• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 11 Mei 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah
  • Inhu

KNARA Inhu Angkat Suara, Sengketa Lahan Sungai Raya Sudah Sampai DPR RI

Ramdana Yudha

Senin, 11 Mei 2026 00:25:36 WIB
Cetak
KNARA Inhu Angkat Suara, Sengketa Lahan Sungai Raya Sudah Sampai DPR RI
Konflik agraria kembali memanas di Kabupaten Indragiri Hulu

Inhu, BeritaOne.id - Konflik agraria kembali memanas di Kabupaten Indragiri Hulu. Ratusan petani dari Desa Sungai Raya dan Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, mendesak Polres Indragiri Hulu (Inhu) segera bertindak tegas terhadap dugaan penyerobotan lahan dan pengrusakan tanaman sawit milik masyarakat yang terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Para petani yang mengaku menjadi korban aktivitas perusahaan PT Sinar Belilas Perkasa (PT SBP) berencana mendatangi Mapolres Inhu pada Senin (11/5/2026) guna melaporkan secara resmi kerugian yang mereka alami sekaligus dugaan tindak pidana pengrusakan kebun masyarakat. Peristiwa tersebut disebut terjadi setelah alat berat masuk ke area kebun warga.

Masyarakat menduga aktivitas itu dilakukan oleh pihak yang bekerja atas kepentingan perusahaan, termasuk melibatkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indragiri, Supri Handayani.

Sejumlah warga menilai masuknya alat berat ke lahan mereka bukan sekadar kegiatan operasional biasa, melainkan tindakan yang memicu ketegangan di tengah masyarakat. Bahkan, sosok yang akrab disapa Ando itu disebut kerap hadir langsung di lokasi dan dianggap memancing emosi warga agar terjadi reaksi anarkis.

Warga menduga skenario tersebut bertujuan menjerat petani secara hukum apabila terjadi perlawanan. Tuduhan ini semakin menguat karena beberapa kali kegiatan pembukaan lahan perusahaan disebut pernah dipimpin langsung oleh Ando pada masa kepemimpinan almarhum Dedi Handoko di PT SBP.

Ketua Koalisi Nasional Reformasi Agraria (KNARA) Kabupaten Inhu, Andi Irawan SE, menegaskan persoalan penguasaan lahan petani Sungai Raya dan Sekip Hilir sebenarnya telah sampai ke tingkat nasional.

"Seluruh sejarah penguasaan tanah petani sudah sampai ke Presiden dan DPR RI. Kami tidak akan terpancing skenario lama yang justru berpotensi mengkriminalisasi petani,' tegas Andi Irawan kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Menurut Andi, masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap penanganan konflik agraria di daerah karena dinilai lamban dan tidak memberikan kepastian hukum bagi petani.

Disampaikan Andi, sengketa lahan petani di Sungai Raya tersebut bahkan telah dibahas melalui Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI. Karena itu, masyarakat meminta Polres Inhu menunjukkan sikap profesional dan keberpihakan pada hukum.

"Petani memberi kesempatan terakhir agar Polres menunjukkan keberpihakan pada keadilan. Jika tidak, ribuan massa siap menduduki Polres sebagai bentuk protes," ujarnya.

KNARA juga menilai terdapat kegagalan instrumen hukum di daerah dalam menyelesaikan konflik agraria yang berlarut-larut, sehingga persoalan harus ditangani hingga ke pemerintah pusat.

Andi Irawan menambahkan, berdasarkan pembahasan BAM DPR RI yang turut dihadiri manajemen PT SBP, wilayah Desa Sungai Raya dan Sekip Hilir disebut tidak termasuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Andi menegaskan, bahkan mengungkapkan adanya cacat administrasi pada dokumen HGU Nomor 1 Tahun 2007 milik eks PT Alam Sari yang kemudian dikuasai PT SBP.

"Utusan Kanwil BPN Riau juga mengakui bahwa sertifikat yang tidak memiliki informasi benar dapat menjadi dasar pencabutan. Kami berharap BAM DPR RI segera merekomendasikan pencabutan HGU tersebut agar tidak ada lagi kriminalisasi maupun perampasan lahan petani," katanya.

Sementara itu, Ando Warek ITB yang dituding terlibat dalam aktivitas pengrusakan kebun petani di Sungai Raya dengan cara memasukan alat berat, membantah tudingan tersebut. Ia mengakui terdapat delapan unit alat berat yang masuk ke wilayah Sungai Raya, namun hanya tiga unit berada di bawah kendalinya.

