• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 28 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Internasional

Studi: Wanita Muslim India Sulit Dapat Pekerjaan Akibat Diskriminasi

MD Yasir

Senin, 28 November 2022 16:02:44 WIB
Cetak
Studi: Wanita Muslim India Sulit Dapat Pekerjaan Akibat Diskriminasi

NEW DELHI, Beritaone.id - Baru-baru ini sebuah studi yang diterbitkan kelompok riset LedBy Foundation India merinci diskriminasi yang dihadapi oleh perempuan Muslim India dalam angkatan kerja. Penelitian ini menyebutkan hanya setengah dari wanita Muslim yang cenderung mendapatkan panggilan telepon untuk kerja jika dibandingkan dengan wanita Hindu.

Seorang wanita Muslim berusia 22 tahun yang tinggal di New Delhi, Azba Rahman telah melamar puluhan pekerjaan pada 2019. Tetapi setiap kali melamar kerja dia ditolak. 

Azba memiliki gelar di bidang Administrasi Bisnis dan merupakan anggota aktif grup WhatsApp yang memberikan informasi dan nasihat kepada lulusan baru di India yang mencoba mencari pekerjaan. Azba tahu dari kualifikasinya dia lebih berkualitas daripada kebanyakan orang. 

"Setelah beberapa saat, saya mulai menyadari mereka yang kurang berpengalaman akan dipanggil untuk wawancara, tapi tidak satupun dari mereka adalah Muslim," kata Azba, seperti dilansir The New Arab, Senin (28/11/2022).

Bahkan menurutnya seorang wanita Muslim yang melamar kerja tidak akan mendapatkan email konfirmasi atau balasan tindak lanjut. “Kepercayaan diri saya mulai menurun, saya pikir saya tidak mampu. Saya tidak bisa menjelaskan kepada orang tua saya apa yang terjadi,” tambahnya.

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan pada Juni 2022 oleh LedBy Foundation, sebuah inkubator kepemimpinan yang berfokus pada pengembangan profesional Muslim tampaknya telah membuktikan kekhawatirannya. Studi tersebut mengungkap tantangan, diskriminasi, dan bias yang dihadapi wanita Muslim dalam proses perekrutan. Studi ini fokus pada contoh di mana wanita Muslim memiliki kualifikasi yang sama untuk pekerjaan itu. 

Untuk membuktikannya, LedBy Foundation membuat dua CV yang hampir identik, untuk peran tingkat pemula di India. Profil tersebut memiliki perguruan tinggi yang serupa, kota yang serupa, dan keterampilan yang serupa. Satu-satunya perbedaan adalah nama mereka, yang satu memiliki nama Muslim yaitu Habiba Ali, dan yang lainnya beragama Hindu, Priyanka Sharma.

Gadis Muslim India memperbaiki poster sebelum diskusi panel bertema Hijab (jilbab) bertema Memetakan Ajaran Misoginis dan Perlawanan Wanita, yang diselenggarakan oleh Front Kampus India, di Bangalore, India, 12 April 2022. Studi: Wanita Muslim India Sulit Dapat Pekerjaan Akibat Diskriminasi
 
Selama 10 bulan, LedBy Foundation mengirimkan 2.000 lamaran kerja ke 1.000 lowongan pekerjaan di situs pencarian kerja seperti LinkedIn dan Naukri.com, dengan dua profil dummy tersebut.

Tujuan utama dari penelitian ini adalah memastikan persentase diskriminasi bersih, dengan menggunakan jumlah tanggapan positif untuk kedua kandidat. Dari 1.000 lowongan yang dilamar, Priyanka mendapat 208 tanggapan positif, sedangkan Habiba mendapat 103 tanggapan positif. Penelitian menunjukkan untuk setiap tanggapan positif yang diperoleh seorang perempuan Muslim saat melamar pekerjaan, seorang perempuan Hindu mendapat kira-kira dua tanggapan positif.

Ditemukan tingkat diskriminasi bersih untuk wanita Muslim India relatif terhadap wanita Hindu sebesar 47,1 persen dan perbedaan besar antara panggilan balik untuk wanita Muslim dan Hindu. Lubna Rahman seorang wanita Muslim calon dokter gigi berusia 28 tahun dan pemakai jilbab melamar pekerjaan di klinik melalui sarana online dan fisik.
    
Selama 10 bulan, LedBy Foundation mengirimkan 2.000 lamaran kerja ke 1.000 lowongan pekerjaan di situs pencarian kerja seperti LinkedIn dan Naukri.com, dengan dua profil dummy tersebut.

