• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Selasa, 29 September 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Nasional

BPJS Kesehatan Genjot Deteksi Dini, Skrining Dinilai Tekan Pembiayaan Penyakit Kronis

Fitri Aisah

Kamis, 29 Januari 2026 18:15:11 WIB
Cetak
BPJS Kesehatan Genjot Deteksi Dini, Skrining Dinilai Tekan Pembiayaan Penyakit Kronis

BeritaOne.id - Pada tahun 2025, lebih dari Rp50,2 triliun iuran peserta BPJS Kesehatan digunakan untuk membayar biaya pelayanan kesehatan 59,9 juta kasus penyakit kronis. 

Kepala Humas BPJS Kesehatan, 
Rizzky Anugerah menuturkan, biaya yang dibayarkan untuk penyakit kronis kian meningkat. Oleh karena itu, 
upaya penguatan promotif preventif terus dilakukan BPJS Kesehatan, salah satunya melalui Skrining Riwayat Kesehatan.

“Dalam 5 tahun terakhir, jumlah peserta JKN yang melakukan Skrining Riwayat Kesehatan mengalami 
lonjakan signifikan. Dari yang semula 2,2 juta peserta pada tahun 2021, naik drastis menjadi 79,5 juta peserta 
pada tahun 2025. Ini kabar yang menggembirakan, karena masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini
untuk mengetahui kondisi kesehatannya, apakah berisiko mengidap penyakit kronis atau tidak. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pula penanganannya,” ujar Rizzky, Kamis (29/01).

Skrining Riwayat Kesehatan ditujukan bagi peserta JKN berusia 15 tahun ke atas dan dilakukan setahun sekali. Dalam skrining ini, peserta JKN diarahkan untuk mengisi sejumlah pertanyaan untuk mengetahui 
apakah dirinya berisiko mengidap penyakit kronis atau tidak. Prosesnya dapat dilakukan melalui Aplikasi 
Mobile JKN, chat Whatsapp PANDAWA di nomor 08118165165, lewat website resmi BPJS Kesehatan, atau dengan datang langsung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Rizzky menjelaskan bahwa dari total 79,5 juta peserta JKN yang telah melakukan Skrining Riwayat Kesehatan, ada 34,6 juta peserta yang terdeteksi berisiko mengidap penyakit kronis. Dari angka tersebut, sebanyak 23 juta peserta berisiko mengidap hipertensi, stroke, dan penyakit jantung. Sementara, 17 juta peserta berisiko menderita diabetes melitus, sebanyak 14,4 juta berisiko menderita kanker serviks, sebanyak 3,3 juta berisiko mengidap Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), dan 2,4 juta peserta berisiko mengidap TBC.

Tidak hanya itu, terdapat pula 2,2 juta peserta yang berisiko menderita hepatitis B, sebanyak 1,5 juta berisiko 
mengidap kanker paru, dan sekitar 1 juta peserta berisiko mengidap kanker payudara. Sisanya, tercatat berisiko menderita hepatitis C, talasemia, dan kanker usus. 

Sebagai tindak lanjut hasil skrining tersebut, sebagian peserta telah diarahkan untuk menjalani konsultasi dan diperiksa di FKTP, sementara sebagian lagi dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

“Sebanyak 2,9 juta peserta JKN yang membutuhkan penanganan spesialistik telah ditangani di rumah sakit dengan total biaya sekitar Rp4,78 triliun. Selain bermanfaat untuk memantau kesehatan peserta JKN, Skrining Riwayat Kesehatan juga besar dampaknya untuk menekan pembiayaan penyakit kronis. Bisa jadi biaya untuk mengobati pasien kronis akan jauh lebih membengkak seandainya kondisi para peserta tersebut makin parah akibat tidak terdeteksi dan ditangani sejak awal,” ujar Rizzky.**


 Editor : Redaksi

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Nasional

BPJS Kesehatan Perkuat Layanan Jantung JKN dengan Pendekatan Value-Based Health Care

Rabu, 16 September 2026 - 19:11:59 WIB
Nasional

Strategi “Balik Bidak” Prabowo: Merangkul Rival, Mengunci Stabilitas

Kamis, 03 September 2026 - 05:08:21 WIB
Nasional

PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores

Ahad, 16 Agustus 2026 - 08:07:39 WIB
Nasional

Kementerian PU di Bawah Menteri Dody Hanggodo Genjot Sumur Bor Antisipasi Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 19:22:00 WIB
Nasional

Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:05:12 WIB
Nasional

Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:40:00 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
PT Astra International Tbk Dampingi Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango Kembangkan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal
28 September 2026
JMSI Riau Gelar UKW 4-6 November 2026, Pendaftaran Dibuka dan Kuota Terbatas
28 September 2026
Teguh Santosa Tegaskan JMSI Dukung Penuh HPN 2027 di Lampung
25 September 2026
Kompol Syahrizal Resmi Jabat Wakapolres Inhu, Gantikan Kompol Lasarrus Sinaga
23 September 2026
PLN dan Pemkab Inhil Perkuat Sinergi, Akses Listrik Sejumlah Desa Segera Diperluas
18 September 2026
Persoalan PHK 10 Pekerja SPPBE di Inhu Mencuat, DPRD Soroti Hak Tenaga Kerja
18 September 2026
Soroti Polemik 10 Pekerja SPPBE PT Awal Bros, Advokat Muda Riau Minta Disnaker Periksa Dugaan Tekanan
17 September 2026
Forum Keselamatan Ketenagalistrikan PLN Teluk Kuantan, Perkuat Kolaborasi Cegah Bahaya Listrik di Masyarakat
17 September 2026
UAS Terima Penghargaan JMSI Riau, Tekankan Pentingnya Integritas Media
17 September 2026
BPJS Kesehatan Perkuat Layanan Jantung JKN dengan Pendekatan Value-Based Health Care
16 September 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Teguh Santosa Tegaskan JMSI Dukung Penuh HPN 2027 di Lampung
    Dibaca: 225 Kali
  • 02
    Kompol Syahrizal Resmi Jabat Wakapolres Inhu, Gantikan Kompol Lasarrus Sinaga
    Dibaca: 292 Kali
  • 03
    PLN dan Pemkab Inhil Perkuat Sinergi, Akses Listrik Sejumlah Desa Segera Diperluas
    Dibaca: 485 Kali
  • 04
    Persoalan PHK 10 Pekerja SPPBE di Inhu Mencuat, DPRD Soroti Hak Tenaga Kerja
    Dibaca: 1e3 Kali
  • 05
    Soroti Polemik 10 Pekerja SPPBE PT Awal Bros, Advokat Muda Riau Minta Disnaker Periksa Dugaan Tekanan
    Dibaca: 477 Kali
  • 06
    Forum Keselamatan Ketenagalistrikan PLN Teluk Kuantan, Perkuat Kolaborasi Cegah Bahaya Listrik di Masyarakat
    Dibaca: 524 Kali
  • 07
    UAS Terima Penghargaan JMSI Riau, Tekankan Pentingnya Integritas Media
    Dibaca: 488 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id