• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 03 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Olahraga

Bukan Waktunya Evaluasi, Indonesia Wajib Kalahkan Malaysia

MD Yasir

Jumat, 20 Mei 2022 11:00:43 WIB
Cetak
Bukan Waktunya Evaluasi, Indonesia Wajib Kalahkan Malaysia

JAKARTA - Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke final SEA Games 2021 (2022) usai kalah 0-1 dari Thailand U-23 pada semifinal cabor sepak bola di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Kamis (19/5).

Angkat dagu adalah sikap yang harus diambil Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan. Mereka tidak perlu berkecil hati lantaran kalah dengan terhormat.

Kekalahan tipis dan kebobolan di babak tambahan membuktikan bahwa Skuad Garuda Muda sudah berjuang ekstra keras sejak menit awal hingga saat-saat terakhir pertandingan.

Indonesia sejatinya mampu tampil trengginas di paruh pertama meski tanpa kehadiran Asnawi Mangkualam yang mendapat larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning.

Peluang pertama tim Merah-putih tercipta saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Ini menjadi tanda bahwa Indonesia berusaha mengincar gol cepat.

Peran Marc Klok pun membuat Indonesia mampu bermain lebih nyaman saat menyusun serangan lewat operan-operan pendek yang terukur. Gelandang naturalisasi itu pun juga mampu menebar ancaman sebagai eksekutor bola mati. Tendangan pojok pemain 29 tahun itu sempat mengenai mistar gawang Thailand.

Di lini depan duet Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman beberapa kali membuat lini belakang Thailand kocar-kacir. Sayangnya Irfan Jauhari masih kesulitan mencari ruang kosong untuk menyelesaikan suplai bola dari kawannya.

Rapatnya barisan pertahanan yang dipimpin oleh Fachruddin Aryanto pun memaksa pemain Thailand mencari celah dari sepakan jarak jauh. Skema serangan balik dari pasukan berjulukan 'The War Elephants' pun kerap patah di sektor tengah.

Thailand sempat mengubah skema serangan dengan tusukan dari sisi lapangan meniru strategi Indonesia. Langkah ini sukses membuat benteng pertahanan Indonesia terancam.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae Yong memasukkan Saddil Ramdhani dan Syahrian Abimanyu untuk menghadirkan permainan yang lebih ofensif. Sayangnya, keputusan ini tidak menghasilkan gol hingga 90 menit waktu normal berakhir. Egy Maulana Vikri pun terpaksa ditarik keluar usai cedera di akhir babak kedua.

Indonesia dan Thailand sama-sama tidak mengendurkan tempo di babak tambahan. Akan tetapi, Thailand berhasil memanfaatkan kesempatan lebih baik lewat gol Weerathep Pompun di menit ke-96.

Berada di atas angin Thailand bersiasat dengan menurunkan tempo permainan untuk mengulur-ulur waktu. Taktik itu membuat emosi pemain Indonesia tersulut dan tensi laga meningkat.

Buntutnya tiga pemain Indonesia yakni Firza Andhika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya mendapat kartu merah. Sebaliknya, wasit hanya memberikan satu kartu merah kepada pemain Thailand William Gabriel Widersjoe.

Timnas Indonesia U-23 akhirnya harus menerima kekalahan dan gagal melenggang ke final. Mereka akan menghadapi di perebutan medali perunggu melawan Malaysia, Minggu (22/5) mendatang. *


Sumber : Cnn /  Editor : EMDE

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Olahraga

5 Teknik Dasar Padel untuk Meningkatkan Permainan Anda di Lapangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:03:44 WIB
Olahraga

5 Fakta Menarik Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Rabu, 29 April 2026 - 12:40:20 WIB
Olahraga

Timnas U-22 Tersingkir, Ketum MSBI Minta Presiden Turun Tangan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:21:25 WIB
Dodi Irawan Ucapkan Alhamdulillah

Tim Dayung Riau Ukir Sejarah di POPNAS XVII 2025, Sabet 3 Emas dan 2 Perak untuk Bumi Lancang Kuning

Ahad, 09 November 2025 - 23:54:04 WIB
Olahraga

Sepak Bola Kembali Jatuh ke Tangan Kepentingan Politik

Ahad, 19 Oktober 2025 - 13:55:00 WIB
Olahraga

Warganet Heboh Marselino Dicoret dari Timnas Indonesia

Kamis, 25 September 2025 - 11:21:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 398 Kali
  • 02
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 286 Kali
  • 03
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 326 Kali
  • 04
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 321 Kali
  • 05
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 357 Kali
  • 06
    PLN UP3 Rengat Siaga Penuh, Pastikan Listrik Andal Tanpa Kedip Selama MTQ ke-44 Riau di Kuansing
    Dibaca: 348 Kali
  • 07
    Kapolsek Rengat Barat Turun Langsung Pantau Jagung, Program P2B Terus Diperkuat di Desa
    Dibaca: 695 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id