Kini, RSUD Telukkuantan Buka Layanan Poli Jiwa

Kamis, 20 Juli 2023

Direktur RSUD Telukkuantan, dr. Irvan Husin meninjau pelaksanaan tes kejiwaan Bacaleg beberapa waktu lalu.

Kuansing, BeritaOne.id - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat. Terutama dalam hal layanan kesehatan. Peningkatan dan pengembangan layanan dilakukan seiring tingginya kebutuhan masyarakat.

Adalah layanan poli jiwa di RSUD Telukkuantan. Terhitung sejak Oktober 2022, RSUD Telukkuantan membuka secara resmi poli tersebut.

Menurut dr. Irvan Husin, Direktur RSUD Telukkuantan, layanan kesehatan jiwa sudah dirintis sejak tahun 2018 silam. Namun, poli baru bisa dibuka pada tahun 2022 ini.

"Dulu sudah dirintis, saat akan adanya pendaftaran Bacaleg tahun 2018. Banyak yang minta agar kita melaksanakan tes kejiwaan di sini. Akhirnya kita jalin kerja sama untuk melaksanakannya," ujar dr. Irvan Husin, Kamis (20/7/2023) pagi di Telukkuantan.

Melihat tingginya antusias masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kejiwaan, RSUD Telukkuantan akhirnya membuka poli jiwa. Poli jiwa dibuka setelah dr. Ihsan Sabri, Sp.KJ bergabung dengan status paroh waktu.

Untuk membuka poli, kita harus ada dokter spesialis. Alhamdulillah, kita sudah punya, meski pun paroh waktu," ujar dr. Irvan.

Dikatakan Irvan, pihaknya berniat untuk mempermanenkan dr. Ihsan Sabri Sp.KJ. RSUD Telukkuantan sudah mengusulkan dibukanya formasi CPNS dokter spesialis kejiwaan.

"Dokter Sabri mau kita permanenkan, ini kita perjuangkan. Sehingga pelayanan semakin maksimal," ujar dr. Irvan.

Pelayanan poli jiwa RSUD Telukkuantan dibuka pada setiap Rabu dan Kamis. Saat ini, tidak hanya pasien umum, pasien BPJS juga sudah bisa dilayani.

"Pasien BPJS sudah bisa dilayani," tegas dr. Irvan.

Dengan adanya poli jiwa, dr. Irvan Husin berharap masyarakat Kuansing bisa memanfaatkan layananannya. Terutama bagi warga yang ingin masuk CPNS, anggota Polri dan TNI serta yang membutuhkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

"Kalau sekarang, pasien tak hanya warga Kuansing, tapi juga dari kabupaten tetangga. Seperti dari Peranap, Inhu. Sebab di Inhu tak ada poli jiwa," kata dr. Irvan.

Ke depan, RSUD Telukkuantan berencana akan membuka instalasi rawat inap jiwa. Hal ini dilakukan agar pelayanan kesehatan jiwa semakin maksimal.

"Instalasi rawat inap jiwa ini penting, seiring dengan komitmen Pak Bupati, dimana Kuansing bebas pasung," ujar dr. Irvan.

Masyarakat Apresiasi Dibukanya Poli Jiwa

Masyarakat Kuansing mengapresiasi gebrakan RSUD Telukkuantan dalam membuka poli jiwa. Keberadaan poli jiwa jelas sangat membantu masyarakat. Apalagi mendekati Pemilu 2024.

Seperti yang diungkapkan oleh Kaswira Nondri, salah seorang bakal calon legislatif (Bacaleg) Gerindra Kuansing. Untuk mendaftar sebagai Bacaleg, harus melampirkan surat kesehatan jasmani dan rohani.

"Dengan adanya poli jiwa di RSUD Telukkuantan, kami tidak jauh-jauh ke Pekanbaru untuk tes kejiwaan. Tentu ini jauh lebih hemat biayanya," ujar Kaswira.

Kaswira menilai, warga Kuansing yang maju pada Pileg 2024 sangat diuntungkan dengan layanan poli jiwa RSUD Telukkuantan. Terutama dari segi biaya untuk tes kejiwaan.

"Kalau sempat ke Pekanbaru, operasionalnya lebih banyak, mulai transportasi hingga akomodasi. Kalau di sini, hanya biaya tes saja," tambah Kaswira.

Ia berharap, RSUD Telukkuantan terus meningkatkan layanan. Jika layanan baik, maka semakin banyak masyarakat yang berobat. Apalagi, posisi Kuansing berada di perbatasan tiga provinsi, yakni Riau - Jambi - Sumbar.

"Kalau layanan bagus dan poli semakin banyak, tidak tertutup kemungkinan warga dari provinsi tetangga ke sini. Mereka akan menjadikan RSUD Telukkuantan sebagai rujukan. Ini potensi bagus untuk Kuansing ke depannya," tutur Kaswira.

Masyarakat Kuansing mendukung RSUD Telukkuantan untuk membuka layanan rawat inap jiwa. Hal ini dinilai sangat penting dalam menyelamatkan generasi muda yang menjadi korban narkoba.