• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 04 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Pelaku Sawit Malaysia Disarankan Tak Tergantung Pekerja dari Indonesia dan Bangladesh

MD Yasir

Ahad, 19 Juni 2022 10:10:04 WIB
Cetak
Pelaku Sawit Malaysia Disarankan Tak Tergantung Pekerja dari Indonesia dan Bangladesh

KUALALUMPUR, Beritaone.id - Para pelaku sawit di Malaysia, sebagaimana dimuat InfoSAWIT edisi Jumat (17/6/2022), mengalami tekanan karena belum masuknya pekerja migran dari Indonesia dan Bangladesh, yang bisa dipekerjakan  di berbagai perkebunan sawit di Malaysia.

Nah, menanggapi hal itu, Datuk Hajjah Zuraida binti Kamaruddin selaku Menteri Perusahaan, Perladangan, dan Komoditi Malaysia, menyarankan agar industri sawit Malaysia mengurangi ketergantungan terhadap pekerja asal Indonesia dan Bangladesh.

Dilansir thestar Sabtu (18/6/2022), Zuraida meminta para produsen minyak sawit lokal harus menghentikan ketergantungan pada pekerja asing Indonesia dan Bangladesh di tengah kekurangan “parah” sekitar 120 ribu pekerja.

Seruannya datang menyusul penundaan dalam membawa sekitar 32.000 pekerja asing untuk perkebunan kelapa sawit yang dapat memiliki konsekuensi mengerikan bagi negara sebagai produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia.
 
“Pemilik perkebunan juga kedepan harus terbuka terhadap pekerja dari negara seperti India dan Pakistan, dan tidak terlalu bergantung pada pekerja dari Indonesia dan Bangladesh,” kata Zuraida.

Dia mengakui bahwa pemerintah pada September 2021 telah menyetujui rencana untuk membawa 32 ribu pekerja migran untuk perkebunan kelapa sawit nasional yang mengalami masalah terkait izin mereka.
 
“Kementerian tetap optimistis mencapai target ini, jika tidak lebih, meskipun masalah izin telah menjadi perhatian kami,” katanya. Dia meyakinkan Asosiasi Pemilik Perkebunan Malaysia atau the Malaysian Estate Owners ’Association (MEOA) bahwa kementeriannya saat ini telah bekerja sama dengan beberapa kementerian lain.

Seperti, kata Zuraida, Kementerian Sumber Daya Manusia, Wisma Putra, Departemen Imigrasi dan Komisi Koperasi untuk mencari cara untuk menyelesaikan masalah kekurangan pekerja ini secepatnya.

Hal ini dikatakannya guna menanggapi peringatan MEOA baru-baru ini tentang kemungkinan Malaysia yang berpotensi kehilangan kesempatan emas untuk memanfaatkan harga minyak sawit yang tinggi dan dapat menderita lebih banyak kerugian produksi karena kekurangan "parah" sekitar 120 ribu pekerja.
 
MEOA mengatakan bahwa kekurangan tenaga kerja dapat membuat pemilik perkebunan kehilangan pendapatan antara 5% dan 10%. Pekerja asing, sebagian besar dari Indonesia, biasanya merupakan sekitar 80% dari tenaga kerja di perkebunan Malaysia, yang berjumlah sekitar 437.000 pada awal pandemi.
 
Pada awal Juni, Malaysian Palm Oil Board (MPOC) menurunkan prospek produksinya menjadi 18,6 juta ton untuk tahun ini dari perkiraan sebelumnya 18,9 juta ton. 


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 241 Kali
  • 02
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 432 Kali
  • 03
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 235 Kali
  • 04
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 328 Kali
  • 05
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 361 Kali
  • 06
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 349 Kali
  • 07
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 394 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id