• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

BPS: Harga Energi Hingga Pangan Dunia Melonjak Selama Maret 2022

MD Yasir

Senin, 18 April 2022 21:47:33 WIB
Cetak
BPS: Harga Energi Hingga Pangan Dunia Melonjak Selama Maret 2022

JAKARTA, Beritaone.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi kenaikan signifikan terhadap harga energi hingga komoditas pangan dunia. Kenaikan harga-harga itu lantas membawa dampak negatif sekaligus positif bagi Indonesia sebagai eksportir komoditas.

Kepala BPS, Margo Yuwono, menyampaikan, rata-rata harga minyak mentah (ICP) global sepanjang Maret 2022 tembus 113,5 dolar AS per barel, naik 78,74 persen jika dibandingkan posisi Maret 2021 lalu yang masih 63,5 dolar AS per barel.

Begitu pula untuk harga batu bara, salah satu sumber energi listrik, yang tembus 294,4 dolar AS per metrik ton (mt). Harga batubara melonjak hingga 224,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Selain itu, harga gas alam tercatat sudah mencapai 42,4 dolar AS per million british termal unit (mmbtu). Margo mengatakan, kenaikan harga gas dunia tercatat tembus 591,9 persen dari Maret 2021 yang hanya 6,1 dolar AS per mmbtu.

Adapun harga minyak sawit (CPO) pada Maret 2022 sudah bertengger di angka 1.777 dolar AS per mt, naik 72,4 persen dari periode sama tahun lalu yang masih 1.030,5 dolar AS per mt.

Kenaikan harga komoditas juga terjadi untuk pangan serealia. Gandum, misalnya, harga pada bulan Maret 2022 sudah mencapai 486,3 dolar AS per mt, melonjak 78,05 persen dari periode 2021 sebesar 273,1 dolar AS per mt.

Komoditas lain, yakni kedelai sudah mencapai 720,6 dolar AS per mt, naik 23 persen dari sebelumnya 585,7 dolar AS per mt.

"Harga pangan maupun energi dunia di bulan Maret ini memang sudah terjadi peningkatan cukup signifikan," kata Margo dalam konferensi pers, Senin (18/4/2022).

Kenaikan harga-harga komoditas itu memberikan keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Sebab, diketahui Indonesia merupakan eksportir terbesar komoditas seperti batu bara da sawit.

Alhasil, nilai ekspor Indonesia pun mencatat rekor hingga mencapai 26,5 miliar dolar AS. "Nilai ekspor Indonesia merupakan yang terbesar sepanjang sejarah," kata Margo.

Kenaikan nilai ekspor ini pun terjadi di tengah konflik Rusia-Ukraina yang berdampak pada situasi ekonomi global. Kendati demikian, Margo tak bisa memastikan apakah kenaikan ekspor ini juga merupakan dampak dari perang yang terjadi.

Yang jelas, kata Margo, kenaikan nilai ekspor murni akibat kenaikan harga-harga komoditas. "Faktor harga yang utama sedangkan faktor pengaruh perang perlu dikaji lebih dahulu," katanya.

Sementara memberikan peluang bagi Indonesia meningkatkan nilai ekspornya, kenaikan harga dunia ini memberikan dampak negatif bagi situasi domestik.

Melonjaknya harga minyak dunia telah menyebabkan kenaikan harga BBM Pertamax milik Pertamina sebesar 38 persen dari Rp 9.000 menjadi Rp 12.500 per liter. Itu karena Indonesia telah menjadi negara net importir BBM. Di sisi lain, pemerintah juga mulai memberikan sinyal adanya kenaikan harga gas elpiji.

Di sektor pangan, gandum dan kedelai pun mendongkrak harga-harga pangan dalam negeri seperti roti, mie, hingga tahu dan tempe. Pasalnya, Indonesia menjadi negara importir kedua komoditas itu.

Baik Rusia maupun Ukrainan, menurut BPS, punya peran penting pada sejumlah komoditas yang diimpor oleh Indonesia.

"Rusia menjadi eksportir minyak mentah terbesar kedua di dunia dan eksportir gandum terbesar pertama di dunia, sedangkan Ukraina merupakan eksportir gandum terbesa kelima di dunia," kata Margo. 


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores

Ahad, 16 Agustus 2026 - 08:07:39 WIB
Nasional

Kementerian PU di Bawah Menteri Dody Hanggodo Genjot Sumur Bor Antisipasi Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:22:00 WIB
Nasional

Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:05:12 WIB
Nasional

Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:40:00 WIB
Nasional

Permudah Akses JKN di Wilayah Terpencil, BPJS Kesehatan Hadirkan LANURI Serentak di 558 Titik Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 12:42:26 WIB
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 288 Kali
  • 02
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 203 Kali
  • 03
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 213 Kali
  • 04
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 261 Kali
  • 05
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 979 Kali
  • 06
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 231 Kali
  • 07
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 284 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id