• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 22 Mei 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Intermezzo

Infodunia

Kehidupan di Kota Terdingin di Dunia: Jarang Bepergian, Gali Kubur 3 Hari

MD Yasir

Sabtu, 24 Desember 2022 16:17:09 WIB
Cetak
Kehidupan di Kota Terdingin di Dunia: Jarang Bepergian, Gali Kubur 3 Hari

Jakarta - Yakutsk merupakan kota terdingin di dunia yang terletak di Republik Sakha (Yakutia), Rusia. Di musim dingin Oktober sampai April, suhunya berkisar -30°C hingga -40°C, dan dapat turun sampai -70°C. Bagaimana cara orang Yakutsk bertahan hidup di kota terdingin ini?
Dinginnya Yakutsk dipengaruhi oleh letaknya di dataran tinggi Siberia. Jaraknya pun hanya 450 km dari Lingkar Arktik, seperti dikutip dari Atlas Obscura.

Namun, seperti masyarakat kota pada umumnya, 356.000 warga Yakutsk juga punya bioskop, tempat makan, sekolah, dan fasilitas transportasi umum yang berfungsi sepanjang tahun.

Masalahnya, saat suhu sangat dingin, warga kota Yakutsk tidak bisa berlama-lama di luar rumah. Jika tidak, wajah serta bagian kulit yang terbuka akan mengalami sengatan dingin dan kena radang dingin. Sementara itu, gagang kacamata dari logam bisa menempel ke kulit dan berisiko luka jika ditarik.

Lantas, bagaimana cara orang Yakutsk hidup di kotanya dengan nyaman?

Cara Orang Hidup di Kota Terdingin di Dunia
1. Sepatu, Mantel, dan Topi Bulu Mahal
Pakaian yang tepat sangat penting di Yakutsk, terutama pada musim dingin. Agar dapat kehangatan maksimal, seorang warga Yakutsk perlu memakai pakaian serbabulu, mulai sepatu bot rusa, topi muskrat, dan mantel rubah.

Umumnya, orang Yakutsk mengenakan pakaian dari bulu hewan asli. Harganya mahal, tetapi dinilai sebagai investasi bagi warga setempat agar bertahan hidup, seperti dikutip dari BBC News.

Satu sepatu bot rusa asli yang layak biasanya dijual sekitar Rp 9,3 juta, setara satu kali gaji rata-rata di sana. Sementara itu, satu mantel bulu panjang bisa mencapai Rp 24 juta. Warga Yakutsk bisa mengambil utang berjaminan ke bank untuk membeli mantel bulu sesuai kebutuhan.

2. Jangan Keluar Rumah kalau Tidak Perlu
Tidak ada orang Yakutsk yang keluar rumah di musim dingin kecuali benar-benar harus karena bisa terserang radang dingin. Beberapa hal yang membuat orang Yakutsk keluar rumah di suhu sangat rendah antara lain karena harus pergi ke sekolah atau bekerja.

Namun, sebelum keluar rumah, mereka dipastikan sudah terbungkus pakaian hangat dari atas sampai bawah. Karena itu, pemandangan orang bertopi bulu dan mantel bulu panjang umum di Yakutsk, baik anak sekolah maupun orang dewasa.

Lima sampai sepuluh menit di luar ruangan di Yakutsk bisa membuat kelelahan, nyeri sengatan dingin di wajah, dan nyeri berkepanjangan di jari tangan dan kaki.

Umumnya, orang Yakutsk paling lama 20 menit saja di di luar rumah. Karena itu, warga juga harus memasukkan kucing atau anjing peliharaan, terkadang juga kucing dan anjing liar, ke dalam rumah agar tidak mati membeku di teras dan di jalanan.

Rumah-rumah termasuk bagian garasi punya penghangat di Yakutsk. Aki mobil juga bisa beku jika diparkir di luar rumah sehingga mobil di luar ruangan terus dalam keadaan hidup. Untungnya, transportasi umum Yakutsk beroperasi sepanjang tahun, di musim dingin dan musim panas.

3. Tetap Ada Olahraga Outdoor
Kendati kedengaran tidak masuk akal, ada kejuaraan maraton di Yakutsk dan desa serta kota sekitarnya. Lomba ini digelar bahkan di suhu -60°C di Oymyakon, desa terdingin di dunia dekat Yakutsk.

Rupanya, orang-orang di sana bisa menikmati berlari di pegunungan. Di samping terbiasa dengan suhu serendah itu sejak lahir, warga setempat juga berlari dengan sepatu bot bulu tinggi dan jaket empuk.

4. Bangunan 2 Meter di Atas Tanah
Bangunan-bangunan di Yakutsk berdiri seperti rumah panggung. Tiang-tiang panggungnya terbuat dari beton dan baja setinggi 2 meter di atas tanah permafrost dan sedalam 1-8 meter.

Permafrost adalah ibun abadi atau tanah beku abadi. Ibun abadi terbentuk dari es-es yang menggenggam tanah, pasir, dan bebatuan dengan suhu di bawah 0°C. Kedalaman permafrost di Yakutsk bisa mencapai 350 meter, seperti dikutip dari laman North-Eastern Federal University in Yakutsk.

