• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Selasa, 07 Juli 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Akan Laporkan Ke Presiden

Korban Ditendang Dicakar Diseret di Inhu, Laporan Korban di SP3 Oleh Polisi

Redaktur

Senin, 04 Maret 2024 14:24:18 WIB
Cetak
Korban Ditendang Dicakar Diseret di Inhu, Laporan Korban di SP3 Oleh Polisi
Penganiayaan Jekamisa oleh 6 orang terlapor, Kamis 2 November 2023 di Seberida.

Inhu, BeritaOne.id - Air susu dibalas dengan air tuba, pribahasa ini tepat disampaikan kepada pelaku penganiayaan dengan korban Jekamisa (42), tanah milik orang tuanya yang dipinjamkan untuk lapangan sepak bola di Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, dikuasai sepihak oleh pemuda dan Jekamisa ketika hendak menguasai lahan mendapatkan penganiayaan.

"Tanyalah kepada orang tua di pangkalan Kasai yang kenal sama Datuk saya dan ayah saya, mereka semua tau kalau tanah itu adalah milik kami, dan itu dipinjam untuk lapangan bola, ketika kami mau melakukan kegiatan diatas tanah kami kenapa kami di aniaya," kata Jekamisa kepada wartawan Senin (4/3/2024) di Pematang Reba.

Jekamisa mengaku, ditendang, dijambak, dicakar dan diseret seret oleh sekolempok orang, belakangan diketahui kalau pelaku bernama Deni, Yuli, Yona, Misa, Aspi, dan Suya yang merupakan warga Kelurahan Pangkalan Kasai. "Laporan penganiayaan yang saya laporkan ke Polres Inhu bukan kurang bukti, tapi mungkin saya kurang duit," ujar Jekamisa seraya meneteskan air mata saat bercerita kepada wartawan.

Jekamisa mengaku, sebelum keluarganya melakukan aktifitas diatas tanah itu, sejumlah orang yang dikenalnya mendatangi orang tuanya untuk meminta surat hibah dengan alasan untuk pemindahan lapangan bola, indikasi kalau tanah lapangan bola tersebut mau di buatkan surat untuk dijual oleh oknum tertentu.

"Kebaikan ayah saya meminjamkan tanah, malah dibalas dengan penganiayaan kepada saya oleh orang yang tua tua asal usul soal tanah kami dibelilas itu," katanya.

Setelah bertahun tahun tanah ayahnya (Abdul Musaka) dipakai untuk lapangan sepak bola di Pangkalan Kasai, oknum pemuda ingin menguasai tanah tersebut dengan cara minta surat hibah kepada ayahnya Abdul Musaka, mereka yang pernah mendatangi ayahnya adalah ketua Pemuda pangkalan kasai atas nama Lukman Said, wakil ketua pemuda Indra Gunawan dan ketua RW Samsudin alias Midin.

"Sekitar 8 tahun lalau oknum minta surat dengan ayah saya, tapi ayah saya bilang tidak dihibahkan. Setelah laporan penganiayaan saya di hentikan oleh polisi, saya tidak bisa ngomong apa apa lagi," ujarnya.

Jekamisa mengaku tak tau mau kepada siapa lagi akan mengadu atas penyerobotan tanahnya oleh oknum tersebut, namun demikian dirinya secara resmi akan melaporkan perkara penganiyaan dirinya kepada bapak presiden Joko Widodo, Kapolri, Gubernur Riau, Kapolda Riau dan kepada Bupati Inhu dan kepada Kapolres Inhu atas penghentian perkara penganiyaan oleh Kasatreskrim Polres Inhu.

"Itu jelas jelas tanah kakek saya, dulu tidak ada lapangan sepak bola, Pernah teman kakek saya dan teman saya minjam untuk lapangan bola, tanah itu tidak pernah dihibahkan oleh kakek saya," ujar Jekamisa.

