• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

Pasca Marah, Jokowi Perintahkan Duit APBN-APBD Dibelanjakan Produk RI

MD Yasir

Senin, 28 Maret 2022 12:20:57 WIB
Cetak
Pasca Marah, Jokowi Perintahkan Duit APBN-APBD Dibelanjakan Produk RI

JAKARTA, Beritaone.id - Presiden Jokowi memerintahkan secara tegas kepada seluruh jajaran pemerintah pusat hingga daerah untuk menggunakan uang APBN, APBD, hingga BUMN guna membeli produk dalam negeri.

"Kemarin sudah saya sudah sampaikan kepada gubernur, walikota, menteri, dan dirut BUMN bahwa anggaran APBN, anggaran APBD, dan anggaran BUMN semuanya harus difokuskan untuk membeli produk-produk dalam negeri, utamanya yang diproduksi oleh UMKM kita," kata Jokowi dalam Rakornas Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap UMKM 2022, Senin (28/3).

Selain itu, Jokowi memerintahkan agar e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) rampung pada tahun ini. Ia berharap satu juta pelaku usaha kecil dan menengah dapat mengisi katalog tersebut guna memasok kebutuhan barang dan jasa bagi pemerintah.

Kepala negara meminta kepada Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM) untuk segera merampungkan target jumlah pelaku usaha kecil yang masuk ekosistem digital mencapai 30 juta pada 2024 mendatang.

"Di masa pandemi tercatat ada 17,5 juta pelaku UMKM yang telah masuk ke dalam ekosistem digital, jumlah ini belum cukup dan harus terus kita ditingkatkan. Tahun ini harus capai target 20 juta, tahun depan 24 juta, dan 2024 harus mencapai 30 juta. Ini target, kalau semua kerja keras dan memiliki keinginan yang sama, insyaallah bisa," katanya.

Tak hanya itu, ia meminta agar jumlah koperasi modern juga diperbanyak hingga 500 koperasi pada 2024. Saat ini, jumlah koperasi modern baru mencapai setengahnya atau baru 250 koperasi.

Akhir pekan lalu, Jokowi memang marah besar kepada anak buahnya. Kemarahan menyusul temuan bahwa masih banyak produk yang digunakan instansi dan badan usaha pemerintah berasal dari luar negeri.

Padahal, barang itu sepele, seperti; seragam polisi, TNI, pensil, buku tulis dan traktor. Padahal kata Jokowi anggaran pengadaan barang pemerintah pusat, daerah hingga BUMN mencapai Rp1.481 triliun.

Dana itu berasal dari belanja barang pemerintah pusat Rp526 triliun, daerah Rp535 triliun dan BUMN Rp420 triliun.

"Kadang-kadang saya mikir, ini kita ngerti tidak sih? jangan-jangan kita tidak kerja detail sehingga tidak tahu barang yang dibeli itu barang impor," katanya dalam Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, Jumat (25/3).

Padahal kata Jokowi, jika anggaran tersebut 40 persennya saja dipakai untuk membeli barang yang diproduksi di pabrik dan UMKM di dalam negeri, itu akan menimbulkan dampak luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan perhitungan yang masuk ke kantongnya, untuk anggaran pemerintah pusat dan daerah saja, bisa memberikan dorongan ke ekonomi sampai 1,71 persen.

Sementara itu untuk anggaran BUMN, dorongan ke ekonomi sebesar 0,4 persen. Tapi bodohnya kata Jokowi, hal itu tidak dilakukan oleh kementerian, lembaga dan instansi pemerintah.


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores

Ahad, 16 Agustus 2026 - 08:07:39 WIB
Nasional

Kementerian PU di Bawah Menteri Dody Hanggodo Genjot Sumur Bor Antisipasi Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:22:00 WIB
Nasional

Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:05:12 WIB
Nasional

Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:40:00 WIB
Nasional

Permudah Akses JKN di Wilayah Terpencil, BPJS Kesehatan Hadirkan LANURI Serentak di 558 Titik Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 12:42:26 WIB
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 263 Kali
  • 02
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 248 Kali
  • 03
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 975 Kali
  • 04
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 217 Kali
  • 05
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 270 Kali
  • 06
    Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
    Dibaca: 210 Kali
  • 07
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 267 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id