• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Selasa, 07 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Pemerintahan

BKKBN Perwakilan Riau Dorong Peran 500 PIKR atasi Permasalahan Remaja

MD Yasir

Jumat, 14 Oktober 2022 07:42:48 WIB
Cetak
BKKBN Perwakilan Riau Dorong Peran 500 PIKR atasi Permasalahan Remaja

PEKANBARU, Beritaone.id - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Riau sudah membentuk sebanyak 500 Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) yang perannya kini terus didorong untuk mengatasi permasalahan remaja setempat.

"Kini permasalahan remaja makin kompleks terlibat pernikahan dini, seks bebas, narkoba dan perbuatan menyimpang lainnya, bahkan kenakalan remaja telah sangat mengkhawatirkan lebih antara lain akibat pengaruh informasi dan teknologi yang dimanfaatkan remaja secara negatif," kata Kepala BKKBN Perwakilan Riau, Mardalena Wati Yulia di Pekanbaru, Kamis.

Mardalena Wati Yulia menyampaikan hal itu pada kegiatan apresiasi pelaksanaan edukasi PKBR di PIK Remaja dan BKR tingkat Provinsi Riau tahun 2022 dikuti 52 peserta berasal dari PIKR se-Provinsi Riau berprestasi, kader BKR se-Riau, dari DP3AP2KB Provinsi Riau, DPD AKU Provinsi Riau dan dari Perwakilan BKKBN Riau.

Menurut dia, sebanyak 500 PIKR yang dibentuk itu terdiri dari PIKR jalur pendidikan (sekolah dan perguruan tinggi) dan jalur masyarakat, yakni remaja masjid yang dibentuk oleh remaja, untuk remaja dan dari remaja sendiri.

Masa remaja, katanya menyebutkan, merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan mereka selanjutnya seperti untuk bekerja dan berkeluarga.

"Karenanya sebagai calon pasangan yang akan berkeluarga dan sebagai calon orangtua, remaja perlu disiapkan agar memiliki perencanaan dan persiapan kehidupan berkeluarga. Faktanya hanya sedikit remaja yang mendapat informasi yang cukup mengenai pernikahan dari keluarga maupun lingkungan mereka (Ghalili et al., 2012) karena kurang menyadari perlunya persiapan dan perencanaan sebelum menjalani kehidupan berkeluarga (Maryati & Rohmatun, 2007) agar tercipta keluarga yang berkualitas," katanya.

Keluarga berkualitas bercirikan tenteram, mandiri, dan bahagia. Salah satu indikator dimensi ketenteraman adalah perceraian. Data BPS (2019) menunjukkan bahwa kasus perceraian tertinggi karena perselisihan dan pertengkaran terus menerus dan menimpa kelompok usia 20–24 tahun dengan usia pernikahan belum genap lima tahun.

Tingginya angka perceraian pada kelompok tersebut sebagai akibat pernikahan yang dilakukan pada usia muda sehingga belum siap dalam menjalani kehidupan berkeluarga. Tingginya jumlah pasangan muda yang bercerai akibat ketidaksiapan mereka dalam menjalani perkawinan mengindikasikan banyaknya pasangan muda yang sesungguhnya belum memperhatikan kesiapan menikah.

"Ketidaksiapan berkeluarga juga berdampak pada generasi yang akan dilahirkan. Hasil studi menunjukkan bahwa ada faktor pendorong/faktor risiko yang bersumber dari pihak ibu dan ayah dari anak-anak yang stunting (kerdil), yaitu usia, kondisi kekurangan gizi kronis, anemia, serta keterpaparan asap rokok," katanya.

Padahal dari 2 juta pernikahan di Indonesia setiap tahunnya, 1,6 juta di antaranya langsung hamil di tahun pertama. 400 ribu dari 1,6 juta yang hamil di tahun pertama pernikahannya tersebut melahirkan anak dengan kondisi stunting. Kondisi ini menunjukkan, jika remaja sebagai calon pasangan tidak disiapkan agar memiliki perencanaan dan kesiapan hidup berkeluarga, akan berkontribusi pada penambahan 400 ribu kelahiran anak dengan kondisi stunting setiap tahunnya.

"Stunting merupakan sebuah kondisi gagal pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak-anak akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting memiliki dampak jangka panjang yang sangat terkait dengan rendahnya kualitas sumber daya manusia," katanya.

Salah satu intervensi yang dilakukan dalam upaya percepatan penurunan stunting adalah dengan memastikan setiap Calon Pengantin/calon PUS berada dalam kondisi ideal untuk menikah dan hamil. Upaya pereventif ini dilakukan dengan skrining yang ditindaklanjuti dengan pendampingan kesiapan menikah dan hamil kepada setiap Calon Pengantin/Calon PUS, tanpa kecuali.

Mengingat pentingnya menyiapkan remaja agar memiliki kesiapan dan perencanaan dalam membangun keluarga, kegiatan Pembinaan Ketahanan Remaja diarahkan pada Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja melalui Penguatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) dan Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR).

"Pada tahun 2022, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mendukung Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja melalui Penguatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) dan Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR), untuk itu perlu dilakukan apresiasi pada Pengurus/Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya PIK Remaja dan Kader BKR yang telah melaksanakan kegiatan sebagai motivasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini," katanya.


Sumber : Antara /  Editor : Yas

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Pemerintahan

Pemerintahan Presiden Prabowo Bukan Reinkarnasi Orde Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:10:21 WIB
Pemerintahan

Sepanjang 2025, Pemerintah Prabowo Tarik Utang Baru Rp736,3 Triliun

Jumat, 09 Januari 2026 - 13:54:03 WIB
Pemerintahan

Prabowo Bersyukur Dikritik, Artinya Diselamatkan

Selasa, 06 Januari 2026 - 15:03:15 WIB
Pemerintahan

Besok Prabowo Gelar Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang

Senin, 05 Januari 2026 - 23:20:05 WIB
Pemerintahan

Pemerintah Tak Boleh Terjebak Birokrasi Kaku Saat Tangani Bencana Sumatera

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:17:06 WIB
Pemerintahan

Pejabat Harus Mencontoh Ma’ruf Amin, Mundur Tanpa Didesak

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:18:03 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 207 Kali
  • 02
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 242 Kali
  • 03
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 211 Kali
  • 04
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 332 Kali
  • 05
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 303 Kali
  • 06
    19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
    Dibaca: 266 Kali
  • 07
    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
    Dibaca: 293 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id