Datuk Hajjah Zuraida binti Kamaruddin selaku Menteri Perusahaan, Perladangan, dan Komoditi Malaysia, menyarankan agar industri sawit Malaysia mengurangi ketergantungan terhadap pekerja asal Indonesia dan Bangladesh.

Dilansir thestar Sabtu (18/6/2022), Zuraida meminta para produsen minyak sawit lokal harus menghentikan ketergantungan pada pekerja asing Indonesia dan Bangladesh di tengah kekurangan “parah” sekitar 120 ribu pekerja.

Seruannya datang menyusul penundaan dalam membawa sekitar 32.000 pekerja asing untuk perkebunan kelapa sawit yang dapat memiliki konsekuensi mengerikan bagi negara sebagai produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia.
 
“Pemilik perkebunan juga kedepan harus terbuka terhadap pekerja dari negara seperti India dan Pakistan, dan tidak terlalu bergantung pada pekerja dari Indonesia dan Bangladesh,” kata Zuraida.

Dia mengakui bahwa pemerintah pada September 2021 telah menyetujui rencana untuk membawa 32 ribu pekerja migran untuk perkebunan kelapa sawit nasional yang mengalami masalah terkait izin mereka.
 
“Kementerian tetap optimistis mencapai target ini, jika tidak lebih, meskipun masalah izin telah menjadi perhatian kami,” katanya. Dia meyakinkan Asosiasi Pemilik Perkebunan Malaysia atau the Malaysian Estate Owners ’Association (MEOA) bahwa kementeriannya saat ini telah bekerja sama dengan beberapa kementerian lain.

Seperti, kata Zuraida, Kementerian Sumber Daya Manusia, Wisma Putra, Departemen Imigrasi dan Komisi Koperasi untuk mencari cara untuk menyelesaikan masalah kekurangan pekerja ini secepatnya.

Hal ini dikatakannya guna menanggapi peringatan MEOA baru-baru ini tentang kemungkinan Malaysia yang berpotensi kehilangan kesempatan emas untuk memanfaatkan harga minyak sawit yang tinggi dan dapat menderita lebih banyak kerugian produksi karena kekurangan "parah" sekitar 120 ribu pekerja.
 
MEOA mengatakan bahwa kekurangan tenaga kerja dapat membuat pemilik perkebunan kehilangan pendapatan antara 5% dan 10%. Pekerja asing, sebagian besar dari Indonesia, biasanya merupakan sekitar 80% dari tenaga kerja di perkebunan Malaysia, yang berjumlah sekitar 437.000 pada awal pandemi.
 
Pada awal Juni, Malaysian Palm Oil Board (MPOC) menurunkan prospek produksinya menjadi 18,6 juta ton untuk tahun ini dari perkiraan sebelumnya 18,9 juta ton. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha
14 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 200 Kali
  • 02
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 424 Kali
  • 03
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 249 Kali
  • 04
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 291 Kali
  • 05
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 303 Kali
  • 06
    Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
    Dibaca: 239 Kali
  • 07
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 336 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id