Kemenkop UKM Ajak APKASINDO Babel Bentuk Koperasi Sawit Digital

Senin, 28 Februari 2022

PANGKAL PINANG, Beritaone.id – Dalam rangkaian kegiatan Penguatan Kelembagaan & Kemitraan Kelapa Sawit Rakyat Serta Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit (DPW APKASINDO) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan pelatihan penguatan kelembagaan oleh APKASINDO yang diadakan pada tanggal 25 – 27 Februari 2022, APKASINDO menghadirkan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) sebagai salah satu narasumber.

Nelly Gustiana Istita sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda, Asisten Deputi Pengembangan dan Pembaruan Koperasi dari Kemenkopukm memaparkan lebih lanjut tentang digitalisasi koperasi perkebunan kelapa sawit yang menjelaskan norma dan dukungan pemerintah bagi koperasi khususnya dalam industri pertanian.

Sebagai provinsi dengan nilai tukar petani (NTP) tertinggi; yakni di angka poin 136; Nelly melihat bahwa Babel memiliki potensi pengembangan koperasi petani sawit yang luar biasa. 

“Amaze, karena gak nyangka ternyata Bangka Belitung juga memiliki potensi luar biasa” ujar Nelly.

Namun demikian, pemerintah mengajak agar koperasi yang dibentuk bukan lagi ber tipe tradisional tapi sudah bergerak ke arah modern atau digital. Sebagaimana dipaparkan lebih lanjut oleh Nelly, bahwa pemerintah sangat mendorong pembentukan koperasi sawit rakyat modern untuk dapat melibatkan lebih banyak mitra dalam rantai pasok, sehingga menciptakan sebuah ekosistem usaha yang berskala lebih besar dan memberikan nilai yang lebih besar bagi para anggota nya.

Lebih lanjut Nelly memaparkan definisi modernisasi yang dibutuhkan koperasi dalam hal adopsi teknologi, agar petani sawit juga tidak ketinggalan dengan perkembangan pasar, baik nasional maupun internasional. Nelly menjelaskan bahwa dalam komitment nya, pemerintah juga siap mendukung koperasi dalam bentuk pelatihan dan suntikan dana melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM.

Khusus nya bagi koperasi sawit rakyat yang berada dalam industri pangan, Nelly menghimbau petani sawit harus aktif untuk memanfaatkan momentum dukungan yang diberikan pemerintah lewat kemenkop ini 

“Kedepannya, saran saya, APKASINDO mengundang juga dari Pembiayaan dan LPDB” tutup Nelly, agar petani sawit dapat langsung bergerak aktif membentuk koperasi sawit modern.