• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Senin, 06 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Peristiwa

Misteri Mayat Membusuk dalam Toren Mulai Terungkap

Fitri Aisah

Kamis, 30 Mei 2024 14:25:07 WIB
Cetak
Misteri Mayat Membusuk dalam Toren Mulai Terungkap

Jakarta, BeritaOne.id - Misteri mayat pria yang ditemukan di dalam toren air di Pondok Aren, Tangerang Selatan akhirnya terungkap. Korban bernama Devikarmawan (DK) alias Depoy ternyata seorang bandar narkoba.

Sebagaimana diketahui, jasad Depoy ditemukan pada Senin (27/5) sekitar pukul 17.30 WIB. Jasadnya ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tidak enak.

Jenazah dievakuasi selama kurang lebih 3,5 jam. Identitas Depoy terungkap dari ciri tato 'Depoy' di punggung kanannya.

Korban Disebut Bandar Narkoba
Polisi mengungkapkan DK alias Depoy adalah seorang bandar narkoba. Hal ini terungkap dari keterangan tersangka AA yang ditangkap lebih dahulu.

"Kalau dari runtutan cerita yang disampaikan, DK bagian dari BD (bandar)," kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Shodiq dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (29/5).

Sebelum Depoy ditemukan tewas, polisi menangkap AA di Pondok Aren, Tangsel pada Sabtu (25/5). AA mengaku dirinya bersama P (DPO) dan Depoy membagi 50 gram sabu di rumah kosong milik Depoy.

Sembunyi dari Kejaran Polisi
Kompol Bambang mengungkap Depoy diduga masuk ke dalam toren untuk bersembunyi dari kejaran polisi. Sebab, saat itu temannya sudah ditangkap polisi.

"Kemungkinan seperti itu (kabur menghindari kejaran polisi). Mengingat kita bawa si tersangka ini, menunjukkan, rumahnya di mana. Katanya di situ," ujar dia.

Sempat Nyabu Bareng
Berdasarkan keterangan AA ini, dia mengaku menyerahkan narkoba kepada P (DPO) di rumah kosong milik Depoy. Di rumah kosong itu, Depoy dkk sempat mengonsumsi narkoba bareng.

"Di tempat yang sama, di rumah kosong itu pada Sabtu (25/5), kita datangi, itu yang bersangkutan juga melakukan pemakaian bersama dengan si A, sama si DK, sama si P, dan sama si Dwi bareng make di situ," jelasnya.

Kasus Narkoba Depoy Cs
Devikarmawan alias DK (27) diduga masuk ke toren air tetangga saat dikejar polisi yang mengusut kasus narkoba. Rekan Devikarmawan bernama Abdul Azis (AA) sudah lebih dulu ditangkap polisi.

"Pelaku yang kita amankan adalah Saudara AA, barang buktinya seperti yang rekan-rekan saksikan saat ini 5 klip plastik yang berisikan narkoba jenis metafetamin sabu seberat 1,16 gram," kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Shodiq, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (29/5).

Azis ditangkap di rumahnya di Jalan Puskesmas, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Sabtu (25/5) sekitar pukul 22.50 WIB. Azis ditangkap setelah polisi mendapatkan info dari masyarakat.

Selain 1,16 gram sabu, polisi juga menemukan gulungan uang kertas Rp 2.000 saat menggeledah rumah Azis. Kepada polisi, Azis mengaku mendapatkan sabu dari temannya yang bernama Perong yang telah dimasukkan ke daftar pencarian orang (DPO). Awalnya Azis diberi 2 gram sabu dari Perong sebagai upah kurir 50 gram sabu.

"Yang bersangkutan adalah kurir dari BD (bandar) di Jakarta dan Tangerang. Tugasnya menjemput atau mengambil sabu, saat itu di Cengkareng. Dia mengambil sabu atas suruhan P, orang Pondok Aren sebesar 50 gram," kata dia.

Azis mengambil 50 gram sabu itu di Cengkareng pada Jumat (24/5). Sabu itu lalu dibawa ke sebuah rumah kosong untuk dipecah sebelum diedarkan.

Dalam kasus ini, pihak yang terlibat peredaran narkoba ialah Perong yang buron, Azis selaku kurir, Dwi yang juga buron, dan Devikarmawan yang tewas dalam toren.

"Selanjutnya, pelaku selain menjual juga memakai di tempat yang sama di rumah kosong yang pada Sabtu kita datangi. Yang bersangkutan juga melakukan pemakaian bersama Si A, sama si D, sama Si P, sama Si Dwi di tempat itu," jelasnya.

Perong dan Devikarmawan merupakan pengendali peredaran sabu ini. Mereka mempunyai jaringan sabu dengan narapidana (napi) di salah satu lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Ya dari salah satu lapas. Akan kami dikembangkan lagi," ucap dia.

Polisi juga masih mendalami kasus peredaran narkoba yang dilakukan Perong cs.

"Dia jaringan narkoba sudah beberapa kali, nanti akan lebih lanjut. Karena komunikasi terakhir antara DK dan dia itu, hari Jumat itu," katanya.

Hasil Autopsi Depoy
Polisi mengungkapkan hasil autopsi jenazah bandar narkoba DK alias Depoy yang ditemukan tewas dalam toren air di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Hasil autopsi menunjukkan ditemukan alga dalam paru-paru Depoy.

"Untuk melihat apakah orang tersebut dinyatakan mati tenggelam atau hipoksia, ini masih ada pemeriksaan penunjang oleh tim dokter. Tapi, update terakhir dari dokter ahli menyatakan bahwa di dalam paru-paru mayat tersebut diketemukan alga, semacam tanaman kecil yang masuk ke dalam saluran pernapasan," kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq di Polsek Pondok Aren, Rabu (29/5).

Kompol Bambang menjelaskan pakaian Depoy dalam keadaan basah sehingga organ dalam membusuk saat ditemukan. Hasil autopsi sementara juga menyebut tak ada tanda kekerasan atau luka pada jasad Depoy.

"Dari hasil pemeriksaan sementara dari autopsi RS Polri, dinyatakan tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat dianiaya atau kekerasan," kata Kompol Bambang.**BrOne-05


Sumber : Detik.com /  Editor : Robby

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Peristiwa

Dua Anggota Polri Gugur, TNI AD Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13:22 WIB
Peristiwa

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47:14 WIB
Peristiwa

Update Bencana Sumatera: 145 Korban Belum Ditemukan

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:42:25 WIB
Peristiwa

9 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Sitaro

Senin, 05 Januari 2026 - 22:40:05 WIB
Peristiwa

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Ahad, 04 Januari 2026 - 21:43:07 WIB
Peristiwa

Nahas, Kades Braja Asri Tewas Diserang Gajah Hutan Way Kambas

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:40:04 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 216 Kali
  • 02
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 310 Kali
  • 03
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 280 Kali
  • 04
    19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
    Dibaca: 253 Kali
  • 05
    Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
    Dibaca: 278 Kali
  • 06
    Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
    Dibaca: 335 Kali
  • 07
    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengat Barat Intensif Monitoring Pekarangan Bergizi di Empat Desa
    Dibaca: 539 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id