Inhu, BeritaOne.id – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rengat Kota melaksanakan Forum Diskusi Ketenagalistrikan Bersama Stakeholder pada Selasa (13/10), bertempat di Kantor Kecamatan Rengat Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara PLN, pemerintah setempat, serta unsur masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan ketenagalistrikan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Manajer PLN ULP Rengat Kota, Jhon Frengki Simatupang, beserta tim, Kasi Trantibum Kecamatan Rengat Barat, Raja Jamaluddin, yang mewakili Camat Rengat Barat, jajaran pemerintah kecamatan, kepala desa/lurah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Rengat Barat, serta Bhabinkamtibmas di wilayah Kecamatan Rengat Barat.
Dalam forum tersebut, PLN menyampaikan edukasi mengenai keselamatan penggunaan tenaga listrik, potensi bahaya kelistrikan, serta langkah-langkah pencegahan gangguan dan kecelakaan akibat listrik. Diskusi juga membahas kondisi kelistrikan di wilayah Kecamatan Rengat Barat, termasuk pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan jaringan serta memastikan lingkungan di sekitar instalasi listrik tetap aman.
Melalui forum ini, PLN mendorong keterlibatan aktif seluruh stakeholder dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik, mengantisipasi potensi bahaya, serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi jaringan yang berisiko terhadap keselamatan maupun keandalan pasokan listrik.
Manajer PLN ULP Rengat Kota, Jhon Frengki Simatupang, menegaskan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Melalui forum diskusi ini, kami berharap terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh stakeholder. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas di sekitar jaringan listrik dan segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan,” ujarnya.
PLN turut mengimbau masyarakat agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, tidak mendirikan bangunan atau menanam pohon yang berpotensi mengganggu jaringan tanpa memperhatikan jarak aman, serta tidak menyentuh maupun memperbaiki instalasi listrik tanpa kompetensi yang sesuai.
Melalui kegiatan ini, PLN ULP Rengat Kota berharap sinergi dengan pemerintah dan stakeholder semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui edukasi, kolaborasi, dan penguatan budaya keselamatan ketenagalistrikan. Karena keselamatan listrik adalah tanggung jawab bersama.**