
PEKANBARU, Beritaone.id - Dalam rangka memeriahkan Milad ke-24 Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FPKMR), diadakan kegiatan Parade Puisi Kebangsaan, yang dihelat di kawasan Car Free Day (CFD) Pekanbaru di Jl. Cut Nyak Dien, Ahad (31/7/2022).
Dalam kesmpatan tersebut, Gubernur Syamsuar dihadapan pengunjung CFD Pekanbaru, mempersembahkan sebuah puisi yang berjudul 'Ikhlas' karangan Atan L.asak Adapun bait puisi tersebut berbunyi:
Pada dinding dinding waktu
kutulis harapan dengan keringat
siang kususuri semangat
dan
malam kuukir doa
Letih kubawa berlari dengan tulus
kucuci lese dengan iklas
kubersihkan niat untuk amal
Aku sadarkan diri
demi mereka
kita telah menunda bahagia
tapi
adakah bahagia
selain daripada kemuliaan
Aku memahami
kita pada tumpah darah yang sama
maju
berjuanglah
raih harapan
rengkuh masa depan
dari ridhoNYA
Sesuai tema milad FKPMR ke-24 yaitu Refleksi 24 Tahun FKPMR Parade Puisi Kebangsaan. Gubri berharap dapat membangkitkan semangat kebersamaan ditengah ditengah pandemi Covid-19.
"Mari kita sinergikan segala potensi yang ada, bangun persebaktian antara warga, hilangkan segala perbedaan, singkirkan kepentingan kelompok dan golongan, dan utamakan kepengtingan masyarakat Riau secara keselutuhan," imbuhnya.
Tidak hanya itu, melalui kegiatan Parade Puisi Kebangsaan tersebut, Gubri juga berharap dapat membangun Riau lebih baik dan lebih maju dimasa yang akan datang.
"Selamat milad ke-24 FKMR, semoga dapat membangun Riau lebih baik dan lebih maju dimasa yang akan datang," pungkas Gubri.
Sementara itu, Ketua FKPMR, Chaidir mengucapkan terimakasih atas semangat yang telah diberikan Gubernur Syamsuar.
Chaidir mengatakan bahwa diawal FKPMR berdiri bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak daerah, namun hari ini, FKPMR bersatu padu untuk memadukan persamaan.
Sebagai provinsi yang heterogen, Chaidir menilai perbedaan yang tergabung didalam negeri Melayu ini justru membuat persatuan.
"Riau ditetapkan sebagai provinsi yang heterogen atau majemuk, masyarakat tahu itu dan tidak heran. Tetapi perbedaan-perbedaan itu membuat kita bersatu," ucap Chaidir.
Hadir dalam acara tersebut Presiden Penyair RI, Sutardji Chalzum Bachri, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zein, dan Rektor Unilak, Junaidi.