• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 26 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Peristiwa

Gajah Sumatra Liar di Riau akan Dipantau dengan GPS Collar

MD Yasir

Kamis, 19 Januari 2023 08:06:08 WIB
Cetak
Gajah Sumatra Liar di Riau akan Dipantau dengan GPS Collar

PEKANBARU - Dua unit GPS Collar akan dipasangkan untuk dua ekor gajah liar pada habitat Minas dan Duri. GPS Collar berupa perangkat yang melacak lokasi fauna. 

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama mitra pelaksana Rimba Satwa Foundation (RSF) menyerahkan dua unit GPS Collar kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. 

GPS Collar diserahkan langsung VP Corporate Secretary PHR, Rudi Ariffianto kepada Kepala BBKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan, di Ruang Gajah, Kantor BBKSDA Riau, Selasa (17/1/2023).

Serah terima GPS Collar turut disaksikan Direktur RSF, Zulhusni Syukri serta dihadiri perwakilan Dinas Lingkunan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau hingga camat dan kepala desa Mandau – Pinggir, Bengkalis dan Ukui, Pelalawan.

Dukungan GPS Collar ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR dalam upaya melindungi satwa endemik Gajah Sumatra di Riau. 

Di mana ini merupakan program lanjutan di mana sebelumnya PHR bersama BBKSDA Riau dan RSF sudah memasang tiga unit GPS Collar untuk tiga ekor gajah liar dewasa di SM Balai Raja. 

Sedangkan dua unit GPS Collar yang baru akan dipasang untuk seekor gajah dewasa pada kelompok sebelas di Minas, dan seekor gajah dewasa bernama Getar di Balai Raja, Duri. 

"Ini kelanjutan dari pemasangan tiga GPS Collar sebelumnya yang sudah dipasangkan untuk gajah liar dewasa," kata Rudi, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/1/2023). 

GPS Collar tersebut untuk memantau pergerakan gajah liar. Alat ini akan memberi informasi keberadaan gajah liar sehingga konflik dengan manusia dapat dicegah sejak dini. 

Sejauh ini,  pemasangan GPS Collar berjalan cukup efektif mengurangi interaksi negatif satwa gajah dengan masyarakat sekitar. 

Monitoring gajah dengan GPS Collar sudah menjangkau 32 desa melalui laporan berkala harian sehingga konflik yang menimbulkan kerugian dapat diantisipasi sejak dini. 

"Hal ini sangat bermanfaat untuk mengatasi konflik antara gajah dan manusia, termasuk monitoring dan patroli satwa," kata Rudi.  

Upaya konservasi Gajah Sumatra diperkuat dengan  Program Forestry  yang melibatkan masyarakat di sekitar area jelajah (home range) gajah liar. 

Bersama RSF,  PHR mendorong pemulihan habitat gajah dengan menanam tanaman  pakan di area perlintasan gajah serta menanam tanaman yang rendah gangguan atau tidak disukai gajah namun bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

Total luas area tanam pohon hingga saat ini mencapai 224 hektar tersebar di empat desa dan dua kecamatan di Bengkalis. Pengayaan tanaman pakan di area perlintasan gajah diharapkan dapat mencegah satwa mendekati perkebunan atau permukiman warga.

“Selain memberikan dampak pada satwa dan lingkungan, kita juga memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat yang lebih luas,” kata Rudi.

Sementara itu, Kepala BBKSDA Riau, Genman S Hasibuan mengucapkan terima kasih atas dukungan PHR bagi dunia konservasi. GPS Collar dari PHR dinilai sangat membantu petugas di lapangan dalam melakukan mitigasi konflik gajah dengan manusia.

“GPS Collar yang kita terima dari PT Pertamina Hulu Rokan merupakan alat untuk melakukan deteksi dini keberadaan gajah secara real time. Tentunya dengan kita tahu posisi gajah kita bisa menginformasikan kepada unit-unit mitigasi di lapangan agar bisa melakukan penghalauan sehingga gajah tidak merusak kebun, harta benda termasuk jiwa masyarakat,” ujarnya.

Program kolaborasi konservasi Gajah Sumatera antara PHR - BBKSDA Riau dan penggiat lingkungan ini mendapat apresiasi dari SKK Migas Sumbagut. 

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison berharap kegiatan ini terus berlanjut seiring dengan kegiatan operasi di Wilayah Kerja (WK) Rokan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa mengangkat reputasi PHR dan institusi-institusi yang berkolaborasi di dalamnya. Ini menjadi bagian penting dan harapan kita untuk mewujudkan gajah di hutan Riau tetap lestari, tidak punah dan satu hal menjadi keseharian dengan masyarakat desa hutan semakin harmoni,” kata Yanin, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Program konservasi gajah PHR sebelumnya telah meraih Gold Award pada Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) yang diselenggarakan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Desember 2022 lalu.

Program ini dinilai memiliki keselarasan terhadap 4 aspek penting target SDGs yaitu mengakhiri kelaparan, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, penanganan perubahan iklim, menjaga ekosistem darat dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Selain tugas utama mengamankan kebutuhan energi nasional, PHR turut memusatkan perhatian pada sisi lingkungan dengan fokus pada upaya perlindungan. Konservasi keanekaragaman hayati serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan lingkungan.


Sumber : Mediacenter /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Peristiwa

Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:20:00 WIB
Peristiwa

Dua Anggota Polri Gugur, TNI AD Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13:22 WIB
Peristiwa

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47:14 WIB
Peristiwa

Update Bencana Sumatera: 145 Korban Belum Ditemukan

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:42:25 WIB
Peristiwa

9 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Sitaro

Senin, 05 Januari 2026 - 22:40:05 WIB
Peristiwa

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Ahad, 04 Januari 2026 - 21:43:07 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
25 Agustus 2026
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
    Dibaca: 234 Kali
  • 02
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 533 Kali
  • 03
    Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
    Dibaca: 241 Kali
  • 04
    Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
    Dibaca: 309 Kali
  • 05
    CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
    Dibaca: 302 Kali
  • 06
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 487 Kali
  • 07
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 371 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id