
Pekanbaru, BeritaOne.id - Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris ditampilkan dalam acara Pengukuhan Peserta Didik Kelas X SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Angkatan XVIII, Rabu (30/9/2026).
Salah satu penampilan yang mendapat perhatian adalah storytelling berbahasa Inggris yang dibawakan oleh Radja Reno Adrian Sirait, peserta didik kelas XII.
Penampilan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengembangan diri peserta didik yang ditampilkan dalam acara pengukuhan.
Diharapkan melalui storytelling, kemampuan bahasa Inggris tidak hanya digunakan untuk memahami teks, tetapi juga untuk menyampaikan cerita secara lisan dengan ekspresi, intonasi, dan keberanian tampil di depan audiens.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kompetensi komunikasi yang dapat mendukung kesiapan peserta didik menghadapi lingkungan pendidikan dan dunia kerja yang semakin terbuka. Bagi siswa sekolah kehutanan, kemampuan komunikasi menjadi bagian penting dalam menyampaikan informasi, berinteraksi dengan berbagai pihak, dan membangun jejaring di bidang kehutanan.
Dalam kegiatan tersebut, terlihat penampilan Radja Reno Adrian Sirait menjadi gambaran bahwa pengembangan peserta didik di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru tidak hanya diarahkan pada keterampilan teknis kehutanan.
Peserta didik diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, bahasa, kreativitas, dan kepercayaan diri.
Storytelling berbahasa Inggris menjadi salah satu bentuk pengembangan diri yang memungkinkan siswa menggabungkan kemampuan bahasa dengan kemampuan presentasi.
Penampilan tersebut sekaligus memberikan contoh kepada peserta didik kelas X yang baru dikukuhkan mengenai berbagai kompetensi yang dapat dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.
Dalam laporan pengukuhan, storytelling bahasa Inggris tercatat sebagai salah satu hasil pengembangan diri peserta didik yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Membangun Kepercayaan Diri bagi Radja Reno Adrian Sirait, tampil di hadapan peserta pengukuhan, guru, orang tua, dan para pemangku kepentingan menjadi ruang untuk menunjukkan hasil proses pembinaan yang dijalani selama berada di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.
Kemampuan menyampaikan cerita dalam bahasa Inggris di depan publik membutuhkan lebih dari sekadar penguasaan kosakata.
Siswa juga perlu membangun keberanian, penguasaan materi, artikulasi, dan kemampuan menyampaikan pesan secara menarik.
Bagian dari Pembentukan Calon Rimbawan
Pengembangan kemampuan komunikasi tersebut sejalan dengan pesan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Kehutanan, Dr. Tuti Herawati, S.Hut., M.Si., dalam acara pengukuhan.
Ia menekankan pentingnya peserta didik memiliki kompetensi, karakter, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi selama menjalani pendidikan.
Pengukuhan pada 30 September 2026 menandai dimulainya perjalanan pendidikan tiga tahun bagi 102 peserta didik Kelas X SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Angkatan XVIII, Buceros rhinoceros. Para siswa baru tersebut terdiri atas 78 putra dan 24 putri.
Di tengah rangkaian seremoni tersebut, penampilan storytelling berbahasa Inggris oleh Radja Reno Adrian Sirait menjadi salah satu contoh bahwa proses pendidikan di sekolah kehutanan juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk membangun kemampuan komunikasi dan kesiapan menghadapi dunia yang terus berubah.
Tentang SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru
SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru merupakan satuan pendidikan vokasi bidang kehutanan di bawah pembinaan Kementerian Kehutanan. Sekolah menyelenggarakan pendidikan kejuruan, pembinaan karakter, kegiatan lapangan, serta pengembangan kompetensi peserta didik.***