Sementara itu, Yakutsk juga mengalami musim panas dengan suhu di bulan Juli bisa mencapai 30°C-38°C. Saat musim panas, lapisan atas permafrost mencair. Karena itu, jika tidak ditopang tiang pancang baja dan beton, bangunan-bangunan itu bisa runtuh karena berdiri di atas air lelehan es.

5. Menjadi Pekerja Tambang Ketimbang Petani
Permafrost juga menyulitkan pertanian. Meskipun sudah masuk musim panas, butuh waktu lama bagi tanah lapisan atas untuk menghangat. Sementara itu, musim tanam bagi petani hanya berlangsung singkat dalam beberapa minggu.

Karena itu, lebih banyak warga yang bekerja di industri pertambangan. Yakutsk dan Yakutia secara keseluruhan dikenal dengan cadangan emas, berlian, batu bara, bijih besi, dan gas alam. Yakutia sendiri menghasilkan seperlima berlian di dunia.

6. Penggalian Kubur Beberapa Hari
Masih gara-gara permafrost, tanah beku menyulitkan warga Yakutsk untuk menggali kuburan. Butuh waktu 2-3 hari untuk menggali kubur.

Untuk menggali kubur di kota terdingin di dunia ini, nyalakan api ke batu bara. Setelah beberap jam, seret arang ke satu sisi. Setelah tanah mencair sekitar 15 cm karena panas api, gali tanah. Batu bara panas tersebut lalu didorong lagi ke dalam lubang, tanah mencair, lalu gali kembali. Proses ini diulang sampai lubang kuburan mencapai kedalaman 2 m.


Sumber : Detik /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Intermezzo

Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes

Kamis, 07 Mei 2026 - 14:27:35 WIB
Intermezzo

Suasana Akrab Polres Inhil dan JMSI Inhil di Buka Puasa Bersama: Sinergi Makin Erat, Informasi Makin Tepat

Senin, 16 Maret 2026 - 21:59:39 WIB
SMA N 1 Rengat Barat Juara 1

Kejari Inhu Gelar Lomba Debat dan Yel-yel Anti Korupsi Peringati Hakordia 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 19:58:08 WIB
Kampanye Anti Korupsi

Wujudkan Desa Bersih Korupsi, Kejari Inhu Dorong Transparansi Lewat Edukasi Hakordia 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:10:05 WIB
Bantu Perbaikan Jalan

Ketua DPRD Inhu Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Nurul Hikmah Talang Jerinjing

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:12:09 WIB
Intermezzo

Gerakan Sadar Pencatatan Nikah Disosialisasikan di Baturijal Barat

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:00:54 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Terima Audiensi Tim Percepatan Pembangunan Rumbio, Bupati Kampar Komit Lanjutkan Pembangunan Jembatan
21 Mei 2026
Ketua DPRD Inhu Pakai Dana Pribadi Perbaiki Jalan Putus di Petalongan
20 Mei 2026
Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Dibekuk, Polisi Sita 4,61 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp1 Juta
20 Mei 2026
Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Rengat Barat Turun Langsung Dukung Ketahanan Pangan Warga
19 Mei 2026
Polri Hadir di Sektor Pertanian, Kapolsek Batang Cenaku Tinjau Budidaya Jagung Pipil
19 Mei 2026
Polsek Rengat Barat Tangkap Pria di Warung Nasi Pematang Reba, Sabu Ditemukan dalam Jok Motor
19 Mei 2026
Pascagenangan Air, Kapolsek Rengat Barat Cek Kondisi Lahan Jagung di Desa Talang Jerinjing
18 Mei 2026
Pengedar Sabu Diciduk di Terminal Pematang Reba, Polisi Sita 13,23 Gram Barang Bukti
18 Mei 2026
Bertekad Murnikan Organisasi, Fadila Saputra Maju Jadi Calon Ketua PPM Riau
16 Mei 2026
Dukung Asta Cita Presiden, Kapolsek Rengat Barat Aktif Monitoring Ketahanan Pangan di Hari Libur
14 Mei 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Polsek Rengat Barat Tangkap Pria di Warung Nasi Pematang Reba, Sabu Ditemukan dalam Jok Motor
    Dibaca: 448 Kali
  • 02
    Pascagenangan Air, Kapolsek Rengat Barat Cek Kondisi Lahan Jagung di Desa Talang Jerinjing
    Dibaca: 372 Kali
  • 03
    Pengedar Sabu Diciduk di Terminal Pematang Reba, Polisi Sita 13,23 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 289 Kali
  • 04
    Bertekad Murnikan Organisasi, Fadila Saputra Maju Jadi Calon Ketua PPM Riau
    Dibaca: 265 Kali
  • 05
    Dukung Asta Cita Presiden, Kapolsek Rengat Barat Aktif Monitoring Ketahanan Pangan di Hari Libur
    Dibaca: 793 Kali
  • 06
    Polsek Rengat Barat Bekuk “Dukun” Pengedar Sabu, Lima Orang Diamankan
    Dibaca: 1e3 Kali
  • 07
    Sinergi Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program P2B di Desa Sialang Dua Dahan
    Dibaca: 778 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id