• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

Mengangkat Potensi Mangrove di Provinsi Kepulauan Riau

MD Yasir

Sabtu, 19 Maret 2022 13:47:33 WIB
Cetak
Mengangkat Potensi Mangrove di Provinsi Kepulauan Riau

TANJUNGPINANG, Beritaone.id  - Memiliki luas wilayah lautan 96 persen dibanding daratan sebesar 4 persen, telah menjadikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kaya akan potensi kemaritiman, salah satunya hutan mangrove.

Hutan mangrove atau disebut hutan bakau tumbuh paling banyak dijumpai pada batasan antara muara pantai dengan sungai.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Kepri, total luas hutan bakau di daerah perbatasan itu saat ini mencapai 67,417 hektare.

Belakangan, sejumlah kawasan hutan bakau mulai dikemas dalam bentuk ecotourism atau ekowisata, sehingga memiliki nilai ekonomis. Ekowisata adalah konsep pariwisata yang membangun budaya dalam menghormati dan melestarikan lingkungan sekitar sembari memberikan pengalaman yang menyenangkan terutama bagi pengunjung/wisatawan.

Di Kabupaten Karimun, tepatnya di Desa Batu Limau, Kecamatan Ungar, pemerintah desa setempat menyulap destinasi baru wisata hutan bakau.

Hutan bakau di Batu Limau menawarkan panorama alam yang masih segar dan alami. Pengunjung dapat melihat suasana asrinya hutan bakau dengan meniti pelantar atau jembatan kayu sepanjang 192,5 X 2 meter yang berdiri mengitari hutan bakau.

Jembatan itu dibangun menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2018 senilai Rp160 juta. Para wisatawan juga dapat memanfaatkan keberadaan jembatan wisata itu untuk berswafoto dengan keluarga atau pasangan.

Di sekitar lokasi tersebut, wisatawan juga dapat melihat bebatuan unik dan bersejarah. Bebatuan itu ada yang menyerupai manusia dan benda-benda lain.

Bebatuan unik itu dinamai oleh warga sesuai bentuknya, semisal batu kapal, batu bilik, batu lesung, batu keris, batu kemaluan, serta beberapa batu lain.

Sebagai informasi, menuju tempat ini tidaklah rumit. Dari Tanjung Batu, pengunjung dapat menaiki pompong menuju Pulau Alai.

Tarifnya beragam, mulai Rp3.000 hingga Rp5.000 tergantung usia. Waktu tempuh hanya sekitar 5 menit.

Dari Pelabuhan Pulau Alai menuju wisata hutan bakau Batu Limau, pengunjung kemudian menumpang ojek yang tarifnya sebesar Rp15.000.

Sekedar saran, jika Anda memang berniat ke kawasan wisata Batu Limau, sebaiknya membawa bekal berupa jajanan atau minuman, mengingat tidak ada kedai atau warung di kawasan ini. Kedai atau warung hanya tersedia saat hari-hari besar tertentu semisal hari raya Idul Fitri.

Sejumlah wisatawan luar daerah yang baru pertama berkunjung ke kawasan ini mengaku jika kawasan wisata di Batu Limau sangat bagus dan sangat cocok dijadikan sebagai wahana liburan keluarga.

Namun mereka menyarankan agar pengelola kawasan mengadakan hiburan guna menarik wisatawan ke daerah tersebut. Hiburan bisa jadi berupa pertunjukan musik atau sebagainya. Apalagi pada hari besar atau hari libur.

Beralih ke Kabupaten Natuna, sebuah pulau terluar di ujung Utara Indonesia itu juga tengah gencar mendorong ekowisata hutan bakau. Baru-baru ini melalui bantuan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp2,2 miliar, pemerintah setempat telah membuat wisata hutan bakau. Persisnya di Pering, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur.

Objek wisata hutan bakau makin melengkapi sektor pariwisata Natuna, yang selama ini dikenal memiliki wisata andalan pantai dengan air laut yang jernih dan indah.

