• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Pilihan
  • Terpopuler
  • SawitUpdate
  • Galeri
  • Video
  • Indeks Berita
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • SawitUpdate
  • Internasional
  • Nasional
  • Humoria
  • Intermezzo
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
Pilihan +INDEKS
  • 01
    ASUS ROG Zephyrus G14: Performa Tinggi dalam Gaming dan Produktivitas
    29 Mei 2024
  • 02
    JMSI Inhu Lakukan Kerja Sama Publikasi dan Advokasi Kemitraan Desa
    01 Mei 2024
  • 03
    Penduduk Kota Geger, Kisah Abu Nawas Mau Terbang
    22 April 2024
  • 04
    Baznas dan Bank Indonesia Bisa Bantu Masyarakat Melunasi Utang Pinjol, Berikut Cara dan Syaratnya
    18 April 2024
  • 05
    36 Kader Golkar Riau Dipanggil DPP Sebagai Calon Di Pilkada 2024, Berikut Nama-namanya
    07 April 2024
  • Home
  • Peristiwa

Badai Matahari

Fenomena Badai Matahari, Penyebab dan Dampaknya

Handika Karismon

Ahad, 12 Mei 2024 18:41:04 WIB
Cetak
Fenomena Badai Matahari, Penyebab dan Dampaknya
Ilustrasi Matahari (Foto: NASA)

Pekanbaru, BeritaOne.id - Badai Matahari (Solar Storm) merupakan salah satu fenomena atau peristiwa alam yang terjadi di luar angkasa. Badai Matahari disebut juga dengan Badai Geomagnetik. Fenomena ini juga memiliki dampak atau pengaruhnya terhadap kondisi di Bumi.


Untuk mengetahui lebih lanjut tentang fenomena Badai Matahari beserta penyebab, proses terjadi hingga dampaknya terhadap Bumi, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini:

Apa Itu Fenomena Badai Matahari?
Apa yang dimaksud dengan fenomena Badai Matahari adalah peristiwa yang disebabkan oleh aktivitas Matahari, yaitu Ledakan Matahari (Flare). Dikutip dari situs resmi Kemendikbud, Ledakan Matahari atau Flare terjadi akibat terbukanya kumparan medan magnet di permukaan Matahari yang dapat memancarkan energi yang sangat besar.

Flare atau Ledakan Matahari adalah fenomena ketika terbukanya kumparan medan magnet yang berada di permukaan Matahari yang dapat memancarkan energi sangat besar. Sehingga mempengaruhi lingkungan di sekitar Bumi dan menimbulkan efek tidak langsung pada operasi satelit, komunikasi radio dan jaringan transmisi tenaga listrik.

Penyebab dan Dampak Badai Matahari
Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ledakan di Matahari disebabkan oleh adanya aktivitas internal di Matahari yang terjadi karena tingkat aktivitas Matahari yang mengalami pasang surut selama siklus 11 tahunan. Para ahli atmosfer di seluruh dunia, belum mengetahui secara pasti penyebabnya, tapi kemungkinan besar melibatkan gaya magnetik atau reaksi nuklir di dalam Matahari.

Pengaruh aktivitas Ledakan Matahari terhadap Bumi, tergantung besar kekuatan ledakannya. Secara umum, dampaknya adalah terhadap kemagnetan Bumi, yaitu berupa fenomena Badai Magnet Bumi (Geomagnetic Storm).

Hal tersebut terjadi karena terjadinya ledakan-ledakan di permukaan Matahari (korona) melontarkan plasma besar yang berisikan partikel bermuatan (angin Matahari) beserta medan magnet berkecepatan tinggi yang menjalar hingga ke magnetosfer Bumi, atau daerah di sekitar planet yang memiliki medan magnet.

