Inhu, BeritaOne.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) melakukan pembersihan drainase dan pembangunan 31 titik menhole sepanjang 1,1 km di sekitaran Kota Rengat pada Rabu siang, (07/08/2024).
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Kepala Bidang (Kabid) Air Minum Penyehatan Lingkungan (AMPL) Eko Mulyono SE menyampaikan pemkab Inhu serius untuk menanggulangi bencana banjir disekitaran Kota Rengat.
"Pemkab prihatin terhadap bencana banjir yang terjadi beberapa waktu belakangan di sekitaran Kota Rengat. Beberapa titik rawan banjir sudah masuk di dalam rencana pembersihan " ucap Eko saat ditemui wartawan.
Disampaikan oleh Eko, beberapa penyebab penyumbatan terjadi akibat limbah rumah tangga dan terjadinya endapan sedimentasi.
"Penyebab penyumbatan ini sebenarnya dimulai dari akibat limbah rumah tangga, diduga banyak masyarakat yang membuang limbahnya kedalam aliran drainase dan adanya endapan sedimentasi sehingga terjadi pendangkalan" terang Eko.
Ditambahkan oleh Eko, ada beberapa titik yang menjadi sorotan pekerjaan Pemkab Inhu salah satunya di Kelurahan Sekip Hilir sekitaran kampus ITB Indragiri.
"Ada 5 titik yang menjadi sorotan, yaitu Kelurahan Sekip Hilir, Kelurahan Sekip Hulu, Kelurahan Kampung Dagang, Jalan Dwikora dan Jalan Azki Aris. Kita mulai pekerjaan di dekat area kampus ITB Indragiri, karena titik paling rawan. Diguyur hujan selama beberapa jam saja air sudah menggenang di jalanan bahkan masuk ke dalam area Kampus. Pemkab prihatin akan hal ini, karena mengganggu proses pendidikan" jelas Eko. **BO-08