Jakarta, BeritaOne.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memanggil Astra Honda Motor (AHM) terkait viralnya rangka eSAF yang dinarasikan mengalami keropos yang berujung patah.
Dikutip dari detik.com, Senior Manager Corporate Communication PT AHM, Rina Listiani, memastikan pihaknya akan kooperatif menjelaskan kepada Kemenhub tentang langkah cepat yang diambil menyikapi masalah tersebut.
"Kami akan cek dulu suratnya. Yang pasti, kami akan kooperatif untuk menjelaskan situasi saat ini dan upaya penanganan cepat yang dilakukan kepada konsumen, dengan mengecek langsung setiap sepeda motor yang dikeluhkan konsumen," ujar Rina.
Bagi AHM, kenyamanan dan keamanan sepeda motor konsumen merupakan prioritas kami. Kami memastikan kualitas sepeda motor terbaik untuk konsumen," sambung Rina.
Kabar Kemenhub akan memanggil AHM untuk memberikan penjelasan tentang rangka eSAF disampaikan oleh Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Danto Restyawan, yang dikutip dari CNNIndonesia.
"Hari Senin, 28 Agustus 2023, saya rapatkan dengan mengundang AHM," ucap Danto.
Danto menambahkan pemanggilan ini dilakukan Kemenhub untuk mengetahui dan menelusuri langsung akar masalah rangka eSAF. Selain itu, Danto menilai masalah ini tidak hanya menjadi perhatian masyarakat, tetapi juga pemerintah.
"Pembahasan ini terkait yang viral itu. Jadi sengaja saya rapatkan, bagaimana bisa terjadi seperti itu," ucap dia.
Danto menambahkan pemanggilan nanti akan melibatkan sejumlah perwakilan Kemenhub, salah satunya dari Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB).
Balai milik Kemenhub ini bertugas menguji kendaraan, termasuk produk motor Honda, sebelum dapat dijual ke pasar. Tugas mereka menerbitkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT).
"Balai uji Bekasi juga dilibatkan. Saya, kalau sudah terkait keselamatan, saya tegas," ucap Danto.
Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, Astra Honda Motor (AHM) bakal proaktif melakukan penelusuran dengan cara mencari konsumen pembuat video tersebut untuk melakukan verifikasi.
"Ya, kami sudah, sedang, dan akan melakukan itu. Kami berusaha proaktif mendata, memverifikasi, mencari pemilik sepeda motor yang menyampaikan permasalahannya lewat medsos," kata General Manager Corporate Communication Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin kepada wartawan di Astra Honda Motor Safety Riding Park & Training Centre di Cikarang, Bekasi, Rabu (23/8/2023).