Tujuan utama dari penelitian ini adalah memastikan persentase diskriminasi bersih, dengan menggunakan jumlah tanggapan positif untuk kedua kandidat. Dari 1.000 lowongan yang dilamar, Priyanka mendapat 208 tanggapan positif, sedangkan Habiba mendapat 103 tanggapan positif. Penelitian menunjukkan untuk setiap tanggapan positif yang diperoleh seorang perempuan Muslim saat melamar pekerjaan, seorang perempuan Hindu mendapat kira-kira dua tanggapan positif.

Ditemukan tingkat diskriminasi bersih untuk wanita Muslim India relatif terhadap wanita Hindu sebesar 47,1 persen dan perbedaan besar antara panggilan balik untuk wanita Muslim dan Hindu. Lubna Rahman seorang wanita Muslim calon dokter gigi berusia 28 tahun dan pemakai jilbab melamar pekerjaan di klinik melalui sarana online dan fisik.

Lubna tidak pernah mendapat panggilan balik dari klinik tempat dia muncul secara fisik, meskipun wawancara awal berjalan dengan baik. Dalam satu contoh, ketika Lubna melamar pekerjaan di Maharashtra barat, Lubna diberi tahu dia tidak memiliki kesempatan. 

"Saya melakukan percakapan yang baik dengannya, saya pikir saya mendapatkan respons yang baik dari wawancara. Dia mengatakan kepada saya CV saya bagus, tetapi kemudian bertanya apakah saya akan mengenakan jilbab saat bekerja, dan apakah saya akan merasa nyaman melepasnya," katanya.

Lubna mengatakan kepada The New Arab dia mengenal banyak wanita Muslim India yang menghadapi diskriminasi halus, dan mereka sering diam. "Saya bahkan tahu perempuan yang harus menyerah memakai jilbab untuk mencari pekerjaan, saya tidak menyalahkan mereka karena mereka harus menghidupi diri sendiri," katanya. 

Wanita Muslim India sudah berada di belakang tingkat melek huruf nasional. Menurut UNESCO, tingkat melek huruf perempuan di India adalah 62,8 persen tetapi perempuan Muslim hanya sekitar 52 persen, salah satu yang terendah di India dalam hal demografi. Sensus penduduk tahun 2011 menyatakan 50 juta wanita Muslim berusia kerja (15-65 tahun) di India. Namun, 70 persen yang mengejutkan dari mereka terbatas pada pekerjaan rumah tangga dibandingkan dengan rata-rata nasional sebesar 51 persen, sesuai penelitian.


Sumber : Republika /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Internasional

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:27:33 WIB
Internasional

Sah, Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

Kamis, 08 Januari 2026 - 22:28:54 WIB
Internasional

130 Anak Sekolah Nigeria Dibebaskan setelah Sebulan Diculik

Senin, 22 Desember 2025 - 15:16:36 WIB
Internasional

Gibran Pamer QRIS hingga MBG di KTT G20 Afrika Selatan

Ahad, 23 November 2025 - 21:19:56 WIB
Internasional

Pemilu Berdarah di Tanzania Telan Korban Jiwa Hingga 700 Orang

Ahad, 02 November 2025 - 11:54:31 WIB
Internasional

Prabowo Tekankan Adaptasi dan Inovasi dalam Kemitraan ASEAN-Jepang

Ahad, 26 Oktober 2025 - 20:14:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
27 Agustus 2026
Konflik Agraria di Kepayang Sari, Warga Tolak Aktivitas PT Agrinas di Eks Tasma Puja
26 Agustus 2026
Jalan Sungai Rawa Rusak Parah, Marka Minim, Truk Bermuatan Besar Terus Melintas
26 Agustus 2026
Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
25 Agustus 2026
JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
24 Agustus 2026
Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
23 Agustus 2026
Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
22 Agustus 2026
Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
22 Agustus 2026
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Tak Kapok Dibui 5 Tahun, Kempes Kembali Diciduk Polisi Bawa Sabu 2,15 Gram
    Dibaca: 402 Kali
  • 02
    Kabut Asap Melanda, Matahari 08 Riau Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker untuk Warga Pekanbaru
    Dibaca: 362 Kali
  • 03
    JMSI Riau Matangkan UKW Oktober 2026, Peserta Bisa Ikut Tingkat Muda hingga Utama
    Dibaca: 258 Kali
  • 04
    Kementerian PU Kebut Perbaikan Infrastruktur Terdampak Bencana dari Sumatera hingga NTT
    Dibaca: 320 Kali
  • 05
    Peduli Akses Warga, PT PAS Mitra Agrinas Kembali Perbaiki Jalan Desa Danau Rambai
    Dibaca: 279 Kali
  • 06
    Rumah Tinggal Disulap Jadi Markas Narkoba, Nana Ditangkap Polsek Rengat Barat
    Dibaca: 632 Kali
  • 07
    Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
    Dibaca: 325 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id