Peristiwa lontaran massa korona tersebut atau sering disebut sebagai Coronal Mass Ejection (CME) terjadi ketika menghantam medan magnet di sekitar Bumi (magnetosfer), lontaran partikel bermuatan tersebut dibelokkan oleh lapisan magnetosfer Bumi ke arah garis kutub utara dan kutub selatan. Hal ini menyebabkan dampak dari gangguan Badai Magnet Bumi.

Lebih lanjut, BMKG menyimpulkan bahwa dampak dari ledakan Matahari berupa Badai Magnet Bumi ini relatif aman untuk wilayah Indonesia yang berada pada lintang rendah (khatulistiwa). Hal ini karena perisai Bumi dari pengaruh radiasi partikel angin Matahari (magnetosfer Bumi), titik terkuatnya berada pada lintang rendah.

Menurut Pusat Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dijelaskan pula bahwa Indonesia tidak mengalami dampak yang begitu parah saat Badai Matahari karena letak Indonesia yang berada di khatulistiwa. Akan tetapi tingginya ketergantungan masyarakat di Indonesia terhadap teknologi satelit dan jaringan kelistrikan dapat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia secara tidak langsung. **BrOne-08


Sumber : detikco /  Editor : Fitri

Tulis Komentar

Berita Lainnya +INDEKS
Peristiwa

Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:20:00 WIB
Peristiwa

Dua Anggota Polri Gugur, TNI AD Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13:22 WIB
Peristiwa

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47:14 WIB
Peristiwa

Update Bencana Sumatera: 145 Korban Belum Ditemukan

Jumat, 09 Januari 2026 - 19:42:25 WIB
Peristiwa

9 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Sitaro

Senin, 05 Januari 2026 - 22:40:05 WIB
Peristiwa

Korban Bencana Sumatera Menjadi 1.167 Orang Meninggal

Ahad, 04 Januari 2026 - 21:43:07 WIB

Perkebunan Disita Satgas PKH, Komisi IV DPRD Inhu Soroti Nasib Buruh Sawit

15 September 2025
Harga CPO Melonjak Jelang Idulfitri, Ini Pendorongnya
28 Maret 2025
Laba Bersih Emiten Sawit Tembus Rp 825,59 Miliar, Melonjak 82,7%
24 Maret 2025
Terkini +INDEKS
Presiden RI Anugerahkan Satyalencana Kepariwisataan ke 2 Penggerak Desa Sejahtera Astra
21 Agustus 2026
Terseret Dua Kasus Korupsi, Wamen PU Diana Kusumastuti Diminta Segera Diperiksa
20 Agustus 2026
CERI Pertanyakan Harga Identik Sembilan Peserta Tender Cipta Karya Era Wamen PU Diana
19 Agustus 2026
Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
19 Agustus 2026
PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
18 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
18 Agustus 2026
HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
18 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
17 Agustus 2026
Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
16 Agustus 2026
PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
16 Agustus 2026
Terpopuler +INDEKS
  • 01
    Dua Kali Pengungkapan, Polsek Pasir Penyu Bekuk Tiga Wanita Diduga Pengedar Ekstasi
    Dibaca: 349 Kali
  • 02
    PT Tirta Sari Surya Salurkan Beasiswa untuk Anak Karyawan pada Peringatan HUT RI ke-81
    Dibaca: 243 Kali
  • 03
    Sambut HUT ke-81 RI, PLN Tebar Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile
    Dibaca: 266 Kali
  • 04
    HUT ke-70 Astra: Ini Filosofi di Balik Logo Barunya
    Dibaca: 311 Kali
  • 05
    PT Astra International Tbk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa NTT Lewat Program Nurani Astra
    Dibaca: 288 Kali
  • 06
    Dua Pengedar Sabu di Rengat Barat Dibekuk, Polisi Sita 9,31 Gram Barang Bukti
    Dibaca: 533 Kali
  • 07
    PLN All Out Kawal Listrik HUT ke-81 RI, Sambil Percepat Pemulihan Gempa Flores
    Dibaca: 366 Kali


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 BeritaOne.id