ACEH UTARA,BeritaOne.id - Akibat hujan deras dalam sepekan ini di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah mengakibatkan meluapnya aliran sungai Krueng Keuruto dan Krueng Pirak, Selasa, 4 Oktober 2022 sekitar pukul 07:30 WIB.
Air mulai melewati badan jalan dan memasuki permukiman warga di Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu Rabu 5 Oktober 2022.
Banjir terparah di tiga Kecamatan yaitu: Kecamatan Matamgkuli, Kecamatan Pirak Timu dan Kecamatan Lhoksukon.
Pada 6 Oktober 2022 genangan air terus bertambah hingga mengenangi ke Kecamatan Cot. Girek, Tanah Luas, Kecamatan Samudera dan Kecamatan Nisam, Kecamatan Paya Bakong, Muara Batu, Geuredong Pase, Langkahan dan Dewantara.
Ketinggian bervariasi Air berkisar 10 cm sampai dengan 150 cm. Sedangkan Kecamatan Lhoksukon air semakin meninggi dan meluas.
Peristiwa banjir ini membuat Kepala BPBA Aceh Dr. Ilyas langsung turun kelapangan. Melihat situasi masyarakat yang terkena dampak banjir tersebut.
Bukan hanya itu Kepala BPBA Aceh langsung menyerahkan bantuan secara simbolis, di halaman Kantor BPBD Aceh Utara, Jumat (6/10/2022).
Dr. Ilyas menyebutkan bahwa, banjir di wilayah Kanupaten Aceh Utara di sebapkan intesitas Hujan deras dan air kiriman dari Kabupaten Bener Meriah, melanda 12 Kecamatan di Aceh Utara.
Disebutkan Dr. Ilyas jumlah pengungsi seluruh 34 rubi jiwa, jumlah KK 9500. Sedangkan yang terdampak Banjir 38 ribu jiwa.
Bantuan ini berasal dari Pemerintah Aceh, DPRA Aceh berjumlah Rp 200 juta. Dalam bentuk sembakau untuk bantuan tanggap darurat.
Sedangkan dari BPBA Aceh membantu satu unit bout untuk memudahkan evakuasi masyarakat yang terjebak Banjir.
Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Ketua DPRA Aceh Saiful Bahri ( Pon Yahya) Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali, SE, Asisten II Risawan, Kepala BPBD Aceh Utara Asnawi,dan seluruh Staff Kantor BPBD Aceh Utara ***/Zaini Thaib