• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Daerah

Diduga PT Arara Abadi Serobot Lahan Milik Masyarakat Koto Ringin

Redaktur

Ahad, 11 September 2022 08:17:18 WIB
Cetak
Diduga PT Arara Abadi Serobot Lahan Milik Masyarakat Koto Ringin

Siak, Beritaone.id - Masyarakat koto ringin sesalkan atas tindakan dan aktifitas pengerjaan lahan oleh PT  ararabadi  yang dikelola dan dikuasi masyarakat sejak tahun 1990 hingga saat ini.

Bertempat di RT 04 RW 02 dusun 1 kampung Koto Ringin kecamatan Mempura kabupaten Siak dalam tenggang waktu puluhan tahun tidak pernah bermasalah.Kenapa baru saat ini perusahan Arara Abadi  mengklaim sebanyak 300 hektar masuk dalam kawasan konsensi miliknya, ada apa ini kata warga koto ringin.

Sementara itu salah satu warga Syaiful Bahari mengatakan dirinya sudah mempunyai surat keterangan atas lahan secara sah yang diketahui oleh pemerintah kampung setempat bahkan ada beberapa masyarakat yang sudah memiliki sertifikat."Mengapa perusahan menyerobot lahan dan bahkan merusak tanaman milik masyarakat," ungkapnya.

Masih kata Syaiful dirinya dan masyarakat akan tetap berjuang dan mempertahankan hak kami dengan dasar surat yang kami miliki.Dan meminta kepada 40 Anggota dewan DPRD Siak yang terhormat serta pemerintah setempat dapat secepatnya menyelesaikan permasalahan ini tolong lihat dan bantu kami sebagai masyarakat kecil yang terzolimi.

Senada itu Harun selaku kepala Kampung Koto Ringin membenarkan bahwa adanya permasalahan antara warga pemilik lahan dengan perusahaan Arara Abadi sekitar 300 hektar.ia berharap lahan tersebut bisa kembali kepada masyarakat dan saat ini masih berjuang mengumpulkan data dokumen.

"Saat ini kami masih menunggu hearing dengan DPRD kabupaten Siak dan juga sudah sampaikan kepada komisi II di DPRD.Pada intinya pihaknya tetap mendukung atas perjuangan masyarakat terkait ini agar didapat solusi yang terbaik," pintanya.

Humas distrik PT Arara Abadi Muhammad Nasir SH menegaskan bahwa lahan yang  kerjakan merupakan wilayah konsensi milik perusahan dan Luasnya sekitar 300 hektar.

"hal ini berdasarkan SK tahun 1996 yang dikeluarkan oleh kementrian kehutanan sudah di revisi di tahun 2013,"Tegasnya.

Selain itu, sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak kampung masih menunggu data masyarakat yang mengelola lahan dan nama pemilik surat. namun sejauh ini pihaknya belum menerima data masyarakat untuk mengidentifikasi siapa siapa saja masyarakat tersebut, kami tetap akan mengupayakan jalan terbaik.

"Jauh hari sebelumnya pihaknya sudah berupaya untuk melakukan kerjasama dengan masyarakat, namun sampai saat ini masyarakat belum berkenan untuk bekerjasama dengan perusahaan sudah ada beberapa kali  pertemuan dan upaya upaya namun belum ada titik terang kepastian terhadap persoalan ini,"pungkasnya.

Kita dari perusahaan telah melakukan inisiatif untuk menarik alat berat dari lokasi dan menghentikan pekerjaan  aktifitas alat berat sampai ada titik temu dikemudian hari, namun untuk penanaman kami akan selesaikan terlebih dahulu beberapa waktu kedepan.

Berdasarkan konsensi SK mentri kehutanan yang kami punya, ada sekitar 300 hektar lahan, namun dalam hal ini kami hanya mengerjakan 122 hektar saja untuk saat ini.untuk kedepannya pihaknya belum bisa memastikan. Yang jelas bagi masyarakat yang terkena dampak akibat aktifitas perusahaan PT ararabadi di kampung koto ringin kami masih menunggu data data nama pengelola lahan tersebut dan pihak perusahaan ingin berjumpa langsung dengan pengelola lahan yang bersangkutan untuk duduk bersama mencari solusi jalan terbaik," Ujarnya.


Sumber : Vokal online /  Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Daerah

PGRI Riau Gandeng Yamaha dan BRI, Guru Dapat Akses Motor, Rumah hingga Peluang Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:42:30 WIB
Daerah

PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:50:04 WIB
Daerah

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12:50 WIB
Daerah

Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Dukung Pelaksanaan MTQ Danau Rambai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:28:34 WIB
Daerah

Maknai Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Ketua DPRD Inhu Perbaiki Jalan Telok Erong Pakai Dana Pribadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34:56 WIB
Daerah

Bangun Harmoni dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Bantu Kegiatan Kepemudaan di Dua Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:12:28 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
15 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 286 Kali
  • 02
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 213 Kali
  • 03
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 261 Kali
  • 04
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 233 Kali
  • 05
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 485 Kali
  • 06
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 311 Kali
  • 07
    PT Astra International Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Bugisan Klaten
    Dibaca: 337 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id