Dumai, BeritaOne.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang digelar pada Sabtu, 1 Juni 2024, di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Dumai, Riau. Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila bertema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”.
Jokowi memasuki upacara pada pukul 07.23 WIB dengan mengenakan baju adat Riau bernuansa hitam dan emas. Upacara dimulai pada pukul 07.25 WIB. Dihadiri oleh kurang lebih 1.045 peserta, dalam upacara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kabinet Indonesia Maju.
Sederet menteri dan pejabat yang hadir yaitu; Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, Mendagri, Tito Karnavian, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Agus Subiyanto Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono.
Adapun Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bertugas sebagai pembaca Pancasila, Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai pembaca UUD 1945, serta Ketua Menko PMK Muhadjir Effendy sebagai pembaca doa. Berikutnya, yang bertugas sebagai perwira upacara yaitu Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Refrizal, juga komandan upacara yaitu Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira selaku Dir Reskrimum Polda Jambi dan Kolonel Kav Yuli Eko Hadiyanto. Kemudian, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Pusat bertugas sebagai pengibar bendera pada upacara hari ini.
Tak ikut hadir di Dumai bersama Jokowi, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri akan menghadiri upacara di kota lahirnya Pancasila, yaitu Kota Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tak hanya jajaran Pemerintah Pusat, upacara juga diikuti oleh Pemerintah Daerah (Pemda), Pertamina, serta ASN di lingkup Provinsi Riau dan juga Kota Dumai.
Selanjutnya, upacara tersebut juga disuguhkan dengan serangkaian acara tambahan, yakni marching band dari Cendana Hulu Rokan serta tari kolosal bertema “Kampung Pancasila” sebagai wujud adat Riau.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, sebelumnya menjelaskan alasan upacara tahun ini digelar di Dumai, Riau. Selain atas arahan Presiden Jokowi, lokasi tersebut digunakan sebagai simbol penyampaian kepada masyarakat atas keberhasilan pemerintah melaksanakan ketahanan energi.**BrOne-05