PEKANBARU, Beritaone.id - Provinsi Riau terpilih menjadi salah lokus percontohan dari lima yang ada dalam pelaksanaan penggerakan komunitas dalam memberikan edukasi vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat terutama untuk percepatan vaksin kedua dan lanjut usia (Lansia).
Lokus ini didukung oleh lembaga donor dari USAID melalui Johns Hopkins Center for Communication Program/Breakthrough Action (JHCCP/BA).
Salah satu alasan dipilihnya Provinsi Riau sebagai lokus kegiatan ini oleh karena selama ini Dinas Kesehatan Provinsi Riau melalui program promosi kesehatan telah melaksanakan kemitraan pentahelix dengan baik dengan berbagai pihak seperti lintas sektor, perguruan tinggi, komunitas masyarakat, dunia usaha dan juga media.
"Kegiatan kampanye pelibatan masyarakat di Riau ini adalah kegiatan pertama dari 5 provinsi terpilih di Indonesia yang dilaksanakan oleh JHCCP/BA," kata Kadiskes Riau Zainal di Pekanbaru, Senin.
Dikatakan dia, untuk Riau diberikan kesempatan kampanye di dua kabupaten/kota yaitu Kampar dan Dumai dengan lokus masing-masing dipilih dua desa/kelurahan.
Kegiatan dilaksanakan di lapangan sepakbola Desa Pandau Jaya yang disinergikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Desa Pandau Jaya ke 22.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan selain edukasi dan vaksinasi COVID-19 untuk lansia, juga digelar vaksinasi COVID-19 untuk pertama, kedua dan juga booster.
Selain itu juga digelar donor darah oleh PMI, pengurusan administrasi warga oleh Disdukcapil, pembayaran pajak kendaraan oleh Samsat Perwakilan Bangkinang, pemeriksaan kesehatan gratis oleh rumahsakit, pustaka keliling oleh Dispersip Provinsi Riau, konseling gizi oleh persagi, edukasi kesehatan oleh mahasiswa yang turun langsung ke masyarakat juga dilaksanakan kegiatan Germas Hidup Sehat melalui aktifitas fisik seperti Gerak Jalan Sehat untuk warga desa Pandau Jaya, Senam sehat lansia dan senam zumba bagi yang tidak kuat untuk gerak jalan.
Dia mengatakan, bahwa pemerintah telah berupaya dengan maksimal untuk mengatasi wabah COVID-19 salah satunya melalui vaksinasi, dimana capaian untuk vaksin II dan lansia masih sangat rendah cakupannya. Padahal pada usia di atas 60 sangat rentan dan memiliki resiko kematian lebih tinggi jika terpapar virus corona.
Untuk itu perlu dikejar bagaimana pada kelompok rentan ini dapat terlindungi dan target herd immunity tercapai tepat waktu.
Kadiskes juga menyampaikan, terimakasih kepada Kemenkes RI atas ditunjuknya Riau sebagai salah satu lokus percontohan penggerakan komunitas dalam percepatan vaksinasi COVID-19, terutama memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksin untuk melindungi diri dan orang lain dari virus Corona.
"Kegiatan kolaborasi seperti ini sangat bagus untuk dikembangkan selain masyarakat mendapatkan edukasi, mereka juga mendapat hiburan. Oleh sebab itu kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan akan dapat dilaksanakan juga di desa-desa lain jika ada kegiatan desa apalagi didukung oleh mitra-mitra seperti rumah sakit, apotik dan dunia usaha dan organisasi kesehatan ungkapnya ketika diminta komentarnya terhadap gelaran kegiatan hari ini," katanya.
Lebih jauh, Kepala Dinas Kesehatan yang baru dilantik Jumat lalu ini juga menambahkan bahwa Desa Pandau Jaya adalah salah satu desa yang ditunjuk oleh kementerian kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan secara kolaboratif terutama tentang vaksinasi COVID-19.