• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Rabu, 08 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Pemerintahan
  • Rohil

BKKBN Provinsi Riau berupaya Turunkan Stunting di Rohil 29,7 Persen

MD Yasir

Kamis, 01 Desember 2022 09:54:27 WIB
Cetak
BKKBN Provinsi Riau berupaya Turunkan Stunting di Rohil 29,7 Persen

PEKANBARU, Beritaone.id - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Riau bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus berupaya menurunkan prevalensi stunting di daerah itu 29,7 persen atau masih tinggi dibanding prevalensi rata-rata tingkat provinsi 22,3 persen.

"Upaya tersebut antara lain dengan menggelar audit kasus stunting tahap II, yakni mengidentifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lain, khususnya memilah kasus-kasus yang sulit," kata Kepala BKKBN Perwakilan Riau Mardalena Wati Yulia dalam keterangannya di Rohil, Rabu.

Ia mengatakan, audit kasus stunting penting sebab penanganan pada kasus itu sangat memerlukan surveilans data yang rutin dan memadai sebagai basis seleksi kasus dan kajian.

"Upaya ini, dengan harapan dapat membantu menyeleksi kasus stunting dan membuka jalur konsultasi serta koordinasi antarunsur pengambilan kebijakan, pelaksana program, dan kegiatan bersama para pakar dari kalangan dokter spesialis anak, dokter spesialis kandungan, psikolog, serta ahli gizi," katanya.

Kabid Dalduk, Penyuluhan dan Penggerakan DP2KBP3A Kabupaten Rokan Hilir, dr. Dhona Fitria Sari  mengatakan audit kasus stunting tahap II merupakan lanjutan dari kegiatan yang sama pada 10 Agustus 2022 dan untuk tahap dua ini akan dilakukan identifikasi kepada 5 sasaran yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

"Untuk mengidentifikasi 5 sasaran tersebut dilibatkan dr spesialis Obgyn (kandungan) dan psikolog yang tergabung ke dalam tim pakar audit kasus stunting Kabupaten Rokan Hilir untuk selanjutnya diungkap permasalahan dan pencegahannya," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan dinas terkait dan Camat se Kabupaten Rokan Hilir untuk bekerja keras menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Rokan Hilir menjadi 14 persen pada tahun 2024 sesuai instruksi Presiden Jokowi.

Koordinator Bidang KBKR Supriyadi, S.Pd, M.Sc mengatakan berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021, Rokan Hilir merupakan kabupaten dengan angka prevalensi tertinggi di Provinsi Riau yakni 29,7 persen, dan untuk menurunkannya penting dilaksanakan audit untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi stunting tersebut.

Ia menyebutkan, dari identifikasi dan penyampaian laporan langsung oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten Rokan Hilir didapati hasil bahwa balita beresiko stunting yang menjadi sasaran ini memiliki tinggi dan berat badan >-2SD, ibu hamil yang berusia 18 tahun dan ibu menyusui yang menderita Kurang Energi Kronis (KEK).

dr. M. Sukri, Sp.OG menyebutkan berdasarkan data sejumlah permasalahan yang dijumpai pada ibu hamil adalah penambahan berat badan pada ibu hamil kurang, akibat rendahnya asupan gizi pada ibu saat hamil. Dibutuhkan pendampingan terkait edukasi nutrisi pada ibu hamil, diperlukan pemeriksaan kehamilan (USG) untuk mengetahui perkembangan janin.

Disamping itu menurut psikolog Diwana Lestari, S.Psi meminta tim pendamping keluarga (TPK) untuk memperhatikan kondisi mental ibu hamil dan ibu menyusui juga. Jika stres akan mengakibatkan ibu mengalami "baby blues, dan mood swing" yang akan mempengaruhi produksi ASI.

"Untuk mengantisipasi kita bisa memberikan edukasi ilmu parenting kepada ibu tersebut. Ketika mengalami mood swing, ibu hamil jadi sering mengalami perubahan suasana hati yang cukup drastis. Misalnya dari perasaan senang, lalu tiba-tiba merasa sedih dan ingin menangis. Mood swing saat kehamilan trimester 2 itu normal terjadi," katanya.

Sedangkan baby blues adalah sindrom penyebab seorang wanita mengalami perasaan sedih, depresi, panik, tetapi sulit untuk mengungkapkannya. Seluruh perasaan tersebut muncul saat seorang wanita baru memiliki bayi atau tengah menjalani kehamilan. Perubahan hormon menjadi penyebab utama wanita bisa mengalami kondisi ini, demikian Diwina.


Sumber : Antara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Pemerintahan

Pemerintahan Presiden Prabowo Bukan Reinkarnasi Orde Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:10:21 WIB
Pemerintahan

Sepanjang 2025, Pemerintah Prabowo Tarik Utang Baru Rp736,3 Triliun

Jumat, 09 Januari 2026 - 13:54:03 WIB
Pemerintahan

Prabowo Bersyukur Dikritik, Artinya Diselamatkan

Selasa, 06 Januari 2026 - 15:03:15 WIB
Pemerintahan

Besok Prabowo Gelar Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang

Senin, 05 Januari 2026 - 23:20:05 WIB
Pemerintahan

Pemerintah Tak Boleh Terjebak Birokrasi Kaku Saat Tangani Bencana Sumatera

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:17:06 WIB
Pemerintahan

Pejabat Harus Mencontoh Ma’ruf Amin, Mundur Tanpa Didesak

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:18:03 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Dibaca: 311 Kali
  • 02
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 264 Kali
  • 03
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 265 Kali
  • 04
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 296 Kali
  • 05
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 270 Kali
  • 06
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 393 Kali
  • 07
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 377 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id