Kanal

Gempa M 6,8 Guncang Maroko, Korban Tewas 820 Orang

Maroko, BeritaOne.id - Gempa bumi dengan magnitudo 6,8 mengguncang Maroko bagian tengah pada Jumat (8/9/2023) malam waktu setempat. Hingga Sabtu siang, korban tewas akibat gempa dahsyat tersebut dilaporkan sudah mencapai 820 orang.

Dikutip dari Kompas.com, menurut US Geological Survey, pusat gempa berada di Pegunungan Atlas Tinggi, 71 kilometer (km) di barat daya Kota Marrakesh, di kedalaman 18,5 km.

"Sebanyak 672 orang lainnya terluka, termasuk 205 orang dalam kondisi kritis," kata Kementerian Dalam Negeri Maroko, dikutip dari AFP.

Gempa Maroko kali ini tercatat menjadi gempa terkuat yang pernah tercatat di negara tersebut.

Para pemimpin negara dan diplomat di seluruh dunia menyatakan belasungkawa dan dukungan pada Sabtu untuk Maroko setelah gempa bumi dahsyat melanda kota wisata Marrakesh. Termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Perancis Emmanuel Macron, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Amerika Serikat siap untuk memberikan bantuan apa pun yang diperlukan," ungkap Biden dalam sebuah pernyataan.

"Saya sangat sedih atas hilangnya nyawa dan kehancuran yang disebabkan oleh gempa bumi di Maroko. Pikiran dan doa kami bersama semua orang yang terkena dampak dari kesulitan yang mengerikan ini," tambahnya.

Tawarkan Kirim Tim Penyelamat

Spanyol telah menawarkan untuk mengirimkan tim penyelamat ke Maroko menyusul gempa bumi yang menewaskan lebih dari 800 orang itu.

"Spanyol telah menawarkan Maroko, jika dianggap perlu, kapasitas penyelamatannya, yang pada saat-saat ini adalah yang paling penting, serta kapasitas pembangunan kembali setelah momen ini berlalu. Yang terpenting saat ini adalah menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa," kata Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares kepada para wartawan di KTT G20 di India.

Menteri tersebut mengatakan, bahwa Unit Darurat Militer Spanyol (UME), serta badan-badan bantuan dan kedutaan besarnya siap membantu Maroko, rakyat Maroko, untuk mencoba meringankan situasi ini dan menyelamatkan sebanyak mungkin orang.

UME adalah badan angkatan bersenjata yang dibentuk untuk melakukan intervensi dengan cepat dalam situasi darurat, seperti kebakaran hutan, banjir, dan gempa bumi.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER