Puluhan Polisi Masuk Masjid Raya Sumbar Pakai Sepatu, Ada yang Injak Sajadah

Ahad, 06 Agustus 2023

Sejumlah aparat kepolisian masuk ke dalam ruang Masjid Raya Sumatera Barat memakai sepatu, Sabtu (5/8/2023) sore, saat membubarkan warga Air Bangis yang beristirahat di masjid tersebut.

Padang, BeritaOne.id - Puluhan aparat kepolisian masuk ke dalam masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar) di Jalan Khatib Sulaiman, Padang, tanpa melepaskan sepatu. Bahkan ada yang menginjak sajadah (alas bersujud) yang terbentang dalam tempat ibadah umat Islam tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/8/2023) sore, sekitar pukul 16.00 WIB, saat aparat kepolisian melakukan pengusiran terhadap warga Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, yang beristirahat di masjid tersebut.

Seperti diketahui, seribuan warga Air Bangis yang melaksanakan demo berhari-hari di depan Kantor Gubernur Sumbar, menginap di Masjid Raya Sumbar. Mereka demo karena menolak proyek Program Strategis Nasional (PN).

Dikutip dari Republika.co.id, pegiat dari Koalisasi Masyarakat Sipil, Feri Amsari, menyebutkan, pengusiran tersebut bernuansa pelecehan agama Islam dan kemerdekaan menyampaikan pendapat. Sebab, dari video yang beredar, terlihat polisi masuk Masjid Raya Sumbar menggunakan sepatu.

"Terjadi upaya pengusiran paksa terhadap masyarakat di Masjid Raya Sumbar. Upaya mengusir jamaah Masjid yang sekaligus demostran itu mengabaikan nilai-nilai agama, misalnya memasuki masjid tanpa membuka sepatu dan berteriak-teriak. Padahal dalam Islam dilarang berteriak (meninggikan suara) dalam masjid," kata Feri di Padang, Sabtu.

Feri mengingatkan, masjid bukanlah tempat masyarat berdemo, tapi beristirahat. Menurut dia, berdasarkan Pasal 28 dan Pasal 29 UUD 1945, tidak ada hak aparat negara untuk mengusir masyarakat yang sedang berada di rumah ibadah.

Feri pun akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkumham) Mahfud MD agar turut memberikan perhatian terhadap tuntutan masyarakat Air Bangis yang telah lima hari berusaha menyampaikan aspirasinya kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Sebuah video beredar di media sosial yang viral memperlihatkan aparat kepolisian mengusir paksa warga dari Masjid Raya Sumbar. Terlihat puluhan petugas masuk masjid tanpa membuka sepatu. Dalam beberapa potongan video, bahkan memperlihatkan aparat polisi menginjak sajadah.

Petugas polisi diketahui sedang berusaha memulangkan paksa warga Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat yang sejak beberapa hari terakhir menginap di Masjid Raya Sumbar. Massa yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 1.000 orang, menjadikan masjid sebagai tempat tinggal.

Petugas memaksa warga, termasuk anak-anak, yang berada dalam masjid segera keluar. Sebagian segera dinaikkan ke atas bus yang telah disiapkan untuk dipulangkan ke Pasaman Barat.

Sejumlah polisi yang masih menggunakan sepatu masuk ke dalam ruang masjid untuk memaksa warga yang bertahan keluar. Beberapa di antaranya terlihat menginjak sajadah yang terbentang.