• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 04 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Intermezzo

Bukan Sumando Langau Ijau, Jadilah Ninik Mamak

Fitri Aisah

Jumat, 31 Januari 2025 23:17:17 WIB
Cetak
Bukan Sumando Langau Ijau, Jadilah Ninik Mamak
Zulpen Zuhri wartawan/pengurus JMSI pusat

Beritaone.id - Sumando adalah sifat seseorang yang digunakan oleh masyarakat asal Sumatra Barat, istilah Sumando di Ranah Minang itu saya ceritakan untuk mengingatkan akan pentingnya menjaga hubungan dalam komunitas, sebab Sumando dalam makna orang minang adalah bagian dari keluarga.

Entah apa pula penyebab saya menanyakan secara detail tentang karakter, Sumando dalam kebudayaan Minang Kabau kepada tiga rekan saya dari ranah minang ini di acara makan malam saat mengikuti Rakernas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), tapi menarik memang untuk dibahas mengingatkan agar jadilah "Sumando Ninik Mamak"

Banyak pembahasan yang kami diskusikan dalam rombongan delegasi JMSI pengurus daerah Provinsi Riau ini, dan terdapat di tengah masyarakat atau bahkan sifat buruk seseorang di komunitas ada di sekitar kita, jika kawan diumpamakan sebagai Sumando, dapat dilihat dari berbagai tipe berdasarkan sifat dan perilaku Sumando itu di komunitas kelompok.

Pertama, Sumando Langau Ijau, sifat Sumando ini selalu menciptakan konflik ditengah ketentraman kelompok. Kelakuannya yang suka mengadu domba dan menimbulkan maslah dalam komunitasnya mungkin membuat hatinya tentram.

Diumpamakan Langau Ijau yang sering membawa masalah dengan menebar fitnah sana sini dan adu domba, sehingga tercipta perselisihan di antara satu sama yang lain dalam komunitas atau kelompok masyarakat.

Digambarkan seperti langau Ijau ''(lalat hijau)" kata Bang Ridho saya menyapanya dia adalah sekretaris JMSI Riau. "Sifat Langau hinggap sana-sini dengan meninggalkan kotoran, dimana kotoran Langau Ijau adalah ulat, akhirnya menggerogoti bekas tempat hinggap Langau Ijau itu," kata Bang Ridha.

"Bahaya Samando Langau Ijau itu ketua pusat, jangan coba coba," kata Bang Ridha kembali menimpali seraya ketawa melihat ke salah satu rekanya seraya mempersilahkan tulislah sebagai berbagai bahan carita perjalanan menuju Rakernas JMSI.

Lain lagi yang istilah Sumando yang kedua disebut "Sumando Kacang Miang" karakter seseorang yang mendapatkan julukan Sumando Kacang Miang dimaknai menjadi sumber masalah atau kegaduhan, sifatnya sering bertindak sembrono, mudah terlibat konflik, dan tidak mampu menjaga keharmonisan dalam komunitas atau keluarganya.

"Sifat Sumando kacang miang sering dianggap sebagai pengganggu, kacang miang tuh kalau disentuh bisa gatal gatal kita," kata Bang Efridel rekan kerja satu kantor saya, beliau pimpinan perusahaan koran harian vokal yang berpusat di Pekanbaru.

Bang Efridel tak mau dibilang dari Padang, dia mengaku dari Lima Puluh Kota masih daerah tanah Minang jugalah. "Tak baguslah tuh sifat Sumando kacang miang," celetuk Bang Efridel, mempertegas sifat Sumando kacang miang.

Yang ketiga adalah sifat "Sumando Lapiak Buruak" pak Tun Akhyar wakil ketua bidang OKK JMSI Riau menimpali, sifat Sumando tersebut orangnya pemalas dan tidak bertanggung jawab ketika diberikan amanah.

"Sifatnya sering bergantung pada orangl ain dalam komunitas itu, atau berada dibawah ketiak seseorang, tanpa memberikan kontribusi yang berarti," pikir saya.

Kehadiran Sumando Lapiak Buruak dalam komunitas hanya menjadi beban, diibaratkan seperti tikar yang sudah usang atau buruk dan tidak berguna.

Dari Tipe tiga Sumando diatas, seperti "abu di atas tunggul," tidak stabil dan mudah terhebus, tidak bisa diandalkan juga. Apakah kawan saya ada memiliki tiga tipe Sumando itu dalam istilah masyarakat Minang kabau tersebut, entalah.

Sifat Sumando yang terbaik adalah yang ke empat ini yaitu "Sumando Ninik Mamak" Seseorang yang punya sifat baik, yang ideal dan dihormati. "Anak dipangku, kemanakan dibimbing, orang kampung dipatenggakan"

Tipe Sumando Ninik Mamak bisa digambarkan sifat seorang teman yang bijaksana, bertanggung jawab, dan dihormati baik di dalam komunitas maupun hingga dikelompok masyarakat yang lebih besar, Sumando Ninik Mamak ini begitu dihargai dan disegani di komunitasnya.

Sifat untuk seorang suami, Sumando Ninik Mamak tidak hanya menjadi ayah bagi anak-anaknya, meski bukan sebagai ketua dalam komunitasnya tapi dia mau membimbing kawan untuk maju bersama sama, serta menjaga kehormatan komunitasnya di mata masyarakat apa tak lagi dituakan berdasarkan kesepakatan dalam komunitasnya.

Sebenarnya, setiap tipe sumando di atas mencerminkan hubungan suami dengan keluarga istri di dalam budaya Minangkabau, yang kami ceritakan umpama dalam komunitas atau kelompok masyarakat.

Yang sangat mengutamakan keharmonisan dan bertanggung jawab adalah "Sumando Ninik Mamak" menjadi gambaran ideal, sedangkan tiga tipe Sumando lainya lainnya mengandung nilai-nilai negatif yang harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari.

Sifat sifat Sumando ini pernah saya dengar diceritakan sahabat saya Sunaryo Ningrat yang bertugas sebagai anggota Polri di Polsek Rengat Barat Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau. Cerita diatas hanya mengisi kekosongan dan pernah saya publish di facbook. Wallahu a'lam bishawab

 

Catatan Zulpen (Wartawan/Pengurus JMSI Pusat)


 Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Intermezzo

Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes

Kamis, 07 Mei 2026 - 14:27:35 WIB
Intermezzo

Suasana Akrab Polres Inhil dan JMSI Inhil di Buka Puasa Bersama: Sinergi Makin Erat, Informasi Makin Tepat

Senin, 16 Maret 2026 - 21:59:39 WIB
SMA N 1 Rengat Barat Juara 1

Kejari Inhu Gelar Lomba Debat dan Yel-yel Anti Korupsi Peringati Hakordia 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 19:58:08 WIB
Kampanye Anti Korupsi

Wujudkan Desa Bersih Korupsi, Kejari Inhu Dorong Transparansi Lewat Edukasi Hakordia 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:10:05 WIB
Bantu Perbaikan Jalan

Ketua DPRD Inhu Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Nurul Hikmah Talang Jerinjing

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:12:09 WIB
Intermezzo

Gerakan Sadar Pencatatan Nikah Disosialisasikan di Baturijal Barat

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:00:54 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 239 Kali
  • 02
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 427 Kali
  • 03
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 231 Kali
  • 04
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 325 Kali
  • 05
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 359 Kali
  • 06
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 346 Kali
  • 07
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 388 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id