• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Selasa, 07 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Peristiwa

Resign Kerja Demi Bantu Bapak Jaga Warung, Pria Ini Mendadak Kaya

Fitri Aisah

Ahad, 19 Mei 2024 07:58:50 WIB
Cetak
Resign Kerja Demi Bantu Bapak Jaga Warung, Pria Ini Mendadak Kaya
Toby To Yan Choi .

Jakarta, BeritaOne.id - Apa jadinya jika ada orang yang kuliah di kampus bergengsi dan sudah punya pekerjaan dengan gaji besar, tapi kemudian memilih resign dan membantu orang tua menjaga warung di pasar? Demikianlah yang dilakukan pemuda asal Hong Kong, Toby To Yan Choi.

Toby adalah sarjana ekonomi lulusan kampus peringkat ke-29 terbaik di dunia, yakni University of California, AS. Dia bekerja di salah satu perusahaan dengan waktu kerja 40 jam seminggu. Kerjanya hanya berada di depan komputer dan tentunya di ruangan ber-AC. Soal gaji, tentu dia mendapatkan lebih dari cukup.

Namun, di tengah jalan, kenyamanan tersebut diusik sang ayah. Ayah meminta Toby pulang kampung ke Hong Kong untuk membantu dirinya menjaga warung makanan di pasar. Warung tersebut sudah berdiri sejak 1980-an dan sudah berjasa besar bagi keluarga. Para pengurus yang menua membuat usaha tersebut di ujung tanduk. Toby tak punya pilihan lain.

"Saya merasa dia sudah kerja sepanjang hidup untuk saya. Sekarang, saya harus membalas budi upayanya," ungkap Toby kepada Insider, dikutip Sabtu (18/5/2024).

Pulang kampung ke Hong Kong praktis mengubah rutinitas pekerjaan Toby. Tak ada lagi tugas dan jam kerja pasti. Di warung, Toby bekerja 90 jam seminggu tanpa henti, dari jam 11 siang sampai jam 2 dini hari. Lalu, dia juga diharuskan multitasking menjadi koki, pelayan, hingga bagian pemasaran.

Toby merasa pekerjaannya ini penuh tantangan. Dari segi operasional, dia kesulitan karena harus mengurusi semua bagian di warung. Tak ada orang yang melamar kerja di warung punya bapaknya itu karena dianggap kuno. Lalu, dia juga harus menjaga hubungan dengan berbagai macam vendor kerjasama.

Dan yang terpenting adalah soal keuntungan. Toby harus mengatur cara agar bisa menjaga kualitas makanan yang berbanding lurus dengan harga makanan dan keuntungan yang diperoleh. Alhasil, dia merumuskan trik menarik: menjual makanan dengan porsi banyak, tapi harga masih masuk akal.

Dia mengatakan biasanya orang akan menghabiskan uang US$13-19 dalam sekali makan. Baginya, itu harga yang murah untuk standar hidup di Hong Kong yang jadi salah satu kota termahal di dunia. Berkat cara tersebut, warung makanan Toby laris dikunjungi banyak orang.

"Warung kami telah jadi tempat favorit selama bertahun-tahun," ungkapnya.

Meski awalnya harus keluar dari zona nyaman dan terpaksa terseok-seok, Toby kini mulai merasakan manisnya berbisnis. Berkat bantu bapak menjaga warung di pasar, dia mengaku penghasilannya kini sudah dua kali lipat lebih besar dari penghasilan bulanan sebagai akuntan di AS.

Dia memang tak menyebut berapa nominalnya. Namun, situs pencari kerja Indeed menyebut gaji rata-rata akuntan di AS sebesar US$ 4.475 atau Rp71 juta per bulan. Artinya, jika berpatokan pada nominal tersebut, penghasilan bulanan Toby dari warung nasi diprediksi bisa mencapai Rp140-an juta per bulan.

Pada titik ini, dia merasa senang karena bisa membantu bisnis keluarga dan berkontribusi dalam melestarikan budaya kuliner Hong Kong.

"Menjadi bagian dari tradisi dai pai dong (red, jenis warung nasi) Hong Kong, saya menyadari kita pasti dapat meningkatkan kesadaran akan hilangnya perusahaan-perusahaan seperti kita," kata Choi.

Kini, dia tak sendirian menjaga warung. Sudah ada adiknya yang ikut membantu. **BrOne-05


Sumber : CNBC /  Editor : Robby

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Peristiwa

Dua Anggota Polri Gugur, TNI AD Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13:22 WIB
Peristiwa

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47:14 WIB
Peristiwa

Update Bencana Sumatera: 145 Korban Belum Ditemukan

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:42:25 WIB
Peristiwa

9 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Sitaro

Senin, 05 Januari 2026 - 22:40:05 WIB
Peristiwa

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Ahad, 04 Januari 2026 - 21:43:07 WIB
Peristiwa

Nahas, Kades Braja Asri Tewas Diserang Gajah Hutan Way Kambas

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:40:04 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 230 Kali
  • 02
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 317 Kali
  • 03
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 286 Kali
  • 04
    19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
    Dibaca: 260 Kali
  • 05
    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
    Dibaca: 283 Kali
  • 06
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 340 Kali
  • 07
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 548 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id