• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Pernyataan Rawa El Amadi Tak Berdasar, Emri: Apa yang Dibohongi, Itu Angka Resmi BPS

Redaktur

Ahad, 16 April 2023 17:55:33 WIB
Cetak
Pernyataan Rawa El Amadi Tak Berdasar, Emri: Apa yang Dibohongi, Itu Angka Resmi BPS

Pekanbaru, BeritaOne.id - Kepala Bappeda Litbang Provinsi Riau, Emri Juliharnis, Ph.D mengaku heran dengan pernyataan Rawa El Amadi yang menuding Pemprov Riau membohongi rakyat menyangkut angka pertumbuhan ekonomi dan kesenjangan yang terjadi di daerah.

Pasalnya, angka pertumbuhan ekonomi itu dirilis secara resmi dan berkala oleh BPS Provinsi Riau.

"Bagaimana kita membohongi? Itu kan secara resmi dirilis oleh BPS. Baik soal ekonomi, kemiskinan maupun soal pengangguran. Bukan Pemprov Riau yang buat angka-angka itu," tegas Emri di Pekanbaru, pada Minggu (16/04/2023).

Hal senada disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Asep Riyadi, S.Si, MM.

Ia bahkan siap memberikan penjelasan secara panjang lebar jika diperlukan. Termasuk oleh Rawa.

"Semua kan terbuka saja. Kalau mau melihat angka-angka yang lebih rinci, buka saja website BPS. Semuanya ada. Bagaimana membohongi," ucap Asep, menegaskan.

Asep menyebut pernyataan Rawa yang melihat ekonomi Riau dari dua sisi, yaitu ekonomi yang berbasis industri besar seperti minyak, sawit, dan bubur kertas, serta ekonomi masyarakat yang umumnya masih dominan berbasis konsumsi, sebagai perbandingan yang tidak fair.

"Terminologinya tidak benar atau tidak tepat. Kalau mau membandingkan harus fair, silahkan bandingkan antar waktu (melihat progres), bandingkan antar skala usaha," ulas Asep.

"Kalau mau membandingkan komponen konsumsi rumahtangga? Silahkan bandingkan dengan konsumsi pemerintah, investasi, dan ekspor-impor. Bukan seperti itu (seperti pandangan Rawa)," tambahnya meluruskan.

Asep menyebut bahwa ekonomi secara umum memang dikuasai oleh konglomerasi. "Secara nasional sama saja, memang begitu. Tidak hanya di Riau," tegasnya.

Justru, tegas Asep, kalau ingin melihat lebih jauh, pertanyaan yang tepat adalah, apakah pertumbuhan ekonomi suatu daerah itu berkualitas atau tidak.

"Ini bisa dilihat misalnya, tenaga kerjanya bagaimana, ekspornya seperti apa," lanjut Asep.

Jika investasi banyak masuk, lalu bisa menyerap banyak tenaga kerja, tentu ini akan sangat berpengaruh kepada pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran.

Faktanya, dari tahun ke tahun, investasi banyak masuk ke Riau. Bahkan Riau menjadi provinsi dengan realisasi investasi nomor lima tertinggi di Indonesia. Nomor satu di Pulau Sumatera.

Ekspor Riau juga termasuk yang tertinggi di Indonesia.

Berikut informasi terkait target dan capain realisasi investasi di Provinsi Riau sejak 2019 s/d 2022.

- 2019 
Target : Rp 24 Triliun
Realisasi : Rp 41, 8 Triliun
Capaian : 174,17 %
Peringkat : Nomor 1 di Sumatera dan nomor 6 Nasional

- 2020
Target : Rp 40,8 Triliun
Realisasi : Rp 49,6 Triliun
Capaian : 121,64 %
Peringkat : Nomor 1 di Sumatera dan nomor 6 Nasional.

- 2021
Target : Rp 49,1 Triliun
Realisasi : Rp 53, 1 Triliun
Capaian : 108,15 %
Peringkat : Nomor 1 di Sumatera dan nomor 5 Nasional

- 2022
Target : Rp 60,4 Triliun
Realisasi : Rp 82, 5 Triliun
Capaian : 135,8%
Peringkat : Nomor 1 di Sumatera dan nomor 5 Nasional.

Investasi telah menyerap Tenaga Kerja Indonesia sebagai berikut:
-2019 sebanyak 61.338 orang.
-2020 sebanyak 123.126 orang.
-2021 sebanyak 61.195 orang.
-2022 sebanyak 50.888 orang.

Asep menegaskan bahwa kemajuan ekonomi suatu daerah tidak bisa terlepas dari investasi dan industrialisasi.

"Kalau kita tidak pro investasi dan industrialisasi. Kita tak akan maju. Semua nanti akan tergantung kepada pemerintah," ucapnya, memperingatkan.

Lampaui Target

Sebelumnya kepada sejumlah media,  pengamat ekonomi yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, Assoc. DR. H. Edyanus Herman Halim, SE., MS, menyebut bahwa capaian kinerja pasangan Gubri dan Wagubri H Syamsuar-Edy Natar, sudah jauh melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2019-2024.