Menurutnya, alat berat itu sebelumnya diperuntukkan untuk pekerjaan di lahan plasma masyarakat Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida. " Saya masukan alat berat cuma tiga unit," kata Ando menjawab konfirmasi wartawan.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku mengenali beberapa orang yang berada di lokasi saat kejadian. Nama Suprianto alias Wanto, warga Sekip Payung, serta Edi Anto, warga Sungai Raya, disebut berada di area pengamanan ketika aktivitas perusakan tanaman sawit berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Indragiri Hulu terkait rencana laporan masyarakat maupun langkah penegakan hukum atas dugaan pengrusakan kebun tersebut.

Ketegangan di Sungai Raya dan Sekip Hilir kini menjadi sorotan, menyusul meningkatnya tuntutan petani agar negara hadir memberikan perlindungan hukum serta kepastian atas tanah yang mereka kelola selama bertahun-tahun. **BOI9/Tim


 Editor : Tim / Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Kapolsek Rengat Barat Cek Pertumbuhan Jagung Pipil Kelompok Tani Matador

Senin, 11 Mei 2026 - 15:35:41 WIB
Daerah

May Day 2026 di Alif Adam Water Park Belilas, Bupati Ade Ajak Perusahaan Sejahterakan Buruh

Senin, 11 Mei 2026 - 09:20:41 WIB
Daerah

Drainase yang "Stroke" (Penyumbatan Kronis) Kenapa Air di Parit Sedikit?

Sabtu, 09 Mei 2026 - 10:22:53 WIB
Daerah

ULP Rengat Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Wujudkan Area Kerja yang Sehat dan Nyaman

Sabtu, 09 Mei 2026 - 09:27:58 WIB
Daerah

Polemik Pembangunan Unilak, Mahasiswa Desak Keterbukaan Anggaran dan Evaluasi Proyek

Jumat, 08 Mei 2026 - 21:07:54 WIB
Daerah

Kapolsek Rengat Barat Dorong Ekonomi Mandiri Warga Lewat Sambang Desa

Kamis, 07 Mei 2026 - 19:22:01 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Kapolsek Rengat Barat Cek Pertumbuhan Jagung Pipil Kelompok Tani Matador
11 Mei 2026
Kapolsek Lirik Pimpin Langsung Penggerebekan, Pengedar Sabu di Desa Lambang Sari Dibekuk
11 Mei 2026
May Day 2026 di Alif Adam Water Park Belilas, Bupati Ade Ajak Perusahaan Sejahterakan Buruh
11 Mei 2026
KNARA Inhu Angkat Suara, Sengketa Lahan Sungai Raya Sudah Sampai DPR RI
11 Mei 2026
Drainase yang "Stroke" (Penyumbatan Kronis) Kenapa Air di Parit Sedikit?
09 Mei 2026
ULP Rengat Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Wujudkan Area Kerja yang Sehat dan Nyaman
09 Mei 2026
Polemik Pembangunan Unilak, Mahasiswa Desak Keterbukaan Anggaran dan Evaluasi Proyek
08 Mei 2026
Kapolsek Rengat Barat Dorong Ekonomi Mandiri Warga Lewat Sambang Desa
07 Mei 2026
Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes
07 Mei 2026
Kapolsek Rengat Barat Sambangi Petani, Ajak Manfaatkan Lahan Produktif Demi Ketahanan Pangan
07 Mei 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Drainase yang "Stroke" (Penyumbatan Kronis) Kenapa Air di Parit Sedikit?
    Dibaca: 321 Kali
  • 02
    Polemik Pembangunan Unilak, Mahasiswa Desak Keterbukaan Anggaran dan Evaluasi Proyek
    Dibaca: 231 Kali
  • 03
    Kapolsek Rengat Barat Dorong Ekonomi Mandiri Warga Lewat Sambang Desa
    Dibaca: 521 Kali
  • 04
    Drama Perebutan Kebun Hutan di Inhu, Pekerja PT SAL Bertahan di Mes
    Dibaca: 238 Kali
  • 05
    Kapolsek Rengat Barat Sambangi Petani, Ajak Manfaatkan Lahan Produktif Demi Ketahanan Pangan
    Dibaca: 383 Kali
  • 06
    JMSI Inhu Perkuat Sinergi dengan Kepala SMA se-Inhu Lewat Program Publikasi Sekolah
    Dibaca: 220 Kali
  • 07
    Jagung Pipil di Talang Jerinjing Tumbuh Subur, Polsek Rengat Barat Turun Langsung Lakukan Pengecekan
    Dibaca: 692 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id