Jekamisa menjelaskan, sengketa tanah tersebut sudah final di pengadilan, mulai dari pengadilan negeri, pengadilan tinggi sampai ke Mahkamah Agung, memutuskan kalau tanah tersebut adalah milik Abdul Musaka yang merupakan ayahnya. "Ada oknum propokator saat itu atas nama Sahril dengan lantang mengatakan putusan pengadilan bohong," ucapnya.

Usai diprovokasi, muncul teriakan "Serbu" dari orang yang dilaporkan, maka terjadi pengeroyokan. "Bahkan saat itu mereka menyampaikan Bunuh-bunuh, saat pengeroyokan. Adek saya di jambak, saat itu saya dicakar, ditendang, kepala saya dipukul oleh Yona, Nisa menolak saya Neli narik tas dari belakang. Kami mengolah lahan itu karena disuruh ayah kami untuk mengurus lahan," ujarnya bercerita.

Kejadian pengeroyokan oleh pelaku serupa sudah berkali kali, pernah berdamai. "Bayangkan saya ditendang, di tinju, ditarek Tarek. Kejadian sudah berkali kali, sudah pernah berdamai juga sama empat pelaku Totom, Tanto RT, Indra, dan Marolop. Tapi ada saja yang mengganggu kami kerja ditanah kami," kata Jekamisa dengan nada terbata bata.

Sementara itu, PS Kasubsi Penmas Polres Inhu Aiptu Misran, dikonfirmasi wartawan, terkait SP3 perkara penganiayaan Jekamisa yang dilaporkan ke Polres Inhu belum mengetahuinya, dirinya akan memastikan perkara tersebut di Satreskrim Polres Inhu. "Ntar saya cek dulu," ujar Misran. **fit


 Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 07 Juli 2026 - 15:59:09 WIB
Daerah

Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara

Sabtu, 04 Juli 2026 - 20:41:26 WIB
Daerah

Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat

Jumat, 03 Juli 2026 - 22:11:23 WIB
Daerah

19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu

Kamis, 02 Juli 2026 - 13:18:51 WIB
Daerah

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif

Rabu, 01 Juli 2026 - 22:10:45 WIB
Daerah

Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:54:31 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat Intensif Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
07 Juli 2026
Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
04 Juli 2026
Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
04 Juli 2026
Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
03 Juli 2026
Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
03 Juli 2026
Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
02 Juli 2026
Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
02 Juli 2026
19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
02 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Inhu Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Profesional, Humanis, dan Adaptif
01 Juli 2026
Zakat Pegawai PLN Jadi Penggerak Usaha Mikro, YBM PLN Hadirkan Modal Usaha dan Gerobak Cahaya
30 Juni 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Tokoh Adat Inhu Angkat Bicara, Penjarah dan Pelaku Kekerasan di Kebun Agrinas Rakit Kulim Harus Dipenjara
    Dibaca: 224 Kali
  • 02
    Brutal! Dua Pekerja PT Pancawaskita Mitra Agrinas Dikeroyok Gerombolan Nasrun Sitepu Bersenjata Tajam
    Dibaca: 237 Kali
  • 03
    Kasat Intelkam Baharuddin Resmi Naik Jadi AKP, Total 64 Personel Polres Inhu Terima Kenaikan Pangkat
    Dibaca: 266 Kali
  • 04
    Ancaman Kerugian Negara Mengintai, Jalan Sungai Rawa Kembali Hancur Diduga Akibat ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
    Dibaca: 238 Kali
  • 05
    Meski Sudah Dilaporkan ke Polisi, Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan TBS Agrina
    Dibaca: 360 Kali
  • 06
    Inovasi Layanan Perkuat Program JKN, Akses Kesehatan Masyarakat Kian Mudah
    Dibaca: 342 Kali
  • 07
    19 Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan di Hari Bhayangkara ke-80 Polres Inhu
    Dibaca: 287 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id