• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 03 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

Roy Marten dan Dwi Yan Ungkap Sempat Dilaporkan Terduga Mafia Tambang

Novi Rahmadani

Ahad, 30 Maret 2025 21:18:57 WIB
Cetak
Roy Marten dan Dwi Yan Ungkap Sempat Dilaporkan Terduga Mafia Tambang

Jakarta,BeritaOne.Id-Aktor Roy Marten dan Dwi Yan terseret dalam kasus dugaan tambang ilegal. Berawal dari rencana mau membeli saham tambang batubara di Jambi, dua aktor senior ini justru mendapati adanya masalah.
Mereka semula mau membeli saham batubara di Jambi yang diketahui adalah milik sahabat mereka, Herman Trisna. Namun, rencana itu batal karena perusahaan itu bermasalah. Salah satunya adalah perubahan kepemilikan dari Herman Trisna menjadi DC. Sedangkan Herman Trisna tidak merasa menjualnya.

Oleh karena itu, Herman Trisna bersama dengan Roy Marten dan Dwi Yan melaporkan DC ke Polda Jambi dan Mabes Polri. Roy menyebut pihak DC licin.

Bahkan, ayah Gading Marten itu mengatakan DC juga melaporkan dirinya dan Dwi Yan terkait dugaan penipuan tambang. Akhirnya dia dan Dwi Yan mengonfirmasi hanya sebagai calon pembeli saham dan membatalkannya.

Baca Juga :
  • Ivan Gunawan Resmikan Langsung Masjidnya di Uganda.
  • Epy Kusnandar 'Preman Pensiun' Ditangkap Bareng Pemain Lain Terkait Narkoba
  • Willy Salim Dilaporkan ke Polisi Usai Gaduh Konten Masak Rendang

"Kita laporkan, dia laporkan balik. Ketika itu,karena dia juga menuduh saya dan Dwi Yan terlibat dalam penipuan tambang itu, kami dilaporkan balik," kata Roy Marten ditemui di Kalimalang, Jakarta Timur, kemarin.
Ini kan kita dengan mafia tambang yang sebetulnya ketika itu pemerintah komitmen untuk memberantas. Ya mudah-mudahan ini bisa cepat selesai, bisa dinyatakan siapa yang salah, kembali kepada yang berhak. Mudah-mudahan ini segera selesai," sambungnya.

Roy dan Dwi Yan awalnya berencana untuk berinvestasi. Namun, batal setelah tahu tambang itu bermasalah. Kasus ini terungkap setelah mereka membuat laporan dibuat pada Juli 2023.

Namun, baru pada 2025, DC yang diduga terlibat dalam penipuan tersebut berhasil ditangkap. Roy Marten mengatakan penanganan kasus ini cukup lama.

Ini selalu masalah kita. Tambang di Indonesia, mafianya kalau kita berhadapan selalu seperti itu. Jadi selalu mereka licin, begitu licin dan punya modus tertentu," ungkap Roy.

Mereka hanya berniat membantu Herman Trisna yang merupakan pemilik awal perusahaan tersebut, sebelum diambil alih oleh DC. Dwi Yan turut memberikan penjelasan mengenai indikasi dugaan DC mencoba melarikan diri untuk menghindari proses hukum.

"Oh iya berkali-kali, memang ini luar biasa DC ini. Ketika kami ke Jambi, begitu banyak ketemu orang yang ngomong ditipu puluhan miliar. Residivis, selalu modusnya begitu. Ini kayak belut pakai minyak," ujar Dwi Yan.

"Sudah dipanggil, dari Polda dan Mabes. Mereka manggil dan DC ini sempat datang dan diperiksa, tetapi nggak tahu, besok lagi dipanggil kabur. Berkali-kali seperti itu. Makan waktu dua tahun lebih, akhirnya kali ini dia tertangkap," tukas Dwi Yan. **BrOne-09

 

 


Sumber : Detik Com /  Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:51:01 WIB
Nasional

Didukung Alumni Se-Indonesia, Andar Amin Harahap Pimpin IKA SMAN 2 PSP

Senin, 27 April 2026 - 10:42:52 WIB
Nasional

Sebanyak 70 Calon Anggota Mendaftar, Rianto SH, MH Curi Perhatian di Seleksi Komisi Informasi Sumut 2026

Rabu, 22 April 2026 - 22:44:29 WIB
Nasional

3 Tahun Penembakan Tokoh Pers Rahimandani Tak Terungkap, Ketum JMSI: Ini Luka Demokrasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:09:08 WIB
Nasional

HUT ke-6 JMSI, Dewan Pers Respons Positif Usulan Perluasan Perlindungan HAM bagi Insan Pers

Ahad, 08 Februari 2026 - 21:32:11 WIB
Nasional

Percepatan PSR Digenjot, BPDP Gandeng 42 Kelembagaan Pekebun di 11 Provinsi

Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:08:06 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
30 Juni 2026
Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
30 Juni 2026
Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
29 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 207 Kali
  • 02
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 408 Kali
  • 03
    PLN Tegaskan Komitmen Hadirkan Listrik Andal, Sinergi dengan Komisi XII DPR RI Percepat Pembangunan Kelistrikan Riau
    Dibaca: 203 Kali
  • 04
    Kelompok Nasrun Sitepu dan Kani Kembali Berurusan dengan Polisi Akibat Menjarah di Kebun Agrinas
    Dibaca: 295 Kali
  • 05
    Sabu Disembunyikan di Belakang Rumah, Warga Peranap Digelandang ke Polres Inhu
    Dibaca: 334 Kali
  • 06
    DPP IKJR Hadiri HUT ke 44 Tahun Desa Payung Sekaki, Kampriwoto : Tidak Benar Ada Dualisme Kepengurusan
    Dibaca: 328 Kali
  • 07
    Berdedikasi Bangun Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah, Hotli Maruli Sirait Raih Anugerah "An Extraordinary Leader" JMSI Award 2026
    Dibaca: 365 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id