• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 19 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • SawitUpdate

Petani Sawit Sudah Rugi Triliunan, Kapan Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO?

MD Yasir

Rabu, 18 Mei 2022 08:27:35 WIB
Cetak
Petani Sawit Sudah Rugi Triliunan, Kapan Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO?

JAKARTA - Larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) ternyata bukan kebijakan sederhana, di mana ketika akses penjualan ke luar negeri ditutup, maka masyarakat sejahtera menikmati stok bahan baku minyak goreng yang berlimpah dan harga turun.

Kenyataannya, kebijakan ini justru membuat banyak dampak. Mulai dari bolongnya kantong petani karena tandan buah segar (TBS) hasil produksi tidak terbeli oleh pabrik hingga merosotnya devisa bagi negara.

Menurut hitungan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), para petani sudah rugi Rp11,4 triliun dalam 20 hari terakhir sejak larangan ekspor CPO berlaku pada 28 April 2022.

Estimasi kerugian ini muncul dari penurunan harga TBS dari kisaran Rp4.800 menjadi Rp1.000 per kilogram. Begitu juga dengan kalkulasi 6,58 juta ton TBS yang rusak karena tak terserap pabrik.

Besarnya kerugian ini membuat para petani tidak tinggal diam. Mereka sempat menyambangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk berkeluh kesah.

"Hari ini (TBS) sudah tidak ada lagi harganya. Wajar saja pabrik semua sudah menolak karena tangki timbunnya sudah penuh," keluh Ketua DPP Apkasindo Gulat Manurung saat menggelar aksi di depan kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (17/5).

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai keluhan petani ini harus menjadi gong bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencabut larangan ekspor CPO dan turunannya.

"Ini harus dicabut karena tidak efektif menurunkan harga minyak goreng, justru memberi dampak ke petani. Jadi yang tadinya mau memberi shock ke pengusaha, malah jadi menekan petani," ujar Bhima.

Apalagi, menurut Bhima, petani tak cuma merugi lantaran harga TBS terjun payung. Tapi juga, karena harga pupuk urea tengah melambung hingga 200 persen pada beberapa waktu terakhir.

Artinya, ongkos produk meningkat, tapi hasilnya tak terserap. Jika terserap, harganya seperti diobral, rendah sekali.

Alasan lain kebijakan ini perlu segera dicabut karena negara juga rugi. Perhitungan Bhima, jika larangan ekspor CPO tidak dicabut dalam sebulan saja, maka potensi devisa sebesar US$3 miliar bakal raib.

"Kerugian lain, ada potensi kehilangan pasar di internasional karena Malaysia gerilya dengan berbagai kebijakan untuk mengisi kekosongan pasar CPO yang ditinggalkan Indonesia, khususnya pasar potensial seperti India," tuturnya.

Sepakat, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan kebijakan ini sudah terlihat jelas tidak mampu mencapai tujuan pemerintah, yaitu menurunkan harga minyak goreng dan mengamankan pasokannya. Justru, yang muncul adalah menekan para petani.

"Ketika ada larangan ekspor CPO dan turunannya, pasti petani yang akan terkena duluan, menderita duluan. Tapi, inti masalah ke minyak goreng tidak terpecahkan. Jadi menurut saya, tidak tepat kebijakan ini dan harus segera diakhiri," ujar Faisal.

 Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus juga punya pandangan serupa. Menurutnya, larangan ekspor merusak keseimbangan karena terlalu ekstrem bagi industri hulu dan pasar internasional.

"Harga minyak goreng pun tidak berubah, paling cuma turun Rp500 per liter, ini tidak berarti. Jadi kebijakannya costly, tapi benefit-nya tidak ada, lebih banyak yang dikorbankan," kata Ahmad.

"Akibatnya penjualan TBS petani anjlok dan kita rela untuk tidak dapat devisa ekspor di mana per bulannya berkisar Rp30 triliun sampai Rp40 triliun dari ekspor. Apa ini bisa mengompensasi dengan penurunan harga minyak goreng yang cuma Rp500 per liter?" lanjutnya. *


Sumber : Cnnindonesia.com /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
SawitUpdate

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

Senin, 15 September 2025 - 13:30:24 WIB
SawitUpdate

Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:04:10 WIB
SawitUpdate

Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%

Senin, 24 Maret 2025 - 10:22:55 WIB
SawitUpdate

WTO Menangkan Indonesia, Pemerintah Desak Uni Eropa Hapus Kebijakan Diskriminatif CPO

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:07:40 WIB
SawitUpdate

CPO di Jalur Kenaikan: Permintaan Ekspor Memicu Lonjakan Harga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:48:47 WIB
SawitUpdate

CPO Melimpah, Aceh Berpeluang Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Ahad, 13 Oktober 2024 - 13:11:26 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha
14 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 398 Kali
  • 02
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 224 Kali
  • 03
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 268 Kali
  • 04
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 283 Kali
  • 05
    Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
    Dibaca: 223 Kali
  • 06
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 317 Kali
  • 07
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 1e3 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id