• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Asrafaber: Penolakan Bank Syariah Karena Alasan Politis

Redaktur

Senin, 17 Oktober 2022 07:32:25 WIB
Cetak
Asrafaber: Penolakan Bank Syariah Karena Alasan Politis
Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Drs H Asrafaber MM

Pekanbaru, Beritaone.id - Penolakan konversi Bank Nagari Sumatera Barat (Sumbar) dari konvensional menjadi Bank Syariah, oleh 9 kabupaten/kota, hanya karena alasan politis.

Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Drs H Asrafaber MM, kepada wartawan di DPRD Riau pekan lalu mengatakan, 9 kabupaten yang menolak konversi itu, menganggap Bank syariah ini hanya maunya gubernur Sumbar, bukan keinginan masyarakat.

Dijelaskan Asrafaber yang melakukan studi banding ke DPRD Riau bersama 13 Anggota DPRD Sumbar lainnya,  Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansyarullah memang berasal dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera).  'Jadi mereka anggap ini program PKS. Padahal ini nyata untuk kemaslahatan rakyat Sumbar," katanya.

Selain itu, jelasnya, program Syariah ini sudah sejalan dengan falsafah Sumbar; Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Dan masyarakat sudah menggagas Bank Syariah ini sejak 2005. Artinya, keinginan ini sudah berjalan 17 tahun, jauh sebelum Mahyeldi jadi Gubernur Sumatera Barat.

Juga, sebut alumni Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi ini, konversi ke Bank Syariah akan sangat membantu masyarakat dari beban pinjaman. Mereka akan sangat terbantu untuk urusan bunga dan masalah-masalah lainnya yang menyangkut masalah syariah.

Menjawab mengenai, mana banyak daerah yang mendukung atau menolak, kata Asrafaber, lebih banyak yang mendukung. Hanya saja, saham dan dukungan 9 kabupaten itu sangat diperlukan. Bank syariah bisa saja berjalan jika Pemrov Sumatera Barat memiliki 51 persen saham. 

"Sejauh ini, dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, 10 kabupaten sudah mendukung, termasuk Pemprov Sumbar. Tapi mayoritas dukungan saja tidak cukup, karena masalah dukungan saham," kata mantan Kamenag di tiga kabupaten/kota di Sumbar ini. 

Ditambahkannya, dalam salah satu PP nomor 54 tahun 2017 dan UU tahun 2014, dijelaskan bahwa Pemprov Sumbar harus memiliki saham 51 persen agar bisa melakukan konversi Bank Nagari menjadi syariah. Sedang saham Pemprov Sumbar saat ini hanya 31 persen lebih.

"Artinya penyertaan modal yang harus diberikan Pemprov Sumbar mencapai Rp900 miliar lebih. Sedang tahun ini penyertaan modal yang diusulkan hanya Rp20 miliar," kata Alumni IAIN Imambonjol Padang ini. 

Sejauh ini, katanya, baru beberapa kepala daerah yang menyetujui pengelolaan kas daerah  jika Bank Nagari menjadi Bank Syariah. Mereka adalah Pemprov Sumbar, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Solok, Sawahlunto dan Kota Padang Panjang. Yang lainnya sudah menyatakan menolak dan ada pula yang menyatakan menurut saja mana yang baik. 

Di sisi lain, Asrafaber memuji sikap dan kerja keras Gubernur Riau, Syamsuar, beserta kabupaten/kota di Riau yang mewujudkan Bank Riau Kepri (BRK) menjadi Bank Syariah dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

"Riau hanya butuh waktu 5 tahun mengkonversi BRK menjadi Bank Syariah. Tapi kami di Sumbar sudah berjuang 17 tahun, namun tetap belum terwujud. Karena itulah kami studi banding ke Riau," sebut Asrafaber mengakhiri.


Sumber : Vokal online /  Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:42:30 WIB
Daerah

PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50:04 WIB
Daerah

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:50 WIB
Daerah

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:28:34 WIB
Daerah

Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34:56 WIB
Daerah

Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:12:28 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 317 Kali
  • 02
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 218 Kali
  • 03
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 237 Kali
  • 04
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 282 Kali
  • 05
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 258 Kali
  • 06
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 505 Kali
  • 07
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 335 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id