• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 19 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Olahraga

Bukan Waktunya Evaluasi, Indonesia Wajib Kalahkan Malaysia

MD Yasir

Jumat, 20 Mei 2022 11:00:43 WIB
Cetak
Bukan Waktunya Evaluasi, Indonesia Wajib Kalahkan Malaysia

JAKARTA - Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke final SEA Games 2021 (2022) usai kalah 0-1 dari Thailand U-23 pada semifinal cabor sepak bola di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Kamis (19/5).

Angkat dagu adalah sikap yang harus diambil Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan. Mereka tidak perlu berkecil hati lantaran kalah dengan terhormat.

Kekalahan tipis dan kebobolan di babak tambahan membuktikan bahwa Skuad Garuda Muda sudah berjuang ekstra keras sejak menit awal hingga saat-saat terakhir pertandingan.

Indonesia sejatinya mampu tampil trengginas di paruh pertama meski tanpa kehadiran Asnawi Mangkualam yang mendapat larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning.

Peluang pertama tim Merah-putih tercipta saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Ini menjadi tanda bahwa Indonesia berusaha mengincar gol cepat.

Peran Marc Klok pun membuat Indonesia mampu bermain lebih nyaman saat menyusun serangan lewat operan-operan pendek yang terukur. Gelandang naturalisasi itu pun juga mampu menebar ancaman sebagai eksekutor bola mati. Tendangan pojok pemain 29 tahun itu sempat mengenai mistar gawang Thailand.

Di lini depan duet Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman beberapa kali membuat lini belakang Thailand kocar-kacir. Sayangnya Irfan Jauhari masih kesulitan mencari ruang kosong untuk menyelesaikan suplai bola dari kawannya.

Rapatnya barisan pertahanan yang dipimpin oleh Fachruddin Aryanto pun memaksa pemain Thailand mencari celah dari sepakan jarak jauh. Skema serangan balik dari pasukan berjulukan 'The War Elephants' pun kerap patah di sektor tengah.

Thailand sempat mengubah skema serangan dengan tusukan dari sisi lapangan meniru strategi Indonesia. Langkah ini sukses membuat benteng pertahanan Indonesia terancam.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae Yong memasukkan Saddil Ramdhani dan Syahrian Abimanyu untuk menghadirkan permainan yang lebih ofensif. Sayangnya, keputusan ini tidak menghasilkan gol hingga 90 menit waktu normal berakhir. Egy Maulana Vikri pun terpaksa ditarik keluar usai cedera di akhir babak kedua.

Indonesia dan Thailand sama-sama tidak mengendurkan tempo di babak tambahan. Akan tetapi, Thailand berhasil memanfaatkan kesempatan lebih baik lewat gol Weerathep Pompun di menit ke-96.

Berada di atas angin Thailand bersiasat dengan menurunkan tempo permainan untuk mengulur-ulur waktu. Taktik itu membuat emosi pemain Indonesia tersulut dan tensi laga meningkat.

Buntutnya tiga pemain Indonesia yakni Firza Andhika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya mendapat kartu merah. Sebaliknya, wasit hanya memberikan satu kartu merah kepada pemain Thailand William Gabriel Widersjoe.

Timnas Indonesia U-23 akhirnya harus menerima kekalahan dan gagal melenggang ke final. Mereka akan menghadapi di perebutan medali perunggu melawan Malaysia, Minggu (22/5) mendatang. *


Sumber : Cnn /  Editor : EMDE

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Olahraga

5 Teknik Dasar Padel untuk Meningkatkan Permainan Anda di Lapangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:03:44 WIB
Olahraga

5 Fakta Menarik Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Rabu, 29 April 2026 - 12:40:20 WIB
Olahraga

Timnas U-22 Tersingkir, Ketum MSBI Minta Presiden Turun Tangan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:21:25 WIB
Dodi Irawan Ucapkan Alhamdulillah

Tim Dayung Riau Ukir Sejarah di POPNAS XVII 2025, Sabet 3 Emas dan 2 Perak untuk Bumi Lancang Kuning

Ahad, 09 November 2025 - 23:54:04 WIB
Olahraga

Sepak Bola Kembali Jatuh ke Tangan Kepentingan Politik

Ahad, 19 Oktober 2025 - 13:55:00 WIB
Olahraga

Warganet Heboh Marselino Dicoret dari Timnas Indonesia

Kamis, 25 September 2025 - 11:21:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha
14 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 401 Kali
  • 02
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 227 Kali
  • 03
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 271 Kali
  • 04
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 285 Kali
  • 05
    Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
    Dibaca: 225 Kali
  • 06
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 320 Kali
  • 07
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 1e3 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id