Cegah Stunting, PT Astra International Beri Bantuan Gizi di Desa Gedepangrango

Senin, 12 Oktober 2026

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersama Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti menyerahkan bantuan intervensi gizi

SUKABUMI - PT Astra International Tbk (Astra) bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memperkuat langkah pencegahan stunting di Desa Gedepangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melalui program Desa Sejahtera Astra.

Kerja sama itu diwujudkan lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), khususnya program Kader Gizi Sahabat Keluarga yang melibatkan kader kesehatan di tingkat desa.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengunjungi langsung Desa Sejahtera Astra Gedepangrango pada Jumat (9/10/2026).

Kunjungan itu sekaligus untuk melihat pelaksanaan program pencegahan stunting yang didukung Astra.

Isyana mengapresiasi keterlibatan Astra sebagai orang tua asuh dalam program GENTING.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

"Kami optimistis angka stunting akan terus bisa ditekan. Kami melakukan berbagai kolaborasi, seperti hari ini menggandeng Astra. Ke depan diharapkan makin banyak perusahaan yang akan terlibat dengan upaya pencegahan stunting," ujar Isyana.

Dalam kunjungan tersebut, Isyana didampingi Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti dan Penggerak Desa Sejahtera Astra Gedepangrango Ending Khoerudin.

Rombongan meninjau sejumlah program kesehatan masyarakat, mulai dari pemberian bantuan gizi kepada balita dan ibu hamil, penguatan layanan Posyandu, hingga pendampingan keluarga oleh kader kesehatan.

Astra turut mendukung pemberian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, baik berupa makanan siap santap maupun bahan pangan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Selain bantuan pangan, program GENTING juga mencakup dukungan nonnutrisi berupa perbaikan jamban, penyediaan air bersih, perbaikan rumah layak huni, serta edukasi pencegahan stunting dan pengasuhan balita.

Isyana kemudian mengunjungi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo untuk melihat pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup.

Ia juga mendatangi dua rumah keluarga penerima manfaat program GENTING.

Kunjungan dilanjutkan ke Wisata Legok Icak, salah satu destinasi wisata alam di Desa Gedepangrango.

Di lokasi tersebut, rombongan melihat aktivitas produksi gula aren dan kerajinan anyaman yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat.

Astra Latih 55 Kader, Layanan Posyandu Naik 13%

Program pemberdayaan Astra di Desa Gedepangrango telah berjalan sejak 2021.

Mulai Juni 2025, Astra memperkuat fokus pada layanan kesehatan masyarakat melalui intervensi gizi, peningkatan kapasitas kader, penguatan Posyandu ILP, serta pendampingan keluarga.

Sebanyak 55 kader kesehatan telah mengikuti asesmen 25 keterampilan dasar kader Posyandu.

Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi kompetensi tingkat Purwa, Madya, dan Utama yang diakui Kementerian Kesehatan.

Penguatan layanan kesehatan tersebut juga berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat ke Posyandu.

Sejak implementasi Posyandu ILP pada September 2025, jumlah kunjungan meningkat dari 706 menjadi 795 kunjungan atau naik sekitar 13%.

Pemanfaatan layanan juga menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga dewasa dan lansia.

Tak berhenti di Posyandu, Astra turut mendukung pendampingan kesehatan langsung ke rumah warga.

Sepanjang April hingga Juni 2026, sebanyak 55 kader telah melakukan kunjungan rutin yang menjangkau 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga.

Program kunjungan rumah tersebut direncanakan terus berlangsung hingga Maret 2027 melalui dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Astra.

Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang mengatakan program Desa Sejahtera Astra tidak hanya diarahkan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga.

"Desa Sejahtera Astra tidak hanya berkontribusi untuk mengembangkan potensi ekonomi desa, tetapi juga menjadi ruang bagi Astra untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat dan keluarga dapat terus diperkuat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Boy.

Desa Sejahtera Astra Jangkau 3 Juta Penerima Manfaat

Program Desa Sejahtera Astra merupakan bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan perusahaan yang berfokus pada empat bidang, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Hingga kini, program tersebut telah tersebar di lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi dan menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat.

Memasuki usia ke-70 dengan mengusung tema "Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia", Astra terus memperkuat kontribusi ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, Astra menyebut dampak ekonomi dan sosial perusahaan telah menjangkau lebih dari 16 juta orang, termasuk karyawan dan keluarganya, pelanggan, serta penerima manfaat program pemberdayaan masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat Desa Gedepangrango, Astra berkomitmen melanjutkan upaya peningkatan kualitas kesehatan keluarga sekaligus mengembangkan potensi ekonomi desa.

Langkah tersebut sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.