Lokasinya yang berada tepat di depan gunung ranai, menjadikan kawasan itu menarik untuk diabadikan dengan kamera poket atau ponsel. Pengunjung dapat berjalan menikmati keindahan hutan bakau Pering dengan berjalan di atas pelantar kayu sepanjang 1 kilometer. Objek wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Keberadaan objek wisata hutan bakau yang diklaim terluas di Provinsi Kepri itu pun diharapkan diyakini menjadi ikon wisata Natuna, sekaligus menambah daya tarik kunjungan wisatawan, sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) setempat.

Kawasan wisata yang kemudian dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) itu pun akan lengkapi sarana infrastruktur pendukung, seperti gerbang masuk, gazebo, tempat jualan, hingga area parkir.

Pengelolaan kawasan wisata yang dikelola dengan baik tentu akan berdampak kepada peningkatan ekonomi desa setempat. Ramainya wisatawan yang berkunjung dapat dimanfaatkan kelompok masyarakat dengan berjualan, mengelola uang parkir, termasuk pula pengelolaan tiket masuk.

Banyak manfaat

Selain ekowisata, hutan bakau memiliki banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Hutan bakau jadi salah satu lumbung oksigen yang baik dari hutan tropis. Daerah dengan kawasan hutan bakau, sudah pasti memiliki kadar oksigen yang baik.

Oleh karena itu, kawasan hutan bakau perlu dijaga betul keberadaannya melalui pengaturan tata ruang yang jelas dan dibarengi dengan kebijakan perlindungan hutan bakau oleh pemerintah terkait.

Berdasarkan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Indonesia, ternyata terdapat 37.432 hektare mangrove kritis di Kepri. Seluas 24.937 hektare di antaranya adalah kawasan hutan dan 12.495 hektare lainnya nonkawasan hutan.

Sejak tahun 2021, BRGM telah menargetkan rehabilitasi 5.500 hektare mangrove yang tersebar di wilayah Lingga, Natuna, Batam, Karimun dan Bintan.

Beberapa strategi demi mempercepat rehabilitasi mangrove, di antaranya dengan pembentukan desa peduli mangrove sebagai ujung tombak kegiatan yang berkelanjutan.

Kemudian, melakukan koordinasi dan sinergi dengan sejumlah pihak, melakukan edukasi dan sosialisasi Gerakan Cinta Mangrove serta melakukan rehabilitasi secara terukur dan berkelanjutan.

Rehabilitasi mangrove juga dapat meningkatkan ekonomi warga. Dengan memperbaiki kondisi mangrove sekaligus dapat memperbaiki perilaku sosial, praktik ekonomi dan masyarakat sekitar ekosistem.

Kondisi ekosistem mangrove yang baik juga dapat meminimalkan potensi bencana. Seperti yang terjadi di Kepri pada awal 2021, saat terjadi banjir di Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

Masyarakat tentu sangat membutuhkan pendampingan dan edukasi dalam menjaga, merawat hingga melestarikan hutan bakau, karena dari pohon demi pohon yang tumbuh di antara muara pantai dan sungai itu, ada asa sumber kehidupan dan perekonomian masyarakat.


Sumber : Antara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores

Ahad, 16 Agustus 2026 - 08:07:39 WIB
Nasional

Kementerian PU di Bawah Menteri Dody Hanggodo Genjot Sumur Bor Antisipasi Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:22:00 WIB
Nasional

Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:05:12 WIB
Nasional

Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:40:00 WIB
Nasional

Permudah Akses JKN di Wilayah Terpencil, BPJS Kesehatan Hadirkan LANURI Serentak di 558 Titik Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 12:42:26 WIB
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 231 Kali
  • 02
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 241 Kali
  • 03
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 974 Kali
  • 04
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 208 Kali
  • 05
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 264 Kali
  • 06
    Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
    Dibaca: 205 Kali
  • 07
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 260 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id