Pekanbaru, BeritaOne.id - Rencana PT Pertamina menghapus BBM bersubsidi jenis pertalite tahun depan, jangan sampai menambah beban masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Riau H Hardiyanto SE, Senin (18/9/23) ditemui di DPRD Riau.
"Kalau rencana penghapusan pertalite oleh PT Pertamina terjadi tahun depan, kita minta BBM pengganti jangan sampai harganya membebani masyarakat," pinta Hardiyanto.
Rencana Pertamina menghapus pertalite untuk mengurangi emisi karbon akibat asap yang ditimbulkan oleh kendaraan. Namun masyarakat kata Hardiyanto tidak memahami hal itu, bagi mereka yang penting BBM tersedia dengan harga yang terjangkau.
"Karena jika BBM naik semua harga kebutuhan masyarakat juga ikut naik, nah ini tentu akan menjadi beban bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah," ujarnya.
Rencana Pertamina menghapus Pertalite telah disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR bidang energi pada Rabu (30/08/23).
Pada kesempatan itu Nicke menyampaikan Pertalite akan diganti dengan Pertamax Green 92. Pertamax Green 92 merupakan campuran bensin dengan RON 90 (kualitas Pertalite saat ini) dengan 7 persen etanol.