• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Peristiwa

Pesawat Menukik dan Tegak Lagi, Penumpang Beterbangan, Ada Patah Tulang dan Pingsan

Redaktur

Selasa, 12 Maret 2024 19:46:59 WIB
Cetak
Pesawat Menukik dan Tegak Lagi, Penumpang Beterbangan, Ada Patah Tulang dan Pingsan
Pesawat Latam Airlines.

Jakarta, BeritaOne.id - Peristiwa mencekam terjadi dalam penerbangan pesawat Boeing milik Latam Airlines saat penerbangan dari Australia menuju Selandia Baru pada Senin (11/3/2024).

Kejadian horor dalam penerbangan pesawat Latam Airlines nomor LA800 itu diceritakan Brian Jokat (61), salah seorang penumpang berkebangsaan Kanada yang tinggal di Inggris. Brian mengaku saat itu sedang dalam perjalanan berlibur ke berbagai tempat di dunia selama tiga minggu.

"Saya sedang tidur lelap di pesawat dan hal berikutnya yang saya tahu, ada banyak tubuh yang melayang melewati saya dan naik ke atap pesawat dan itu sungguh menakutkan," katanya, dikutip dari NY Post, Selasa (12/3/2024).


"Rasanya seperti tidak nyata, rasanya seperti mimpi… tapi kemudian seorang pria turun dari atap untuk memukul sandaran tangan di sebelah saya dan itu menjadi sangat nyata, sangat cepat. Saya yakin kami akan terjatuh. Saya menerima kenyataan bahwa ini di luar kendali saya. Rasanya semuanya akan berakhir," sambung dia.

Setidaknya 50 penumpang pesawat terluka ketika jet 787 Dreamliner tiba-tiba menukik tajam, memaksa beberapa orang keluar dari tempat duduknya. Beberapa orang membentur langit-langit dengan sangat keras hingga sebagian langit-langitnya robek, menurut Brian Jokat dan seperti yang terlihat dalam gambar yang diperoleh The Post.

Video viral memperlihatkan seorang penumpang terbaring tak sadarkan diri di tengah lorong, sedangkan yang lain memegangi kepala mereka karena kesakitan dan syok. Pesawat berada sekitar satu jam dari tujuannya saat kejadian terjadi.

"Pesawat itu menukik dan kemudian hampir tegak lagi beberapa detik kemudian," kata Jokat kepada The Post.

Ada yang Patah Tulang hingga Pingsan

Pesawat yang dioperasikan maskapai Cile itu membawa 263 penumpang dan sembilan awak, melakukan perjalanan dari Sydney ke Auckland. Jokat menggambarkan sisa penerbangan itu sebagai situasi yang 'menakutkan' bagi penumpang yang terluka. Jokat mengaku menyaksikan seorang pria yang duduk di depannya menabrak langit-langit dan tampaknya mengalami patah tulang rusuk.

"Orang-orang dirawat oleh berbagai dokter di pesawat yang langsung bertindak saat itu," jelasnya.

Setelah Boeing 787-9 Dreamliner mendarat dengan selamat di Auckland, kru darurat merawat 50 orang di dalamnya, kata perusahaan ambulans lokal Hato Hone St. John dalam sebuah pernyataan kepada ABC News Australia.

Saat itulah, Jokat melihat beberapa orang dalam posisi 'horizontal' di lantai dan seorang lain tampaknya tidak bergerak sama sekali.

"Beberapa orang mengalami luka serius dan berdarah," sambung dia.

"Ada beberapa orang yang memakai penyangga leher yang horizontal menunggu perawatan setelah saya turun dari pesawat dan saya tahu ada satu orang di belakang yang memerlukan perhatian serius."

12 Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Jokat mengaku sempat bertanya kepada kapten pesawat itu tentang apa yang terjadi saat berpapasan.

"Dia mengatakan bahwa dia kehilangan kendali atas panel instrumennya dan panel itu menjadi kosong selama sepersekian detik. Tidak ada peringatan," klaim Jokat.

"Itu langsung turun sekitar 400 kaki, kata mereka, dan sisanya tinggal sejarah."

Sebanyak 12 orang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan seorang dilaporkan dalam kondisi serius, menurut layanan ambulans. Namun, Jokat yang mengenakan sabuk pengaman tidak terluka.

Penumpang lain mengungkapkan bahwa banyak penumpang yang tidak memasang sabuk pengaman melayang di dalam kabin. "Darah berceceran di langit-langit, orang-orang [terbang] dan langit-langit pesawat pecah," kata penumpang yang diidentifikasi sebagai Valentina, kepada afiliasi CNN, RNZ.

Dalam sebuah pernyataan, Latam Airlines mengonfirmasi penerbangan tersebut mengalami 'kejadian teknis' yang menyebabkan 'pergerakan kuat'. Juru bicara maskapai tersebut juga mencatat bahwa penerbangan tersebut 'mendarat di Bandara Auckland sesuai jadwal'.

"Akibat insiden tersebut, beberapa penumpang dan awak kabin terkena dampaknya," kata juru bicara tersebut dalam pernyataannya kepada New Zealand Herald.

"Mereka segera menerima bantuan dan dievaluasi serta dirawat oleh staf medis di bandara sesuai kebutuhan."

Reaksi Boeing

Seorang juru bicara menyatakan bahwa LATAM Airlines menyesali 'ketidaknyamanan dan cedera yang mungkin ditimbulkan oleh situasi ini kepada penumpangnya', dan menegaskan kembali 'komitmennya terhadap keselamatan sebagai prioritas dalam kerangka standar operasionalnya'. Penumpang juga diberikan akomodasi semalam, menurut laporan lokal.

Penerbangan pengganti ke Santiago, Chile, telah dijadwalkan pada Selasa (12/3/2024) malam, ABC News melaporkan. LATAM Airlines sedang melakukan perjalanan dari Sydney ke Chile dengan singgah di Selandia Baru, pada saat terjadi masalah 'teknis'.

Insiden menakutkan ini terjadi saat produsen pesawat Boeing berada di bawah pengawasan ketat setelah insiden baru-baru ini, termasuk ledakan panel badan pesawat di tengah penerbangan pada jet Alaska Airlines dan pesawat 787 yang tampaknya sayapnya diperbaiki dengan selotip.

Boeing mengatakan kepada The Post pada Senin, waktu setempat, bahwa mereka 'berusaha mengumpulkan lebih banyak informasi' tentang penerbangan LATAM dan 'akan memberikan dukungan apa pun yang dibutuhkan pelanggan kami'.

Health Selandia Baru mengonfirmasi mereka masih merawat empat pasien pada Selasa pagi, waktu setempat. Dalam sebuah pernyataan mereka mengatakan mereka telah merawat orang-orang yang menderita 'sejumlah cedera sedang' tetapi semua orang sekarang 'dalam kondisi stabil'.**fit


Sumber : Liputan6.com /  Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Peristiwa

Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:20:00 WIB
Peristiwa

Dua Anggota Polri Gugur, TNI AD Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13:22 WIB
Peristiwa

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47:14 WIB
Peristiwa

Update Bencana Sumatera: 145 Korban Belum Ditemukan

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:42:25 WIB
Peristiwa

9 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Sitaro

Senin, 05 Januari 2026 - 22:40:05 WIB
Peristiwa

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Ahad, 04 Januari 2026 - 21:43:07 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 274 Kali
  • 02
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 370 Kali
  • 03
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 259 Kali
  • 04
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 285 Kali
  • 05
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 326 Kali
  • 06
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 301 Kali
  • 07
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 552 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id