• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Ekonomi

Soal Industri Sawit, Eropa Diminta Jangan Hanya Berkutat di Isu Deforestasi

MD Yasir

Ahad, 22 Mei 2022 15:25:00 WIB
Cetak
Soal Industri Sawit, Eropa Diminta Jangan Hanya Berkutat di Isu Deforestasi

KUALA LUMPUR -  Dirjen Dewan Minyak Sawit Malaysia MPOB, Datuk Dr Ahmad Parveez Ghulam Kadir mendesak Uni Eropa (UE) untuk tidak hanya berfokus pada isu deforestasi tetapi juga melihat upaya lain telah dilakukan industri kelapa sawit yang juga perlu diakui, terutama aspek keberlanjutan dan pelestarian cadangan lahan lainnya.

“Sebagai komitmen kami terhadap keberlanjutan, Malaysia telah secara sukarela setuju untuk mengurangi intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 45% pada tahun 2030 dan berfokus pada peningkatan produktivitas dan hasil, daripada perluasan lahan,” katanya pada forum hybrid bertajuk “Perjanjian Perdagangan dan Permintaan Produk”, yang diselenggarakan bersama oleh World Trade Institute yang berbasis di Bern, Swiss, Institut Studi Malaysia dan Internasional (IKMAS UKM), dan MPOB-UKM, seperti di lansir The Edge Markets.
 
Dia mencatat bahwa dengan produksi 3,16 ton per hektar, kelapa sawit hanya memanfaatkan 23,45 juta hektar lahan (digabungkan antara Malaysia dan Indonesia), dibandingkan dengan 0,45 ton produksi minyak kedelai per hektar dari 129,15 juta hektar lahan (gabungan Brasil, Argentina, dan AS), hanya 0,78 ton unntuk minyak kanola dari 32,47 juta hektar lahan (gabungan Tiongkok, Kanada, dan UE) dan 0,76 ton minyak bunga matahari dari 28,1 juta hektar lahan (gabungan UE, Rusia, dan Ukraina).
 
Ahmad Parveez menyatakan secara kolektif, ada hampir empat juta petani kecil kelapa sawit di Indonesia dan Malaysia, termasuk migran kontrak sementara dari wilayah Asia yang lebih luas. Selama beberapa dekade, industri ini telah membantu mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan.
 
Duta Besar Markus Schlagenhof, kepala divisi perdagangan dunia Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi, mengatakan akan ada beberapa inisiatif yang akan dibuat dan dilaksanakan menyusul janji yang dibuat oleh 143 pemerintah pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26) yang diadakan di Glasgow tahun lalu untuk menghentikan dan membalikkan hilangnya hutan pada tahun 2030. “Kami harus meningkatkan dukungan kami dan terus bekerja sama untuk membuatnya berhasil,” katanya.
 
Negara-negara Asia Tenggara Indonesia, Malaysia dan Thailand merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia. Indonesia dan Malaysia menyumbang hampir 80% dari produksi minyak sawit dunia. Diekspor ke pasar di seluruh dunia, negara-negara Eropa mengimpor sekitar 8,2 juta ton dari Indonesia, Malaysia dan Thailand.
 
Minyak sawit dan turunannya digunakan dalam berbagai macam produk makanan dan konsumen mulai dari biskuit dan coklat hingga sabun dan produk kosmetik. Di Uni Eropa, minyak sawit juga digunakan sebagai bahan bakar nabati untuk sektor transportasi.
 
Namun, tahun-tahun terakhir muncul kritik atas dugaan dampak negatif minyak sawit, yang sering dikaitkan dengan perluasan dan pembukaan lahan, deforestasi, dan satwa liar yang terancam punah.

Sebab itu, World Trade Institute, IKMAS UKM dan ketua wakaf MPOB-UKM bersama-sama menyelenggarakan forum yang mempertemukan regulator, industri, masyarakat sipil dan komunitas ilmiah untuk mencerminkan realitas lapangan — tantangan dan peluang di semua aspek dari perspektif pembangunan berkelanjutan — dan untuk memberikan solusi namun konstruktif untuk bertukar pandangan dan aspirasi. *


Sumber : Infosawit /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Ekonomi

PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:34:00 WIB
Ekonomi

Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:15:00 WIB
Ekonomi

54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:53:05 WIB
Ekonomi

Rombak Birokrasi PU, Menteri Dody Diduga Kena Serangan Balik Mafia Proyek

Kamis, 06 Agustus 2026 - 09:21:00 WIB
Ekonomi

PT Astra International Tbk Umumkan Buyback Saham Rp8 Triliun untuk 12 Bulan

Rabu, 05 Agustus 2026 - 17:47:00 WIB
Ekonomi

Astranauts 2026: PT Astra International Tbk Pilih 12 Inovasi Digital dari AI hingga IoT

Rabu, 05 Agustus 2026 - 16:49:00 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 224 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 963 Kali
  • 03
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 242 Kali
  • 04
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 246 Kali
  • 05
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 237 Kali
  • 06
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 318 Kali
  • 07
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 313 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id