Kanal

Bupati Kampar : Waspadai Mafia Jabatan Minta Uang

KAMPAR, Beritaone.id - Penjabat Bupati Kampar, Provinsi Riau, Dr Kamsol, meminta masyarakat terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mewaspadai sekelompok orang yang diduga mafia jabatan yang meminta uang dengan mengatasnamakan bupati untuk bisa menduduki jabatan tertentu.

"Hati-hati dengan iming-iming janji oknum yang tak bertanggungjawab. Saya tidak pernah menyuruh seseorang untuk meminta uang untuk jabatan tertentu," kata Penjabat Bupati Kampar Kamsol di Bangkinang, Rabu.
 
Dia juga meminta segenap masyarakat mengawasi oknum tertentu kalau ada yang menjanjikan suatu jabatan, baik dari orang dekat keluarga Bupati atau pihak lainnya, terutama yang meminta imbalan sejumlah uang.

"Siapapun yang meminta uang jangan dipercaya. Laporkan saja kepada aparat penegak hukum. Kita menginginkan ASN yang profesional punya tanggung jawab tinggi, mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat dari pada kepentingan pribadi dan golongan," tegasnya.

Kamsol pun mengaku semenjak dipercaya menjadi Penjabat Bupati Kampar beberapa bulan lalu, dirinya cuma ingin membangun daerah ini tanpa adanya praktik jual beli jabatan.

"Saya ke sini cuma ingin membangun Kampar, tidak ingin memperkaya diri," kata mantan Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti ini.

Kamsol juga meminta penegak hukum untuk mengusut kasus ini dan menangkap pelakunya karena telah mencatut nama Penjabat Bupati Kampar untuk memuluskan niat jahatnya.

Sebelumnya, seseorang dari  Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mengaku dimintai uang  panjar terlebih dahulu sebesar Rp20 juta jika ingin menduduki jabatan tertentu. Sisa uang selanjutnya harus dibayar setelah jabatan didapatkan.
 
"Adek saya sudah membayar kepada yang bersangkutan, setelah tahu bahwa itu bukan perintah Penjabat Bupati Kampar dia menyesal," kata salah seorang sumber.
 
Sumber lain juga menyebutkan bahwa saudaranya dimintai uang oleh oknum tertentu tapi tidak bersedia membayarnya karena mengetahui oknum tersebut ternyata hanya mencatut nama Penjabat Bupati.
 
Awal Desember tahun ini akan ada penilaian dari tim Pemkab Kampar kepada beberapa orang yang dicalonkan untuk menduduki jabatan tertentu.

Hal ini diduga yang menjadi pemicu mafia jabatan bergerak mencari untung dengan menjual kedekatannya dengan Penjabat Bupati Kampar.

"Kalau ada yang minta lagi catat namanya dan laporkan," tegas Kamsol.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER