
Muhyar Hayat, SH
Inhu, BeritaOne.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dari Komisi IV, Muhyar Hayat, SH, angkat bicara menanggapi maraknya kasus pelecehan seksual terhadap siswa yang melibatkan oknum guru di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya pada Jumat (20/6/2025), Muhyar menyatakan keprihatinannya atas tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh tenaga pendidik yang seharusnya menjadi panutan bagi anak didiknya.
“Sangat miris dan tidak layak untuk dicontoh. Guru itu seharusnya menjadi figur yang memberikan keteladanan dan rasa aman, bukan malah sebaliknya,” ujar Muhyar.
Ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Inhu. Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh, serta pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh tenaga pendidik.
“Kami dari Komisi IV DPRD Inhu menghimbau kepada Dinas Pendidikan untuk mengambil langkah konkret dan preventif. Tindakan tegas harus diambil, baik terhadap pelaku maupun sistem yang lalai dalam melakukan pengawasan,” tambahnya.
Diketahui, belakangan ini beredar informasi adanya beberapa laporan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Indragiri Hulu. Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya orang tua siswa.
Muhyar menutup pernyataannya dengan meminta masyarakat untuk berani melaporkan segala bentuk pelecehan, serta meminta aparat penegak hukum memproses setiap laporan secara profesional dan transparan.
“Tindakan keji seperti ini tidak boleh ditoleransi. Semua pihak harus bekerja sama demi menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan,” tegasnya.**BrOne-05