“Walaupun sempat diterpa bencana Covid 19 yang menyebabkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan terkontraksi sangat tajam, namun recovery-nya dapat kembali menyesuaikan dengan dinamika masyarakat yang ada,” ujar Edyanus ketika itu (28/02/2023).

Dijelaskannya, dalam RPJMD 2019-2024 ditargetkan pertumbuhan ekonomi Riau harus mencapai 3,1 persen sampai dengan 3,75 persen.

Tapi, ternyata sampai akhir tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Riau sudah berada pada tingkat yang sangat signifikan, yakni sebesar 4,55 persen.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa karena ternyata secara spasial, pada tahun 2022 ini Provinsi Riau mampu berkontribusi sebesar 5,18 persen terhadap perekonomian nasional," ulasnya.

Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia atau PDRB terbesar di luar Pulau Jawa.

"Sudah selayaknyalah kita memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Riau, karena sudah mampu membalikkan situasi keterpurukan ekonomi akibat bencana Covid-19 kepada keadaan yang malah jauh lebih tinggi dari target yang direncanakan sebelumnya sebagaimana yang diamanatkan rakyat Riau, melalui keputusan para wakil rakyat dalam RPJMD,” paparnya lagi.

Membaiknya pertumbuhan ekonomi Riau, lanjut Edyanus, memberi dampak yang sangat positif pada kesejahteraan masyarakat yang tercermin dari profil ketenagakerjaan dan kemiskinan.

Pada tahun 2022 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Riau hanya sebesar 4,37 persen yang berarti lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 4,42 persen. Capaian tahun 2022 ini sudah mendekati Target RPJMD 2019-2024 sebesar 3,74 persen.

Sementara dari aspek penduduk miskin capaian yang diperoleh juga sangat signifikan. Jumlah penduduk miskin tinggal 6,78 persen. Turun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 7,12 persen. Capaian tahun ini sudah mendekati target RPJMD 2019-2024 yang menetapkan target penduduk miskin sebesar 6,05 persen.

Disisi lain kesejahteraan penduduk di pedesaan terlihat semakin meningkat yang tercermin dari naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) dari 133,68 menjadi 139,27.

Keberhasilan memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau juga patut diapresiasi, karena target pengurangan kesenjangan perekonomian sebagaimana yang diamanahkan oleh RPJMD 2019-2024 sudah mampu direalisir, meskipun saat ini baru sampai tahun 2022 dan masih dalam rangka pemulihan akibat bencana covid 19.

Kondisi ini tercermin dari Angka indeks Gini Rasio yang sudah berada pada posisi 0,326 yang berarti sudah lebih baik dari target capaian yang ditetapkan RPJMD 2019-2024 sebesar 0,334.

Semakin baiknya perekonomian Riau dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang ditinjau dari berbagai indikator tersebut, juga dapat diamati dari aspek kemandirian daerah Riau yang semakin tinggi.

Kemampuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dijadikan cermin membaiknya perekonomian daerah dan dinamika kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi ketika penerimaan pendapatan asli daerah tersebut jumlahnya sudah dapat melebihi pendapatan dana-dana transfer dari pemerintah pusat. Kemandirian daerah akan berimplikasi pada keleluasan pemerintah daerah mengalokasikannya pada sektor-sektor strategis di daerah tanpa dipengaruhi oleh campur tangan pemerintah pusat," sebutnya.

Sampai dengan tahun 2022 ini, Tingkat Kemandirian Daerah Provinsi Riau telah mencapai 54,31 persen. Artinya, sejak proses otonomi daerah diberlakukan di Indonesia maka baru pada periode pemerintahan Riau sekaranglah Provinsi Riau ini mampu menunjukkan kemandiriannya dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah.

Di sisi lain, angka Stunting di Provinsi Riau hingga akhir 2022 juga bisa ditekan ke angka 17 persen.

Jangan Asbun

Di sisi lain, penasehat ahli Gubernur Riau bidang Informasi dan Komunikasi, H Dheni Kurnia menyarankan agar pengamat seperti Rawa El Amadi tidak asbun.

"Jangan karena ingin beda, ingin viral, bikin pernyataan yang aneh-aneh. Asbun. Katanya dosen pascasarjana," sindir Dheni.

Dheni menyinggung pernyataan Rawa yang menuding transparansi anggaran di Provinsi Riau masih rendah.

Sejauh ini, terkait masalah transparansi anggaran di Pemprov Riau malah sudah beberapa kali mendapat apresiasi dari berbagai lembaga.

"Kalau Rawa itu tidak gaptek, tinggal buka website e-keuangan.riau.go.id, semuanya bisa dilihat. Tak ada lagi yang bisa disembunyikan. Bahkan APBD tahun sebelumnya pun bisa dilihat. Kurang transparan apa lagi," pungkas mantan Ketua PWI Riau dua periode itu.


 Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:47:39 WIB
Daerah

Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:53:17 WIB
Daerah

PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:42:30 WIB
Daerah

PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50:04 WIB
Daerah

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:50 WIB
Daerah

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:28:34 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 491 Kali
  • 02
    Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
    Dibaca: 266 Kali
  • 03
    CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
    Dibaca: 264 Kali
  • 04
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 445 Kali
  • 05
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 325 Kali
  • 06
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 357 Kali
  • 07
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 393 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id