Afriansyah Noor:Jika SPRMII Temukan Perusahaan Nakal Lapor Saya Langsung, Tindak Tegas

Ahad, 31 Juli 2022

PEKANBARU,BeritaOne.id- Serikat Pekerja Rumpun Melayu Industri Indonesia (SPRMII) Riau berdiskusi dengan Wakil Menteri Tenaga Kerja RI, Ir Afriansyah Noor MSi.

Diskusi santai dan penuh keakraban ini dilaksanakan, Sabtu (30/7/2022), di Hotel Khas, Jalan Sudirman Kota Pekanbaru.
Dalam kegiatan itu tampak Ketua DPD SPRMII Riau Mashuri Kurniawan dan DPC SPRMII Pekanbaru, Roy Aban.

Wakil Menteri Tenaga Kerja, Ir Afriansyah Noor MSi mendukung SPRMII Riau dalam menjalankan sepenuhnya organisasi ini untuk kepentingan buruh/serikat pekerha yang menjadi mitra pemerintah.

"SPRMII Riau saat ini sudab beekoordinas dengan Kementerian Tenaga Kerja, sehingga apa yang teman-teman lakukan bisa bermanfaat untuk kita semua dan terkoordinir dengan baik oleh Kementerian Tenaga Kerja," kata Wamen Tenaga Kerja RI dalam diskusi tersebut.

SPRMII sebut dia, harus memiliki langkah bersama secara nyata untuk melakukan konsultasi, koordinasi, dan evaluasi program serta pencapaian kinerja organisasi.

Dia berharap SPRMII Riau mampu melahirkan pemikiran dan rumusan program maupun kegiatan lebih konkrit dan konstruktif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan buruh dan pekerja.

"Jika SPRMII Riau menemui kendala dalam menjalankan program kerjanya maka segera hub saya. Bila ada  perusahaan nakal yang tidak mematuhi peraturan ketenagakerjaan hubungi saya juga,"ungkapnya

Sementara itu Ketua DPC SPRMII Pekanbaru, Roy Aban menyampaikan kepada Wamen Tenaga Kerja RI, sebagai mitra pemerintah siap melakukan yang terbaik bagi buruh dan pekerja.

Roy Aban juga berharap, Kementerian Tenaga Kerja bisa bersama SPRMII Riau kedepannya. Terutama dalam memastikan pekerja informal miskin mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurut dia,  jika ini tersosialisasikan diseluruh  perusahaan yang beroperasi di Riau, maka pekerja informal yang miskin ekstrem dapat ditolong keluar dari kemiskinan.

Kemudian, SPRMII berharap Wamen Tenaga Kerja bisa memberikan ruang bagi pekerja daerah untuk bekerja diseluruh perusahaan yang ada di Riau. Tentunya  sebut dia, dengan jumlah yang lebih besar dari saat ini.

"Kita tida ingin pekerja dari Riau malah menjadi penonton di daerah sendiri. Mohon kepada Pak Wamen itu," ucap Roy Aban.

"Upah minimum masih banyak yang tidak dipenuhi oleh perusahaan saat inj. PHK masih banyak yang dilakukan sepihak, THR juga banyak yang dilanggar, pelanggaran hak berserikat dan berunding juga masih terjadi di banyak tempat. Harapan kita bisa bersama Kementerian Tenaga Kerja untuk bersama kami," harapnya.

Usai diskusi, SPRMII melakukan sesi foto bersama Wamen Tenaga Kerja.***