• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Ahad, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Peristiwa

Saudi Buka Peluang bagi Pekerja Formal RI, Ada 8 Juta Lowongan

MD Yasir

Senin, 21 Februari 2022 11:03:14 WIB
Cetak
Saudi Buka Peluang bagi Pekerja Formal RI, Ada 8 Juta Lowongan

RIYADH, Beritaone.id - Pemerintah Arab Saudi membuka peluang bagi tenaga kerja formal atau profesional dari Indonesia yang ingin mencari nafkah di Arab Saudi.

Sedikitnya 8 juta lowongan pekerjaan di Arab Saudi tersedia bagi pencari kerja dari Indonesia, terutama bagi tenaga-tenaga medis seperti perawat, bidan, hingga dokter.

Pernyataan ini disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, saat menemui sejumlah wartawan dan pimpinan media di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, Arab Saudi hari Minggu (20/02).

"Ada delapan jutaan lowongan pekerjaan untuk profesional atau sektor formal dan tiga juta untuk sektor informal," kata Abdul Aziz didampingi Wakil Duta Besar dan sejumlah diplomat lain.

Selama ini, untuk memenuhi kekurangan kebutuhan tenaga medis di Arab Saudi banyak diisi oleh tenaga-tenaga profesional dari Palestina, Suriah, Mesir dan India. Selain tenaga medis, Arab Saudi juga membutuhkan tenaga-tenaga profesional di bidang pendidikan seperti guru dan dosen.

"Peluang ini sangat bagus karena pasti akan membawa peningkatan kemampuan bagi tenaga profesional dari Indonesia," kata Abdul Aziz.

Tingginya peluang kerja tersebut membuat KBRI Arab Saudi akan lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan sektor formal dibanding sektor informal. Tidak bisa dipungkiri, selama ini citra Indonesia di Arab Saudi tidak begitu baik karena dianggap hanya bisa mengirimkan tenaga kerja informal.

"Sekarang kami akan fokus ke tenaga profesional, walaupun kami tetap akan siap melayani tenaga kerja non-formal," imbuh Abdul Aziz.

Untuk menyiapkan hal ini, KBRI Arab Saudi telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Tenaga Kerja Indonesia. Menurut Abdul Aziz, Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia juga telah melakukan sejumlah pembicaraan dengan Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi untuk menyusun pengaturan teknis pengiriman tenaga kerja profesional dari Indonesia.

Pengaturan teknis ini sangat perlu untuk menjamin hak pekerja dari Indonesia di Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi sendiri sejak Maret 2021 telah mengeluarkan Initiative Labour Reform atau Inisiatif Reformasi Ketenagakerjaan untuk memperbaiki sistem
ketenagakerjaan mereka.

Pernyataan ini disampaikan oleh Suseno Hadi, Atase Tenaga Kerja KBRI di Arab Saudi saat mendampingi Duta Besar Abdul Aziz Ahmad.

"Ada tiga jenis perlindungan dari pemerintah Arab Saudi terhadap para buruh migran. Pertama, perlindungan kontrak hubungan kerja. Kedua, pengawasan kelancaran dan kuantitas gaji. Ketiga, penyiapan proses fasilitasi penyelesaian sengketa tenaga kerja," kata Suseno Hadi.

Pemerintah Arab Saudi juga telah melakukan transformasi digital untuk membenahi sistem ketenagakerjaan di negara mereka. Misalnya, aplikasi Qiwa untuk memantau perlindungan kontrak hubungan antara pekerja dengan pihak yang mempekerjakannya.


Sumber : Cnnindonesia.com /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Peristiwa

Dua Anggota Polri Gugur, TNI AD Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13:22 WIB
Peristiwa

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47:14 WIB
Peristiwa

Update Bencana Sumatera: 145 Korban Belum Ditemukan

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:42:25 WIB
Peristiwa

9 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Sitaro

Senin, 05 Januari 2026 - 22:40:05 WIB
Peristiwa

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Ahad, 04 Januari 2026 - 21:43:07 WIB
Peristiwa

Nahas, Kades Braja Asri Tewas Diserang Gajah Hutan Way Kambas

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:40:04 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai
14 Agustus 2026
Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
13 Agustus 2026
Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
12 Agustus 2026
54 Rumah Eks Pejuang Timtim Ambruk, MAKI Desak Kejagung Caplok Kasus dari Kejati NTT
12 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
12 Agustus 2026
Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa
12 Agustus 2026
Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
11 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Wanita Muda Ditangkap Polisi, 3,88 Gram Sabu Ditemukan di Kamar
    Dibaca: 224 Kali
  • 02
    Laptop Gaming Tipis dan Portabel 2026: Apakah ASUS ROG™ Zephyrus G16 Layak Dibeli?
    Dibaca: 963 Kali
  • 03
    Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi
    Dibaca: 242 Kali
  • 04
    Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah Bergulir, Dua Pelapor Diperiksa Penyidik
    Dibaca: 246 Kali
  • 05
    Kasus Korupsi Rumah Eks Pejuang Timtim Masih Diselidiki, Komisi Kejaksaan Desak Kejati NTT Tuntaskan
    Dibaca: 237 Kali
  • 06
    Dodi Irawan dan Iskandar Zulkarnain Bawa Pesan Budaya Lewat Puisi “Laksamana Riau”
    Dibaca: 318 Kali
  • 07
    Rawat Jalan dan Kurangi Debu, PT PAS Mitra Agrinas Beri Manfaat bagi Warga Danau Rambai
    Dibaca: 313 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id