• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Politik

PDIP jadi Penentu Poros Ketiga, Edy Natar -Harris atau Abdul Wahid SF Harianto

Fitri Aisah

Senin, 05 Agustus 2024 13:58:23 WIB
Cetak
PDIP jadi Penentu Poros Ketiga, Edy Natar -Harris atau Abdul Wahid SF Harianto

Pekanbaru, BeritaOne.id - Koalisi untuk pembentukan poros ketiga di Pemilihan Gubernur Riau  setelah Nasir-Warda yang diusung Demokrat, Gerindra, PAN, PPP dan Syamsuar- Mawardi yang diusung Golkar dan PKS sampai saat ini belum menemukan kesepakatan dengan partai yang masih tersisa, Nasdem, PDIP dan PKB.

Berdasarkan informasi yang diterima hingga saat Ini di PDIP  masih tarik menarik antara pasangan Brigjend TNI (Pur) Edy Natar- H.M Haris dan Abdul Wahid dan SF Harianto.

Klaim mengklaim antara dua kubu pun saling terjadi. Sebagai partai pemenang Pemilu di Riau, PDI Perjuangan memiliki bergaining kuat, apalagi posisi ketua DPRD Riau ditangannya.

Sehingga menurut kabar yang beredar, partai banteng ini ingin  Calon Gubernurnya harus PDIP yang memiliki 11 kursi di DPRD Riau.

Sementara itu sebelumnya Abdul Wahid mengatakan jika dirinya akan menjadi Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernurnya SF Hariyanto pada rencana koalisi poros baru tersebut.

Namun PDI Perjuangan menginginkan SF Hariyanto menjadi Bacalon Gubernur dan Abdul Wahid sebagai Bacalon wakil Gubernur.

Hanya saja, tawaran dari PDI P ini mendapat penolakan dari ketua DPW PKB Riau itu, karena Abdul Wahid ingin maju sebagai orang nomor satu, jika maju sebagai wakil saja, Wahid lebih memilih tetap di Senayan sebagai anggota DPR RI.

Sehingga koalisi ini sampai sekarang belum terwujud, dan belum ada rencana untuk diumumkan dalam waktu dekat, karena masih terus berdinamika.

Apalagi sejumlah kader PDI P sebelumnya sudah terang-terangan menyatakan mendukung SF Hariyanto di Pilkada Gubernur Riau.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Riau Kaderismanto mengatakan sampai saat ini masih dilakukan komunikasi untuk pembahasan poros baru di Pilgub Riau.

Sementara itu dalam Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada di Hotel Arya Duta, Pekanbaru, Minggu, (4/8/2024) Sekjend DPP PDIP Hasto Krisdayanto yang sudah diagendakan membuka acara justru tidak hadir meskipun yang bersangkutan sudah tiba di Pekanbaru.

Hasto justru diwakili membuka acara oleh pengurus DPP PDIP Dedy Sitorus. Dalam sambutannya Dedy Sitorus mengatakan untuk Riau, Calon Gubernurnya harus kader atau mereka yang dikaderkan PDIP.

"Kitakan pemenang dengan kursi terbesar, wajar kalau Calon Gubernurnya dari PDIP,'' ujar Dedy.

Sementara itu dalam acara tersebut terlihat Ketua PKB Riau Abdul Wahid berbaju merah. Sementara Edy Natar justru tidak mendapat undangan.

"Saya tak mendapat undangan, makanya tadi pagi saya ditelepon Ketua PDIP Riau add Zukri mempertanyakan mengapa saya tidak hadir,'' ujar Edy Natar.**BrOne-05


 Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Politik

Prabowo Diminta Akhiri Kebrutalan Demokrasi Liberal

Sabtu, 03 Januari 2026 - 23:29:47 WIB
Politik

Optimisme Masyarakat ke Purbaya Munculkan Fenomena Makan Tabungan

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:10:59 WIB
Politik

Purbaya Puji Perbaikan Bea Cukai, Meski Sempat “Perlu Digebuk Dikit"

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:32:08 WIB
Politik

Pelepasan 1,6 Juta Hektar Hutan Era Zulhas Bukan Izin Sawit, tapi Tata Ruang

Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:59:02 WIB
Politik

Prabowo-Gibran Hadir di HUT ke-61 Golkar

Jumat, 05 Desember 2025 - 22:44:51 WIB
Politik

Purbaya Tepis Keras Kabar Bersitegang dengan DPR Soal Pajak Baru

Selasa, 02 Desember 2025 - 15:11:09 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
15 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 266 Kali
  • 02
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 243 Kali
  • 03
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 216 Kali
  • 04
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 469 Kali
  • 05
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 294 Kali
  • 06
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 322 Kali
  • 07
    Boyamin MAKI: Presiden Prabowo Bisa Copot Wamen PU Diana di Kasus Rumah Eks Pejuang Timtim
    Dibaca: 340 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id