• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Antisipasi Penyebaran Virus LSD pada Sapi, Dinas PKH Riau Lakukan Penyekatan Lokasi

MD Yasir

Jumat, 11 Maret 2022 19:21:55 WIB
Cetak
Antisipasi Penyebaran Virus LSD pada Sapi, Dinas PKH Riau Lakukan Penyekatan Lokasi

PEKANBARU, Beritaone.id - 242 ekor sapi di Riau terpapar virus Lumpy Skin Disease (LSD). Untuk menindaklanjuti penyebaran virus tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, bergerak cepat melakukan penyekatan dan pengawasan di lokasi terdampak.

"Langkah-langkah pertama yang akan dilakukan nantinya adalah masalah penyekatan lokasi yang terdampak LSD ini. Sapi yang ada di lokasi itu akan dilakukan pengawasan secara ketat. Jangan sampai sapinya keluar dari lokasi tersebut," kata Kepala Dinas PKH Riau, Herman, usai pertemuan bersama Kepala Balai Besar Pelatihan dan Karantina Hewan (BBPKH) Cinagara Wisnu Wasesa Putra, di Kediaman Gubri, Jumat (11/3/2022).

Ia menerangkan, sapi yang terdampak LSD ini akan diobati. Namun terangnya, saat ini ada beberapa indikasi sudah ada pemulihan dari para sapi tersebut meskipun vaksinnya belum datang.

"Nah sapi yang terdampak ini akan kita obati, ada beberapa indikasi sudah ada pemulihan meskipun vaksin nya belum datang. InsyaAllah nanti kalau vaksin nya sudah datang langsung kita laksanakan vaksinasi," ucapnya.

Herman mengaku, untuk mempersiapkan vaksinasi ini, sudah disiapkan tenaga vaksinator yang sudah dibuatkan SK nya sebanyak 180 orang yang terdiri dari 12 kabupaten/kota di Riau.

"InsyaAllah secepatnya datang langsung kita vaksin," sebutnya.

Ia menambahkan, walaupun vaksinnya belum datang, tapi obat-obatan seperti vitamin, antibiotik dan lainnya sudah diberikan kepada sapi yang terkena LSD.

"Kalau kemarin rata-rata sapinya tidak mau makan karena LSD itu, dan Alhamdulillah hari ini sudah mau makan, benjolan nya pun mengecil. InsyaAllah dalam waktu tidak begitu lama bisa selesailah," ucapnya.

Kadis PKH mengungkapkan, rencana vaksinasi ini akan dilakukan di daerah terdampak LSD dan beberapa daerah lainnya yang tenaga vaksinator nya sudah standby.

"Vaksin nya belum datang, vaksinnya akan kita lakukan di daerah terdampak dan beberapa desa langsung kita vaksin di sana.

Dan tenaga vaksin nya sudah standby, Alhamdulillah vitamin, antibiotik sudah kita lakukan," tuturnya.

Untuk diketahui, sebelumnya dijelaskan Herman, ada 7 daerah yang ditemukan LSD ini. Di antaranya Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 114 ekor sapi, Pelalawan 25 ekor, Kampar 8 ekor, Dumai 20 ekor, Bengkalis 12 ekor, Indragiri Hilir (Inhil) 13 ekor, dan Siak 50 ekor.

Dari 242 ekor sapi yang terkena penyakit itu, 3 ekor diantaranya mati. Namun, tingkat kematian penyakit sangat kecil maksimal 5 persen. Selain mati, terdapat 13 ekor sapi dipotong paksa oleh peternak, lantaran masyarakat takut sapinya mati. Meski dipotong paksa, daging sapi tetap bisa dikonsumsi. Hal itu karena yang kena penyakit hanya bagian kulit sapi.


 Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:28:34 WIB
Daerah

Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34:56 WIB
Daerah

Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:12:28 WIB
Daerah

Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:16:14 WIB
Daerah

Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:37:08 WIB
Daerah

Wacana Kota Rumbai Kembali Mencuat, Spanduk “Selamat Datang di Kota Rumbai” Terpampang di Jembatan Siak IV

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 11:46:55 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 208 Kali
  • 02
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 238 Kali
  • 03
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 972 Kali
  • 04
    54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
    Dibaca: 203 Kali
  • 05
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 260 Kali
  • 06
    Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
    Dibaca: 201 Kali
  • 07
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 257 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id