Pemdes Lakukan Penguatan Ekonomi Masyarakat Untuk Desa Mandiri

Selasa, 08 Oktober 2024

Kantor Pemerintahan Desa Pulau Gajah, Kec. Rengat

Inhu, BeritaOne.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Pulau Gajah dipimpin oleh seorang kepala desa yang dipilih langsung oleh masyarakat melalui pemilihan kepala desa (Pilkades).

Dalam menjalankan pemerintahan desa, Kades Pulau Gajah dibantu perangkat desa diantaranya sekretaris desa, kepala dusun, serta lembaga-lembaga desa yang bertugas untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan di desa Pulau Gajah.

Di samping itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berperan aktif dalam memberikan pengawasan serta masukan untuk kebijakan pembangunan dalam musyawarah desa yang diambil oleh pemerintah desa.

Kades Pulau Gajah Erwan berbincang dengan beritaone.id menjelas, selain sektor pertanian, Desa Pulau Gajah memiliki potensi ekonomi di bidang perkebunan dan pertanian serta perikanan, potensi tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk mengatakan ekonomi.

"Lahan perkebunan dan pertanian di desa Pulau Gajah dikelola oleh masyarakat secara mandiri. Saat ini potensi perkebunan sawit terus dimaksimalkan oleh petani desa Pulau Gajah," kata Kades Erwan.

Komitmen Meningkatkan Ketahanan Pangan

Beberapa program sebelumnya yang sudah berjalan di Desa Pulau seperti kelompok tani di bidang sayur dan bahan pokok, budidaya ikan dan sebagainya.

Kades Pulau Gajah Erwan mengatakan, beberapa program yang sudah berjalan akan ditambah nantinya dengan program ketahanan pangan lainnya seperti persawahan serta pemakaian kolam warga dengan dibantu bibitnya oleh Desa.

"Pemdes pulau gajah akan menambah program ketahanan pangan untuk masyarakat pulau gajah," kata Erwan.

Erwan menjelaskan, pengerjaan lokasi persawahan masih dalam proses, serta perbaikan jalan juga utama dua dusun juga dalam tahap pengerjaan. Untuk persawahan lahan yang disiapkan dengan luas Panjang 130 M x Lebar 80 M, kurang lebih 1 hektare.

Dikatakan Erwan, proses pengerjaan lokasi persawahan beberapa waktu lalu terpaksa berhenti, dikarenakan lokasi yang akan dijadikan persawahan mengalami kebanjiran akibat meluapnya air sungai Indragiri.

"Saat lahan sudah mengering, kita lanjutkan kembali pengerjaan sawah dan nantinya juga akan kami buat tanggul supaya saat debit air tinggi bisa kita alirkan ke anak sungai di sekitar lokasi persawahan," jelas Erwan kepada wartawan pada Selasa (08/10/2024).

Dijelaskan lebih lanjut olehnya, beberapa program yang akan datang seperti penambahan bibit ikan yang akan selesai dalam seminggu mendatang. **BO-08