Inhu, BeritaOne.id – Menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Polres Indragiri Hulu (Inhu) bersama Pemerintah Daerah setempat melaksanakan langkah proaktif guna memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok. Salah satu tindakan tersebut adalah dengan menggelar operasi pasar yang dilakukan di beberapa titik strategis pada Selasa (4/3/2025).
Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, SIK MSi., melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran SH., mengungkapkan bahwa kegiatan operasi pasar ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Arthur Joshua Toreh STr.K SIK MA., bersama tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhu.
Dalam pelaksanaannya, tim memantau tiga lokasi utama, yaitu Pasar Tradisional Rengat, Gudang Bulog Rengat, serta Toko Sembako Alang Wijaya. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok bahan pokok masih mencukupi dan tidak ada kelangkaan yang berarti. Selain itu, harga sembako terpantau stabil, meskipun beberapa komoditas mengalami fluktuasi harga yang wajar.
Berikut adalah rincian harga bahan pokok hasil pengecekan:
Cabai merah: Rp 48.000/kg (stok 500 kg)
Bawang putih: Rp 45.000/kg (stok 300 kg)
Gula pasir: Rp 19.000/kg (stok 500 kg)
Ayam potong: Rp 30.000/kg (stok 120 kg)
Daging sapi: Rp 150.000/kg (stok 200 kg)
Telur ayam: Rp 28.000/kg (stok 100 kg)
Beras SPHP: Rp 62.500/karung 5 kg (stok 218 ton)
Minyak goreng merek Minyak Kita: Rp 14.700/liter (stok 7,8 ton)
AKP Arthur Joshua Toreh menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok untuk menghindari adanya penimbunan atau praktik curang yang dapat merugikan masyarakat.
“Menjelang Lebaran, harga bahan pokok dan ketersediaan stok masih stabil. Kami bersama Pemda akan terus mengawasi dan menindak tegas mafia sembako yang mencoba melakukan penyelewengan,” ujar AKP Joshua.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan, dengan melaporkan jika menemukan indikasi adanya penyimpangan distribusi atau lonjakan harga yang tidak wajar.
"Masyarakat yang mengetahui adanya penyelewengan atau pelanggaran dapat segera melapor. Kami akan menindaklanjuti setiap laporan secara serius," tegasnya.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Inhu dapat menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang, tanpa harus khawatir akan kelangkaan atau lonjakan harga kebutuhan pokok.**BrOne-05